Kanker Prostat: Ancaman Nyata Kesehatan Pria Indonesia

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 18 November 2024 | 14:54 WIB
Kanker Prostat: Ancaman Nyata Kesehatan Pria Indonesia
Ilustrasi kanker prostat. (Elements Envato)

Suara.com - November telah dikenal secara global sebagai bulan kesehatan pria. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi kaum pria untuk lebih memperhatikan kesehatannya, terutama terkait kanker prostat yang menjadi ancaman serius bagi kesehatan pria Indonesia.

Data GLOBOCAN 2022 menunjukkan situasi mengkhawatirkan dimana 13.130 kasus baru kanker prostat terdeteksi di Indonesia. Menempati posisi kelima sebagai kanker terbanyak pada pria, penyakit ini menyumbang 7% dari total kasus kanker pria di tanah air. Yang lebih mengkhawatirkan, 70% kasus baru terdeteksi saat sudah mencapai stadium lanjut.

1. Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Pemahaman tentang faktor risiko menjadi kunci dalam pencegahan kanker prostat, di antaranya:

  • Usia di atas 50 tahun
  • Riwayat keluarga dengan kanker prostat
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Obesitas
  • Kurangnya aktivitas fisik

2. Kenali Gejala Awal Kanker Prostat

Kanker prostat seringkali berkembang tanpa gejala yang mencolok di tahap awal. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Sering buang air kecil, terutama malam hari
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Darah dalam urin atau air mani
  • Nyeri punggung, pinggul, atau panggul

3. Pentingnya Deteksi Dini Melalui Pemeriksaan Rutin

Deteksi dini menjadi kunci utama dalam penanganan kanker prostat. Pemeriksaan PSA (Prostate Specific Antigen) dan pemeriksaan digital rektal merupakan dua metode utama yang direkomendasikan untuk pria, terutama yang berusia di atas 50 tahun atau memiliki faktor risiko tinggi.

4. Langkah Preventif untuk Kesehatan Prostat

Menjaga kesehatan prostat bisa dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam keseharian. Menerapkan pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah, membatasi makanan tinggi lemak, dan rutin berolahraga minimal 30 menit sehari menjadi langkah awal yang penting. Tidak kalah penting adalah menjaga berat badan ideal dan mengelola stres dengan baik.

5. Membangun Kesadaran Kolektif untuk Kesehatan Pria

Kesehatan pria, khususnya terkait kanker prostat, masih sering terabaikan karena berbagai faktor sosial dan budaya. Banyak pria merasa malu atau enggan memeriksakan diri ke dokter. Padahal, keterbukaan dalam membicarakan masalah kesehatan prostat bisa menjadi langkah awal dalam pencegahan dan penanganan dini.

6. Dukungan Ekosistem Kesehatan Indonesia

Dalam rangka mendukung kesehatan pria Indonesia, berbagai pihak telah menunjukkan komitmennya. Salah satunya adalah kolaborasi antara AstraZeneca Indonesia dengan Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) yang baru saja menandatangani kesepakatan untuk penguatan ekosistem dan kesadaran dalam deteksi dini kanker prostat.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay, menyampaikan komitmen perusahaannya dalam mengedukasi masyarakat dan meningkatkan akses terhadap deteksi dini kanker prostat. Sementara itu, DR. dr. Ferry Safriadi, SpU(K), FICS selaku Ketua Pengurus Pusat IAUI menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengurangi kasus kanker prostat metastatik.

Peringatan Hari Kesehatan Pria menjadi pengingat penting bahwa kesehatan pria, terutama terkait kanker prostat, perlu mendapat perhatian serius. Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, ditambah dengan gaya hidup sehat, menjadi kunci dalam mencegah dan menangani kanker prostat secara efektif.

Dengan meningkatnya kesadaran dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan angka kasus kanker prostat stadium lanjut bisa ditekan dan kualitas hidup pria Indonesia bisa ditingkatkan. Mari jadikan momentum Hari Kesehatan Pria sebagai langkah awal untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Tablet dan Wearable yang Akan Cicipi HyperOS 2.0, Rilis November dan Desember Ini!

9 Tablet dan Wearable yang Akan Cicipi HyperOS 2.0, Rilis November dan Desember Ini!

Tekno | Minggu, 17 November 2024 | 18:58 WIB

Serbu! Promo JSM Superindo Minggu Ini 15-17 November 2024 Bertabur Diskon Gede!

Serbu! Promo JSM Superindo Minggu Ini 15-17 November 2024 Bertabur Diskon Gede!

Bisnis | Jum'at, 15 November 2024 | 16:29 WIB

4 Nutrisi Penting yang Harus Diperhatikan Pria untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Tulang

4 Nutrisi Penting yang Harus Diperhatikan Pria untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Tulang

Health | Jum'at, 15 November 2024 | 14:24 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB