Wabah Pneumonia Misterius di China Menyebar, Akankah Jadi COVID-19 Jilid 2? Ketahui Gejalanya

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 28 November 2023 | 18:40 WIB
Wabah Pneumonia Misterius di China Menyebar, Akankah Jadi COVID-19 Jilid 2? Ketahui Gejalanya
ilustrasi wabah pneumonia misterius di China (Freepik)

Suara.com - Setelah COVID-19 berlalu, kini dikabarkan telah muncul wabah pneumonia misterius di China. Penemuan kasus pneumonia ini terjadi pada musim dingin pertama setelah China harus melwati tiga musim dingin dengan pembatasan ketat karena Covid-19.

Terkait pemberitaan ini, tentu saja banyak orang di berbagai penjuru dunia merasa khawatir mengingat Covid-19 telah meninggalkan banyak trauma dan duka.

Gejala pneumonia misterius di China

Pneumonia adalah gangguan sistem pernapasan karena terjadi peradangan di kantung udara paru-paru. Peradangan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari virus, bakteri, hingga jamur.

Sejauh ini belum diketahui secara pasti tentang ada tidaknya perbedaan antara pneumonia misterius dan pneumonia pada umumnya. Namun, beginilah gejala yang ditemukan pada banyak pasien pneumonia di China.

  • Batuk kering atau berdahak.
  • Peningkatan detak jantung. 
  • Mudah berkeringat atau menggigil kedinginan.
  • Sesak napas bahkan ketika beristirahat.
  • Hilang nafsu makan.
  • Nyeri di bagian dada yang semakin memburuk saat napas atau batuk.
  • Peningkatan suhu tubuh.

Beberapa pasien juga mengeluhkan sakit kepala, kelelahan, mengi, hingga batuk berdarah ketika mengidap pneumonia.

Akankah pneumonia misterius di China jadi covid jilid 2?

China telah memastikan bahwa wabah pneumonia misterius ini bukan disebabkan oleh varian baru dari SARS-Cov-2 alias Covid-19.

Sejauh ini, data yang telah diberikan pemerintah menunjukkan bahwa kasus infeksi ini berkaitan dengan mycoplasma pneumoniae, infeksi bakteri yang umum terjadi pada anak-anak.

Wabah pneumonia ini diketahui mulai beredar sejak bulan Mei lalu. Menurut laporan ProMED, infeksi ini telah menjamur di Beijing dan kota Liaoning timur laut.

Meski angka resmi pneumonia misterius belum diketahui, rumah sakit di Beijing telah mengkonfirmasi adanya peningkatan jumlah pasien, khususnya di bangsal anak-anak. Jumlah anak yang dilaporkan mengidap pneumonia di China mencapai 7.000 per hari.

Selain dari pihak rumah sakit, sekolah-sekolah di Beijing juga menuturkan tingginya tingkat ketidakhadiran murid karena masalah kesehatan pernapasan.

Meski begitu, sampai saat ini pemerintah di China belum mengeluarkan imbauan khusus. Hanya saja, masyarakat memang diperingatkan untuk mendapatkan vaksinasi dan memakai masker ketika beraktivitas.

Seperti itulah informasi seputar wabah pneumonia misterius di China yang mulai menyebar dan menimbulkan ketakutan terjadinya covid jilid dua.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Pneumonia Misterius Merebak di China: Rumah Sakit Mulai Kewalahan

Wabah Pneumonia Misterius Merebak di China: Rumah Sakit Mulai Kewalahan

Health | Jum'at, 24 November 2023 | 10:18 WIB

Kabar Baik, BPOM Beri Izin Edar Vaksin Pneumonia untuk Bayi 6 Minggu

Kabar Baik, BPOM Beri Izin Edar Vaksin Pneumonia untuk Bayi 6 Minggu

Health | Sabtu, 28 Oktober 2023 | 15:05 WIB

Michael Gambon, Pemeran Dumbledore dalam film Harry Potter Meninggal Dunia

Michael Gambon, Pemeran Dumbledore dalam film Harry Potter Meninggal Dunia

Your Say | Jum'at, 29 September 2023 | 07:41 WIB

Ahmad Dhani Sebut K-Pop Bak Wabah, Netizen Singgung Soal Istri dan Anaknya

Ahmad Dhani Sebut K-Pop Bak Wabah, Netizen Singgung Soal Istri dan Anaknya

Your Say | Jum'at, 28 Juli 2023 | 17:10 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB