Ketahui Tujuan Pemasangan Ring Bagi Pasien Penyakit Jantung Seperti yang Dilakukan Mendiang Yayu Unru

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:17 WIB
Ketahui Tujuan Pemasangan Ring Bagi Pasien Penyakit Jantung Seperti yang Dilakukan Mendiang Yayu Unru
Yayu Unru. [Instagram]

Suara.com - Artis senior Yayu Unru dikabarkan meninggal dunia hari ini, Jumat (8/12/2023) pagi. Informasi berpulangnya Yayu Unru disebar pihak keluarga lewat pesan berantai di WhatsApp.

Yayu Unru menghembuskan napas terakhir di tengah proses pemulihan usai mengalami serangan jantung. Padahal menurut keterangan terakhir sang istri, Nita Unru, kondisi Yayu sudah berangsur pulih.

“Alhamdulillah, kondisinya sekarang sudah membaik. Sudah lepas oksigen dan sudah bisa makan sendiri,” kata Nita Unru pada sehari sebelum suaminya meninggal.

Aktor 61 tahun itu memang memiliki riwayat alami dua kali serangan jantung hingga menjalani operasi pemasangan ring. 

Yayu Unru. (Instagram/yayuunru)
Yayu Unru. (Instagram/yayuunru)

Diketahui, pengidap sakit jantung sampai harus dilakukan pemasangan ring berarti telah terjadi sumbatan pada pembuluh darah di jantung. Sehingga, fungsi pemasangan ring tersebut untuk membuka kembali penyumbatan pada arteri. 

Dikutip dari Halodoc, alat ring jantung atau stent itu berbentuk tabung kecil yang biasa terbuat dari plastik atau logam. Pemasangan ring biasanya dilakukan kepada pasien yang mengidap penyakit jantung koroner.

Pasalnya, penyakit tersebut bisa membuat plak atau kolesterol menumpuk dalam pembuluh darah sehingga menyebabkan penyumbatan. Dengan dipasangnya ring, arteri menjadi terbuka sehingga darah bisa mengalir lancar. 

Faktor gaya hidup tidak sehat menjadi penyebab paling umum terjadinya penyakit jantung koroner. Seperti kebiasaan merokok, konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, hingga jarang berolahraga. Itu sebabnya, penyakit tersebut juga rentan dialami oleh anak muda. 

Penyakit jantung juga masih menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian di dunia. Berdasarkan data WHO pada 2022, tercatat sebanyak 18,6 orang meninggal dunia setiap tahun karena penyakit jantung.

baca juga

Kementerian Kesehatan (RI) juga mencatat kalau penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), kasus kematian akibat penyakit jantung atau kardiovaskular di Indonesia ada sebanyak 251,09 per 100.000 orang pada 2019. Jumlah itu meningkat 1,25 persen dibandingkan 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yayu Unru Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung, Ingat Lagi Gejalanya pada Pria

Yayu Unru Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung, Ingat Lagi Gejalanya pada Pria

Health | Jum'at, 08 Desember 2023 | 13:18 WIB

Sebelum Meninggal Dunia,Yayu Unru Alami Serangan Jantung dan Dirawat di ICU

Sebelum Meninggal Dunia,Yayu Unru Alami Serangan Jantung dan Dirawat di ICU

Entertainment | Jum'at, 08 Desember 2023 | 09:58 WIB

Profil dan Agama Yayu Unru, Aktor Peraih Piala Citra yang Meninggal Dunia

Profil dan Agama Yayu Unru, Aktor Peraih Piala Citra yang Meninggal Dunia

Entertainment | Jum'at, 08 Desember 2023 | 09:32 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×