Dokter Paru Tegaskan Beralih ke Vape Tidak Bisa Buat Seseorang Jadi Berhenti Merokok

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 09 Januari 2024 | 14:06 WIB
Dokter Paru Tegaskan Beralih ke Vape Tidak Bisa Buat Seseorang Jadi Berhenti Merokok
Ilustrasi wanita menghisap vape (Freepik/diana.grytsku)

Suara.com - Rokok elektronik atau vape kerap dijadikan alat bagi seseorang untuk berhenti menghisap rokok konvensional. Padahal menghentikan kebiasaan merokok tidak sesederhana beralih jenis rokok yang dihisap. 

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K)., menegaskan bahwa vape juga sama membuat kecanduan seperti rokok konvensional, karena masih mengandung nikotin yang bersifat adiktif. 

"Rokok elektronik itu tidak memenuhi syarat sebagai nicotine replacement therapy untuk berhenti merokok," kata prof. Agus dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/1/2024). 

ilustrasi seseorang merokok (pexels.com/cottonbrostudio)
ilustrasi seseorang merokok (pexels.com/cottonbrostudio)

Merujuk dari anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai nicotine replacement therapy atau terapi penggantian nikotin, terdapat beberapa syarat yang harus terpenuhi. Dari setiap anjuran itu tidak ada yang menyatakan peralihan penggunaan vape demi berhenti dari rokok konvensional. 

Prof. Agus menegaskan bahwa syarat pertama dalam nicotine replacement therapy justru seseorang harus berhenti mengonsumsi nikotin dalam bentuk rokok apa pun. 

"Faktanya di Indonesia justru 2 user (pengguna rokok elektrik dan konvensiomal) di kita itu tinggi, 51 persen pelajar di Indonesia itu riset Uhamka. Dan 61,5 persen mahasiswa jadi 2 user di Indonesia," ungkap prof Agus.

Syarat kedua, lanjut prof. Agus, nikotin yang digunakan untuk tujuan berhenti merokok harus dapat mengatasi withdrawal atau reaksi yang melibatkan fisik dan mental seseorang saat menghentikan asupan zat tersebut. Vape tidak memenuhi syarat tersebut karena kandungan nikotin di dalamnya masih bersifat adiktif.

Dalam ilmu kedokteran juga belum ada bukti ilmiah atau hasil studi yang menyatakan vape bisa digunakan untuk terapi berhenti merokok. Sebaliknya, vape justru bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Walaupun tidak ada kandungan tar di dalamnya, seperti rokok konvensional, tetapi nikotin serta zat-zat kecil yang ada di dalamnya tetap berbahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk kanker.

"Baik rokok konvensional maupun elektronik sama-sama mengandung bahan toksik yang sifatnya iritatif, pada bagian asap maupun uap asap mengandung partikel halus yang disebut dengan partikular dapat merangsang terjadinya iritasi dengan induksi peradangan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunyah Permen Karet Bisa Bikin Berhenti Merokok? Ini Faktanya

Kunyah Permen Karet Bisa Bikin Berhenti Merokok? Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 09 Januari 2024 | 13:56 WIB

Produk Tembakau Alternatif, Opsi Bagi Perokok Dewasa Beralih dari Merokok

Produk Tembakau Alternatif, Opsi Bagi Perokok Dewasa Beralih dari Merokok

Bisnis | Senin, 08 Januari 2024 | 16:17 WIB

Sikapi Seruan WHO, Charles Honoris: Pemerintah Harus Kaji Perlu Tidaknya Larangan Vape

Sikapi Seruan WHO, Charles Honoris: Pemerintah Harus Kaji Perlu Tidaknya Larangan Vape

News | Sabtu, 30 Desember 2023 | 06:25 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB