Payudara Angelina Jolie Diangkat Karena Berisiko IdapKankerRahim, Apa Saja Tes yang Dilakukan?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 20 September 2023 | 11:05 WIB
Payudara Angelina Jolie Diangkat Karena Berisiko IdapKankerRahim, Apa Saja Tes yang Dilakukan?
Angelina Jolie. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai cara dilakukan untuk mencegah kematian karena kanker payudara. Salah satunya pemeriksaan genetik hingga membuat payudara Angelina Jolie diangkat, apa itu?

Operasi pengangkatan payudara atau bilateral risk reducing mastectomy (BRRM) yang dijalani Angelina Jolie pada 2013, dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjangkit kanker payudara dan kanker ovarium (kanker rahim). Ini karena dalam tubuhnya terdeteksinya gen Breast Cancer 1 (BRCA1).

Keterangan Dokter Bedah Onkologi sekaligus peneliti genomik di SJH Initiatives, Dr.dr.Samuel J. Haryono, Sp.B.Onk(K) yang diterima suara.com, Selasa (19/9/2023) diisebutkan tubuh Angelina Jolie mewarisi mutasi patogenik BRCA1, setelah dirinya menjalani pemeriksaan genetik atau tes genetik untuk melihat risiko penyakit yang diwariskan, atau untuk melihat diagnosis penyakit lebih pasti.

Apalagi seorang perempuan dengan mutasi gen BRCA1 memiliki risiko 60 hingga 90 persen, untuk mengalami kanker payudara dan risiko 40 hingga 60 persen terjangkit kanker ovarium.

Profil Angelina Jolie Lengkap (Instagram/angelinejolie)
Profil Angelina Jolie Lengkap (Instagram/angelinejolie)

Adapun BRCA1 dan Breast Cancer 2 (BRCA2) adalah dua contoh genetik yang berkaitan erat dengan kanker payudara dan kanker ovarium yang bersifat herediter atau sejenis genetik menurun dari orangtua kepada anak.

"Melalui tindakannya, banyak orang menjadi lebih waspada akan risiko kanker payudara. Angka skrining kanker payudara dan tes genetik terkait mutasi BRCA menjadi meningkat pesat," ujar Dr. Samuel.

Lebih lanjut Dr. Samuel menambahkan istilah tes genetik umumnya dikaitkan dengan sifat-sifat yang diturunkan. Gen adalah materi genetik yang terdiri atas utas DNA yang menentukan sifat suatu individu.

"Adanya perubahan pada susunan basa nukleotida mampu memberikan dampak negatif atau menyebabkan penyakit," jelas Dr. Samuel.

Tes genetik ini merupakan teknologi bimolekuler dan salah satu metode inovatif dalam pengobatan hingga pencegahan penyakit yang lebih personal. Sehingga satu pengobatan atau satu pencegahan hanya untuk satu orang.

Pencegahan dan pengobatan penyakit ini akan memperhitungkan gen, lingkungan dan gaya hidup. Sehingga kanker payudara atau kanker rahim yang bisa terjadi di kemudian hari bisa dicegah semakin memburuk, karena cepat diobati dan diantisipasi sehingga mencegah kematian.

Lebih jauh, selain tes genetik ada juga tes genomik yang dianggap paling mutakhir. Sehingga risiko penyakit tidak hanya dilihat dari gen, lingkungan dan gaya hidup tapi juga dilihat dari seperti apa gen saat berinteraksi dengan sinar matahari hingga radiasi yang diterima tubuh.

"Hanya melalui pemeriksaan genomik, kita dapat mengidentifikasi gen atau mutasi gen tertentu dan mengetahui implikasinya dalam suatu individu," pungkas Dr. Samuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Apa Itu Tes Genomik dan 5 Jenisnya untuk Cegah Kematian Kanker Payudara

Mengenal Apa Itu Tes Genomik dan 5 Jenisnya untuk Cegah Kematian Kanker Payudara

Health | Selasa, 19 September 2023 | 15:34 WIB

Kasus Begal Payudara Terjadi Lagi di Sleman, Pelaku Berhasil Kabur

Kasus Begal Payudara Terjadi Lagi di Sleman, Pelaku Berhasil Kabur

Jogja | Senin, 18 September 2023 | 14:13 WIB

Alami Begal Payudara hingga Jatuh, Perempuan di Sanggau Luka-Luka

Alami Begal Payudara hingga Jatuh, Perempuan di Sanggau Luka-Luka

Kalbar | Minggu, 17 September 2023 | 19:08 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB