Riset: Bogor Jadi Kota Teratas Dengan Indikator Kesehatan Cerdas, Ini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 14 Februari 2024 | 17:02 WIB
Riset: Bogor Jadi Kota Teratas Dengan Indikator Kesehatan Cerdas, Ini Penjelasannya
Istana Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Bogor menjadi kota besar teratas untuk kategori kesehatan cerdas. Hal itu terungkap dalam Riset Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) dan Rating Tranformasi Digital Indonesia (RTDI) Tahun 2023 yang diadakan Smart City and Community Innovation Center (SCCIC), Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Dalam kategori kota besar, Kota Bogor berhasil mendapatkan penialaian 67,2, sementara di peringkat kedua ada kota Semarang dengan penilaian 56,5, dan kota Surabaya dengan nilai 58,6. 

Kepala tim riset SCCIC ITB, Prof. Suhono Harso Supangkat menjelaskan kesehatan cerdas atau smart health dilakukan untuk mengukur kemampuan pemerintah kota dalam menyediakan layanan dasar kesehatan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Beberapa indikator yang menjadi parameter pengukuran kesehatan cerdas adalah ketersediaan dan kemudahan akses terhadap fasilitas umum kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya," kata Suhono dalam keterangannya.

Smart City and Community Innovation Center (SCCIC),(Dok. Istimewa)
Smart City and Community Innovation Center (SCCIC),(Dok. Istimewa)

Kesehatan cerdas juga terwujud melalui inovasi-inovasi yang dilakukan oleh kota dan pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan dengan dukungan teknologi informasi, tata kelola yang baik, dan peningkatan sumber daya manusia untuk menciptakan kota yang sehat.

Seperti diketahui, sebagai salah satu pusat penelitian yang berfokus pada inovasi keberlanjutan, SCCIC ITB secara konsisten menyelenggarakan kegiatan riset ini secara rutin setiap dua tahun sekali untuk memahami dan menganalisis perkembangan terbaru dari ekosistem kota cerdas di Indonesia.

Saat ini, evaluasi terhadap kota di Indonesia mengenai smart city dan transformasi digital dirasa masih kurang. Banyak presepsi bahwa kota cerdas adalah kota yang memiliki berbagai teknologi informasi canggih, padahal lebih penting adalah bagaimana membuat warganya dapat hidup nyaman, bahagia, sejahtera, dan berkelanjutan.

Maka dari itu, ITB melakukan kegiatan Rating Kota Cerdas Indonesia dan Rating Transformasi Digital Indonesia guna mengukur pencapaian kualitas implementasi smart city dan transformasi digital yang telah dilakukan suatu kota.

Kegiatan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) dan Rating Transformasi Digital Indonesia (RTDI) 2023 ini bertujuan untuk mengukur kesiapan digital kota-kota di Indonesia, melakukan pengukuran kinerja terhadap pengelolaan kota, dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai permasalahan dan potensi yang akan dihadapi kota.

Kegiatan ini tidak hanya menyoroti kemajuan kota-kota dalam pengembangan kota pintar, namun juga berfungsi sebagai platform pertukaran pengetahuan dan kolaborasi. Dengan memupuk persaingan yang sehat dan berbagi praktik terbaik, ITB bertujuan untuk mengkatalisasi gerakan nasional menuju pusat kota yang lebih cerdas dan berteknologi maju.

Kepala tim riset SCCIC ITB, Prof. Suhono Harso Supangkat menyatakan, "Riset ini mencerminkan dedikasi kami terhadap memahami dan membentuk masa depan kota cerdas. Hasil-hasil ini tidak hanya menjadi catatan pencapaian, tetapi juga menjadi panduan untuk melangkah maju menuju kota cerdas yang lebih inklusif dan berkelanjutan."

Selama 10 tahun ini, SCCIC ITB telah memimpin dalam menghasilkan pengetahuan dan solusi praktis yang dapat diadopsi oleh kota-kota di seluruh dunia. Hasil kedua riset ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pemerintahan kota untuk meningkatkan kinerja dan kualitas hidup masyarakat serta memicu interaksi antar kota untuk dapat saling belajar dan bekerjasama untuk mendukung pembangunan kota cerdas secara global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Warga Bogor Kaget Lihat Foto Pelawak Komeng di Surat Suara DPD: Langsung Coblos

Momen Warga Bogor Kaget Lihat Foto Pelawak Komeng di Surat Suara DPD: Langsung Coblos

News | Rabu, 14 Februari 2024 | 16:35 WIB

Video Detik-detik Prabowo Subianto Melakukan Pencoblosan

Video Detik-detik Prabowo Subianto Melakukan Pencoblosan

Video | Rabu, 14 Februari 2024 | 10:16 WIB

Mudah Dilakukan, Ini 3 Cara Sederhana Meredakan Nyeri Saat Menstruasi

Mudah Dilakukan, Ini 3 Cara Sederhana Meredakan Nyeri Saat Menstruasi

Your Say | Selasa, 13 Februari 2024 | 18:04 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB