Dokter Ungkap Mengapa Pelaku Bunuh Diri Lebih Banyak Laki-Laki: Jarang Curhat Seperti Perempuan?

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Senin, 11 Desember 2023 | 22:13 WIB
Dokter Ungkap Mengapa Pelaku Bunuh Diri Lebih Banyak Laki-Laki: Jarang Curhat Seperti Perempuan?
Ilustrasi Laki-Laki Depresi (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Laki-laki dikenal sebagai sosok yang tangguh dalam menghadapi berbagai masalah. Namun, siapa sangka jika laki-laki menjadi sosok yang paling banyak melakukan aksi bunuh diri.

Dari estimasi WHO, dari sekitar 6.544 kasus bunuh diri di Indonesia, sebanyak 5.096 di antaranya adalah laki-laki. Sungguh jumlah yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pelaku bunuh diri perempuan.

Lalu, apa sebenarnya penyebab laki-laki menjadi sosok yang paling banyak melakukan bunuh diri?

Dokter spesialis ilmu kedokteran jiwa, Dr dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ, mengungkap bahwa meski perempuan sering mengalami masalah emosional, bahkan sampai ada pikiran untuk bunuh diri, mereka biasanya hanya memiliki ide, tetapi tidak ada kemampuan untuk melakukannya.

“Jadi masalah emosional lebih kuat pada perempuan. Akibatnya perempuan punya ide bunuh diri, tapi tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya,” ucap dokter yang kerap disapa Noriyu itu, dalam media briefing bersama PB IDI, Senin (11/12/2023).

Sementara itu, Noriyu juga menuturkan, saat laki-laki mengalami masalah emosional, mereka tidak curhat seperti para perempuan. Hal ini membuat mereka lebih sering memendam masalah emosional, sehingga akhirnya ada kepikiran bunuh diri.

Berbeda dari perempuan yang hanya memiliki ide, laki-laki punya kemampuan untuk melakukan ide bunuh diri. Oleh sebab itu, ketika pikiran bunuh diri itu muncul, mereka bisa melakukannya dengan sungguh-sungguh.

“Laki-laki itu lebih determined (bertekad), dia jarang untuk curhat seperti perempuan, tapi laki-laki punya kemampuan untuk bunuh diri, nggak cuma ide, jadi mau melakukannya,” sambung Noriyu lagi.

Hal ini karena adanya pandangan dan standar kalau laki-laki harus kuat. Selain itu, laki-laki juga seakan memiliki berbagai keharusan seperti tidak boleh menangis, bisa menyelesaikan masalah, dan lain-lain. Akibatnya, mereka tidak berbicara mengenai permasalahannya.

baca juga

“Mereka tidak bicara dengan masalahnya. Ada standar laki itu harus bisa segalanya, laki-laki tidak boleh nangis, laki-laki harus strong, harus bisa problem solve, dan lainya,” jelas Noriyu.

Sebab pengaruh dan tekanan dari pandangan itu, laki-laki bisa mengalami masalah emosional. Jika berlebihan karena dipendam, akhirnya mereka memiliki pikiran bunuh diri. Dengan tekad yang ada, mereka juga lebih mampu untuk melakukannya. Oleh sebab itu, pelaku bunuh diri laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan.

“Mereka tidak menunjukkan outputnya (masalahnya) itu tadi, tapi tadi itu ada masalah dan mereka determined,” pungkas Noriyu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkaca pada Kasus Bunuh Diri di Pekalongan, Dampak Buruk Gadget bagi Anak

Berkaca pada Kasus Bunuh Diri di Pekalongan, Dampak Buruk Gadget bagi Anak

Your Say | Sabtu, 25 November 2023 | 11:43 WIB

Tewas Bunuh Diri, Abdul Gofur Ternyata Korban Penculikan Dan Pemerasan, Komplotan Pelaku Minta Tebusan Rp 30 Juta

Tewas Bunuh Diri, Abdul Gofur Ternyata Korban Penculikan Dan Pemerasan, Komplotan Pelaku Minta Tebusan Rp 30 Juta

News | Minggu, 19 November 2023 | 01:35 WIB

Puzzle Kematian Mahasiswi Unair: Surat Wasiat, Gelagat di Rekaman CCTV hingga Bunuh Diri dengan Helium

Puzzle Kematian Mahasiswi Unair: Surat Wasiat, Gelagat di Rekaman CCTV hingga Bunuh Diri dengan Helium

News | Kamis, 09 November 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

×