Puput Novel Meninggal karena Kanker Payudara, Ini 6 Langkah Lakukan Sadari

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 10 September 2024 | 13:31 WIB
Puput Novel Meninggal karena Kanker Payudara, Ini 6 Langkah Lakukan Sadari
Ilustrasi Periksa Payudara Sendiri (Sadari) untuk deteksi dini kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar duka menyelimuti industri hiburan Indonesia, mantan artis cilik Puput Novel meninggal dunia di RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan pada Minggu, 8 September 2024. Puput menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan kanker payudara, sejak divonis tiga tahun silam.

Dikabarkan bahwa Puput sudah menjalani berbagai macam metode medis yang dianjurkan. Bahkan, sebelum meninggal Puput sudah dirawat selama tiga hari di rumah sakit.

Menurut sang adik Baginda Jaya, kanker di tubuh politisi PPP tersebut sudah berada di stadium akhir karena menyebar ke berbagai organ tubuh.

"Sudah 3 tahun terakhir divonis kanker payudara, yang terakhir memang sudah parah dan menyebar jadi disebutnya komplikasi, jadi yang saya tahu sudah komplikasi di paru-paru, menyusul jantungnya dan fungsi liver," ujar Baginda dalam di TPU Sanjaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (9/9/2024).

Tapi, tahukah kamu bahwa sebenarnya kanker payudara bisa dicegah dan punya peluang sembuh lebih besar, jika kanker ditemukan lebih awal dan belum menyebar ke organ tubuh lain dan menyebabkan komplikasi.

Caranya yaitu dengan menerapkan teknik SADARI alias periksa payudara sendiri secara rutin, agar ketidaknormalan payudara bisa terdeteksi seawal mungkin dan bisa segera diobati.

Itu sebabnya, penting bagi semua perempuan untuk rutin melakukan SADARI, seperti mengutip situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai berikut:

Langkah pertama, berdiri di depan cermin lalu angkat tangan. Pastikan bahu sejajar, letakan tangan di pinggang. Amati bentuk dan ukuran payudara. Perhatikan benjolan, kerutan, posisi puting, struktur kulit dan pastikan tidak ada tanda kemerahan yang tidak wajar.

Langkah kedua, angkat kedua lengan setinggi mungkin. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada kelainan pada payudara. Payudara yang normal, keduanya akan terangkat secara bersamaan.

Langkah ketiga, tekan permukaan payudara perlahan dengan ujung jari dan pastikan tidak ada benjolan. Cara merabanya yaitu dengan pola melingkar, atas bawah, kanan kiri, tengah ke samping hingga ketiak.

Langkah keempat, peras puting perlahan dan pastikan tidak ada cairan putih, kuning hingga darah yang keluar karena jadi pertanda ketidaknormalan dan harus segera diperiksa.

Langkah kelima, bungkukkan badan dan lihat pada cermin apakah ada perubahan tertentu pada payudara.

Langkah keenam, periksa payudara dengan keadaan berbaring. Beri bantalan pada sisi payudara yang akan diperiksa. Letakan tangan pada belakang kepala. Setelah itu, gunakan ujung jari untuk melakukan pemeriksaan.

Adapun keenam langkah SADARI ini sebaiknya dilakukan rutin minimal seminggu sekali, dan bisa dilakukan berbarengan dengan aktivitas mandi. Yuk, lebih waspada sejak awal dengan gejala kanker payudara!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Merawat Kecantikan, Brand Ini Ajak Perempuan Tingkatkan Kesadaran akan Kanker Payudara

Tak Cuma Merawat Kecantikan, Brand Ini Ajak Perempuan Tingkatkan Kesadaran akan Kanker Payudara

Lifestyle | Selasa, 10 September 2024 | 11:28 WIB

Serba-serbi Kanker Payudara, Penyakit yang Dialami Puput Novel Sebelum Meninggal Dunia

Serba-serbi Kanker Payudara, Penyakit yang Dialami Puput Novel Sebelum Meninggal Dunia

Health | Senin, 09 September 2024 | 13:57 WIB

Nunung Srimulat Punya Anak Berapa? Sang Komedian Merasa Dilupakan di Tengah Berjuang Lawan Kanker

Nunung Srimulat Punya Anak Berapa? Sang Komedian Merasa Dilupakan di Tengah Berjuang Lawan Kanker

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:28 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB