Kronologi Latiao Ditarik, Apakah Benar Sebagai Penyebab Keracunan?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 07 November 2024 | 11:11 WIB
Kronologi Latiao Ditarik, Apakah Benar Sebagai Penyebab Keracunan?
Jajanan Viral China Latiao Dilarang BPOM (TikTok)

Suara.com - BPOM telah melarang produk latiao, memangnya apa itu latiao? Berdasarkan laman Nikkei Asia, "latiao" mengacu pada makanan pedas berbentuk potongan. Camilan ini berasal dari wilayah Pingjiang, Hunan, yang awalnya disebut mianjin. Masyarakat setempat menyebutnya Hanzi yang berarti "mala," karena memiliki rasa pedas yang intens. 

Latiao dikenal sebagai camilan berbentuk stik merah panjang dengan rasa pedas dan gurih. Bahan dasarnya adalah tepung gandum, tepung kinako (tepung kedelai panggang), dan minyak cabai. Bahan-bahan tersebut dicampur dengan air, garam, gula, penyedap rasa, minyak nabati, serta bahan tambahan lain, lalu dipanaskan pada suhu tinggi. Selain memiliki cita rasa kuat, latiao juga mengandung MSG untuk menambah rasa, serta pewarna dan pengawet agar tahan lama.

Kasus Keracunan

Hasil uji laboratorium menemukan adanya kontaminasi bakteri Bacillus cereus dalam produk ini. Latiao diduga sebagai penyebab kasus keracunan pangan yang luar biasa di tujuh wilayah di Indonesia (Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Pamekasan, dan Riau).

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menekankan bahwa tindakan yang diambil adalah bentuk upaya untuk melindungi masyarakat. BPOM berkomitmen memastikan semua produk makanan yang beredar aman untuk dikonsumsi. "Saya tegaskan bahwa melindungi masyarakat adalah prioritas utama kami," ujar Kepala BPOM dalam konferensi pers di Kantor BPOM, Jakarta, Jumat (1/11/2024).

Laboratorium mengonfirmasi bahwa empat jenis produk latiao mengandung bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan gejala keracunan, seperti sakit perut, pusing, mual, dan muntah. Keempat produk itu adalah Luvmi Hot Spicy Latiao, C&J Candy Joy Latiao, KK Boy Latiao, dan Lianggui Latiao.

Saat ini, ada 73 jenis produk latiao yang terdaftar di BPOM. “Dari hasil yang kami temukan, sebaiknya produk ini tidak dikonsumsi dulu, lebih baik dibuang agar tidak menimbulkan penyakit. Dari empat produk yang ditemukan, kemungkinan ini akan berkembang", jelasnya.

Pemeriksaan BPOM pada fasilitas peredaran importir dan distributor menemukan pelanggaran terhadap standar peredaran pangan olahan yang baik. Oleh karena itu, BPOM langsung menginstruksikan penarikan produk oleh importir. "Kami juga menginstruksikan pemusnahan produk yang diduga menyebabkan keracunan, dan prosesnya harus dilaporkan kepada BPOM", ungkap Taruna.

Untuk melindungi masyarakat, BPOM telah menarik seluruh produk latiao dari peredaran. Selain itu, registrasi dan impor produk olahan latiao dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan sampai seluruh proses pemeriksaan selesai. “Kami ingin melindungi masyarakat, sehingga BPOM bergerak cepat bersama pihak terkait di setiap wilayah melalui pengambilan sampel dan pengujian laboratorium", tambahnya.

Latiao adalah pangan olahan berbasis tepung dengan tekstur kenyal dan rasa pedas gurih yang cukup populer. Namun, BPOM mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia, untuk menghindari makanan olahan dengan rasa pedas yang kuat. Pastikan juga untuk mengenali pangan olahan yang aman dan mengikuti petunjuk penyimpanan dari produsen.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Latiao? Si Pedas yang Berbahaya, Camilan Viral dari China Dilarang BPOM!

Apa Itu Latiao? Si Pedas yang Berbahaya, Camilan Viral dari China Dilarang BPOM!

Lifestyle | Selasa, 05 November 2024 | 11:16 WIB

BPOM Tarik Latiao, Jajanan Viral Asal Tiongkok Lantaran Mengandung Bakteri Bacillus

BPOM Tarik Latiao, Jajanan Viral Asal Tiongkok Lantaran Mengandung Bakteri Bacillus

News | Senin, 04 November 2024 | 19:43 WIB

Siapa Pencipta Latiao? Jajanan Pedas Khas China yang Heboh Bikin Belasan Siswa SD Keracunan

Siapa Pencipta Latiao? Jajanan Pedas Khas China yang Heboh Bikin Belasan Siswa SD Keracunan

Lifestyle | Minggu, 03 November 2024 | 16:12 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB