Jangan Tunggu Sakit, Ini Waktu Tepat untuk Melakukan Pemeriksaan Gigi Anak

Selasa, 23 Januari 2024 | 23:21 WIB
Jangan Tunggu Sakit, Ini Waktu Tepat untuk Melakukan Pemeriksaan Gigi Anak
Ilustrasi bayi tumbuh gigi. (Pixabay)

Suara.com - Sering kali kita datang ke dokter gigi hanya ketika mengalami masalah pada gigi dan mulut. Padahal, meski tak ada keluhan, kondisi gigi dan mulut sebaiknya dikontrol setidaknya setiap enam bulan sekali.

Hal yang sama juga berlaku pada anak. Orang tua sering kali membawa anak ke dokter gigi ketika ada masalah pada giginya, seperti gigi bolong atau sakit gigi.

Padahal, dokter gigi menyarankan agar anak sudah dibawa untuk melakukan pemeriksaan ketika pertama kali ia tumbuh gigi.

“Idealnya dari giginya sudah ada itu sudah bisa diajak ke dokter gigi. Ada yang bahkan dari setahunan itu sudah bisa datang ke dokter gigi,” ungkap drg. Yulita Bong, saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Meski tak ada masalah apapun, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan pada gigi anak yang baru tumbuh tersebut. Tujuannya agar ke depannya pertumbuhan gigi ini dapat dikontrol perkembangannya.

“Untuk cek gigi dan kontrol karena gigi anak itu kan tumbuh satu-satu, jadi dari 6 bulan dan dia akan nanti nambah-nambah terus. Nah, itu harus dicek terus perkembangannya apakah sesuai, gigi mana yang seharusnya tumbuh tapi belum tumbuh,” jelas drg. Yulita.

Lebih lanjut, drg. Yulita juga mengatakan bahwa pemeriksaan gigi sejak dini ini juga bermanfaat untuk memastikan bahwa gigi anak tumbuh dengan sesuai dan mencegah gigi tumbuh berantakan.

“Lalu bagaimana yang harusnya sudah tanggal tapi belum tanggal, sehingga giginya itu kalau tumbuhnya sesuai siklusnya, sesuai dengan seharusnya. Maka giginya bisa rapi sehat, karena biasanya gigi itu pun berantakan karena dari awal tentu tidak dirawat dengan baik,” sambungnya.

Pemeriksaan gigi ini juga dapat mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin terjadi selama pertumbuhan gigi, yang disebabkan oleh kebiasaan anak. Misal, pada anak yang memiliki kebiasaan mengisap jempol, berisiko gigi tumbuhlebih maju. Dengan perawatan dari dokter gigi, hal ini dapat diantisipasi sejak dini.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Cooling Teether BPA Free, Bikin Bayi Nyaman saat Tumbuh Gigi

“Biasanya kebiasaan anaknya yang suka mengisap jempol itu juga ada, jadi kalau dokter gigi ada alat kecil untuk bisa menghilangkan dampak dari kebiasaan buruk itu. Karena kebiasaan itu yang bisa memengaruhi pertumbuhan gigi tidak semestinya, misal jadi maju giginya atau tonggos,” pungkas drg. Yulita.

Pemeriksaan gigi sejak dini ini juga dapat mencegah anak menggunakan behel nantinya. Biasanya, behel digunakan untuk memperbaiki gigi yang tidak rata. Dengan melakukan pemeriksaan di awal pertumbuhannya, gigi anak akan tumbuh bagus sehingga ia tak perlu memakai behel nantinya ketika beranjak besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI