Bahaya Makeup Bagi Ibu Hamil dan Menyusui, Studi Ini Ungkap Risikonya

Riki Chandra Suara.Com
Kamis, 14 November 2024 | 11:36 WIB
Bahaya Makeup Bagi Ibu Hamil dan Menyusui, Studi Ini Ungkap Risikonya
Ilustrasi ibu hamil merias wajah. [Dok.Antara]

Suara.com - Wanita hamil dan ibu menyusui yang sering menggunakan produk makeup dan perawatan pribadi, memiliki risiko paparan bahan kimia berbahaya yang lebih tinggi. Fakta ini diungkap studi terbaru dari Universitas Brown.

Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan produk riasan, kutek, parfum, hingga pewarna rambut dapat meningkatkan kadar zat kimia berbahaya dalam darah dan ASI.

Dikutip dari Medical Daily, Kamis (14/11/2024), tim peneliti dari Universitas Brown mendeteksi kadar per- dan polifluoroalkil substansi (PFAS) yang lebih tinggi dalam plasma darah dan ASI pada ibu hamil dan menyusui yang menggunakan produk perawatan pribadi umum.

Produk seperti makeup, hairspray, dan pewarna rambut yang digunakan selama kehamilan atau menyusui berisiko meningkatkan kandungan PFAS dalam tubuh.

PFAS dikenal sebagai bahan kimia yang ada di lingkungan sekitar, namun hasil penelitian ini menegaskan bahwa produk perawatan pribadi juga menjadi sumber PFAS yang perlu diperhatikan.

Amber Hall, penulis studi dan peneliti pascadoktoral di bidang epidemiologi di Universitas Brown, menyarankan agar ibu hamil dan menyusui lebih bijak dalam menggunakan produk perawatan pribadi untuk mengurangi paparan zat berbahaya ini.

Penelitian ini juga menyoroti risiko kesehatan serius yang terkait dengan paparan PFAS. Sebelumnya, PFAS diketahui berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit hati, gangguan kardiometabolik, kardiovaskular, hingga kanker.

Dalam konteks kehamilan, PFAS dapat berdampak buruk pada perkembangan janin, seperti meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan gangguan saraf pada bayi.

Penelitian ini melibatkan sekitar 2.000 wanita hamil di Kanada dari tahun 2008 hingga 2011. Para peneliti memeriksa penggunaan produk makeup selama trimester pertama hingga pascapersalinan.

Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan makeup setiap hari selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan 14 persen kadar PFAS dalam plasma darah dan peningkatan 17 persen dalam ASI.

Joseph Braun, salah satu peneliti yang telah meneliti efek kesehatan PFAS selama lebih dari satu dekade, menekankan bahwa studi ini memberikan wawasan penting bagi masyarakat untuk lebih mempertimbangkan dampak dari produk yang mereka gunakan.

Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat mendorong regulasi pemerintah untuk mengurangi paparan PFAS yang berasal dari produk perawatan pribadi. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI