Saat Dokter-dokter Beri Penyuluhan Kesehatan ke Santri Pesantren, Apa Saja yang Dibahas?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 23 Oktober 2023 | 11:56 WIB
Saat Dokter-dokter Beri Penyuluhan Kesehatan ke Santri Pesantren, Apa Saja yang Dibahas?
Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)

Suara.com - Penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh dokter dan tenaga kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai isu kesehatan, seperti pencegahan penyakit, pola makan sehat, olahraga, dan perilaku risiko. Kesadaran ini dapat membantu individu membuat keputusan yang lebih baik terkait kesehatan mereka.

Penyuluhan kesehatan juga mendorong masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat, seperti berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, dan meningkatkan aktivitas fisik. Hal ini dapat mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

Penyuluhan kesehatan dapat membantu mengurangi beban finansial yang terkait dengan perawatan medis. Dengan mencegah penyakit dan mempromosikan kesehatan yang lebih baik, biaya perawatan kesehatan dapat dikurangi secara signifikan.

Inilah yang menjadi alasan Yayasan Gebyar Dunia Satu yang dibentuk oleh ILUNI FK tahun 1997 mengatakan bakti sosial berupa penyuluhan di Provinsi Banten, salah satunya kepada para santri di pesantren Darul Afkar. Apa saja yang dibahas?

dr. Susie Susilawati, Sp.OG, ketua Panitia Bakti Sosial Terpadu di Banten 2023 menjelaskan penyuluhan kesehatan ditujukan untuk para santri di pesantren Darul Afkar yang dihadiri oleh sekitar 150 santri. Materi yang diberikan antara lain adalah tentang kesehatan reproduksi dan perilaku hidup sehat di pesantren.

Topik mengenai kesehatan reproduksi dipilih karena merupakan pengetahuan yang sangat penting yang harus diketahui oleh remaja. Kasus yang sering terjadi akibat mengabaikan masalah ini adalah kehamilan yang tidak diinginkan, abortus, pernikahan dini dan penyakit menular seksual. Sedangkan topik mengenai perilaku hidup sehat di pesantren sudah selayaknya diketahui dan dijadikan acuan untuk hidup sehat di pesantren, agar para santri dapat hidup sehat dan bersih, terhindar dari berbagai macam penyakit kulit dan penyakit menular sehingga dapat menuntut ilmu dengan baik.

Tak hanya penyuluhan ke pesantren, para dokter juga mengatakan kegiatan khitanan massal di Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, kota Cilegon. Kegiatan ini diikuti oleh 51 anak kurang mampu di sekitar Cilegon. Selain itu, juga ada pengobatan massal ini berjumlah sekitar 160 orang warga Kecamatan Sumur.

Khitanan Massal bagian dari bakti sosial ILUNI FK 97. (dok. Istimewa)
Khitanan Massal bagian dari bakti sosial ILUNI FK 97. (dok. Istimewa)

Khitanan massal dipilih karena selain diwajibkan oleh syariat Islam, khitan (sunat/surkumsisi) juga memiliki banyak manfaat. Khitan dapat mengurangi risiko terjadinya penularan penyakit menular seksual pada pasangan (seperti infeksi human papilloma Virus dan HIV), mengurangi risiko infeksi saluran kemih dan risiko kanker penis. Selain itu khitan juga mencegah peradangan sehingga kesehatan ujung alat kelamin laki-laki menjadi lebih terjaga. Tak heran jika WHO pun menganjurkan sunat pada laki-laki.

“Alhamdulillah kegiatan bakti sosial ini bisa terselenggara dengan baik meskipun kami adakan di dua tempat. Ternyata masyarakat sangat antusias dengan kegiatan khitanan massal ini. Terbukti dari pendaftaran yang hanya dibuka dalam beberapa hari saja, target peserta sudah terpenuhi. Saya berharap di kemudian hari dapat melakukan kegiatan bakti sosisal berupa khitanan massal dengan lebih banyak lagi peserta, sehingga lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu yang bisa terbantu. Semoga kegiatan bakti sosial kami ini dapat memberi banyak manfaat buat masyarakat, khususnya masyarakat Banten dan menjadi ladang pahala dan amal jariyah buat kami panitia," tutur dr Susie dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Peringatan Hari Santri, Puan Yakin Santri Ikut Berperan Jaga Persatuan di Tahun Politik

Hadiri Peringatan Hari Santri, Puan Yakin Santri Ikut Berperan Jaga Persatuan di Tahun Politik

DPR | Senin, 23 Oktober 2023 | 11:14 WIB

Shopee Bawa Produk Buatan Santri untuk Diekspor

Shopee Bawa Produk Buatan Santri untuk Diekspor

Bisnis | Senin, 23 Oktober 2023 | 08:55 WIB

Di Depan Ribuan Santri, Gus Muhaimin Siap Prioritaskan Kemakmuran Guru

Di Depan Ribuan Santri, Gus Muhaimin Siap Prioritaskan Kemakmuran Guru

DPR | Minggu, 22 Oktober 2023 | 19:57 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB