4 Rumah Sakit Pemerintah Bakal Ikut Buat Alat Medis Canggih, Kemenkes: Mahal Kalau Cuma Beli

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2023 | 22:39 WIB
4 Rumah Sakit Pemerintah Bakal Ikut Buat Alat Medis Canggih, Kemenkes: Mahal Kalau Cuma Beli
Ilusrasi Alat Medis Canggih pada The 34th Indonesia Hospital Expo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Dalam rangka transformasi sistem kesehatan Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku tidak hanya butuh alat kesehatan, tapi sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengoperasikan teknologi kesehatan canggih tersebut.

Sehingga Indonesia tidak hanya jadi target penjualan alat medis, tapi suatu saat, tenaga kerja dalam negeri bisa membuatnya secara mandiri. Sehingga, Menkes Budi mendorong penelitian alat kesehatan di dalam negeri.

“Saya ingin masyarakat luas mendapatkan instrumen alat kesehatan yang mereka butuhkan dan dibarengi dengan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan alat-alat tersebut," ujar Menkes Budi dalam penandatanganan kerjasama Siemens Healthineers di Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2023).

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS menjelaskan Indonesia menerima pihak swasta yang ingin melakukan riset dan membaginya kepada SDM Indonesia agar bisa unggul, khususnya yang berhubungan teknologi agar pelayanan kesehatan Tanah Air lebih maksimal.

"Teknologi kesehatan itu berkembang pesat, kita memang perlu kerja sama dengan pihak luar dan sekali lagi karena perkembangan cepat, kadang teknologinya itu baru keluar, udah ada muncul lagi, muncul lagi. Itu kan cost (biaya)-nya jadi mahal kalau kita hanya membeli, membeli dan membeli," papar dr. Azhar

Menurut dr. Azhar, dengan ikut terlibat dalam proses penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan, selain mendapatkan pengalaman, Indonesia diuntungkan memperoleh alat kesehatan yang lebih baik dan murah, serta tidak perlu impor karena dibuat di dalam negeri.

"Ibaratnya kita ingin dapat sahamlah dari mereka," jelas dr. Azhar.

Dr. Azhar menambahkan, nantinya bukan hanya alat kesehatan yang didapatkan Indonesia, tapi juga ekosistem riset teknologi medis di dalam negeri. Hasilnya, jika ada alat yang sukses dikembangkan, maka bukan tidak mungkin berbagai negara yang membutuhkan teknologi tersebut bisa membelinya dari Indonesia meski dalam prosesnya butuh bantuan swasta.

Adapun saat ini terdapat 10 jenis penyakit yang jadi prioritas Menkes Budi di Indonesia, seperti kanker, stroke, jantung, stroke, hingga kesehatan ibu dan anak. Dari beberapa penyakit ini, dibutuhkan teknologi atau alat kesehatan yang mumpuni, untuk mengurangi risiko kematian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Inilah sebabnya, dipilih 4 rumah sakit vertikal Kemenkes, yakni RS Pusat Kanker Dharmais Jakarta, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, RS Harapan Kita, dan RS Pusat Otak Nasional (PON) yang dipastikan bakal bekerja sama dengan perusahaan alat kesehatan asal Jerman Siemens Healthineers.

Setidaknya, saat ini ada tiga alat kesehatan yang bakal melibatkan 4 RS vertikal Kemenkes tersebut dalam pengembangan dan penelitiannya, di antaranya sebagai berikut:

1. Praktik Theranostics dalam Kedokteran Nuklir

Praktik theranostics, yang merupakan integrasi pengujian diagnostik dan terapi bertarget dengan perawatan yang lebih personal untuk setiap pasien. Nantinya, RS Pusat Kanker Dharmais Jakarta dan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung akan dilibatkan pendidikan dan pusat penelitian theranostics dalam Kedokteran Nuklir.

2. Konsep Digital Twin

Digital Twin adalah konsep visioner yang bertujuan untuk membuat replika pasien untuk deteksi dini, perencanaan perawatan yang dipersonalisasikan, prediksi risiko, dan simulasi skenario pada penyakit jantung. Ini akan melibatkan RS Harapan Kita, Jakarta.

3. Mobile Stroke Unit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Menular Cepat Menyebar di Rumah Sakit Gaza, Dokter Ini Ungkap Penyebabnya

Penyakit Menular Cepat Menyebar di Rumah Sakit Gaza, Dokter Ini Ungkap Penyebabnya

News | Selasa, 05 Desember 2023 | 16:58 WIB

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Luluh Lantak, Ramai Ajakan Masyarakat Bangun Lagi!

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Luluh Lantak, Ramai Ajakan Masyarakat Bangun Lagi!

Lifestyle | Kamis, 30 November 2023 | 12:35 WIB

Mer-C Indonesia Buat Petisi Desak Pemerintah Lindungi RS Indonesia di Gaza, Situasi Makin Darurat

Mer-C Indonesia Buat Petisi Desak Pemerintah Lindungi RS Indonesia di Gaza, Situasi Makin Darurat

Lifestyle | Kamis, 23 November 2023 | 10:30 WIB

Terkini

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB