Cegah Kanker Payudara dengan SADARI, Ini 5 Tips Penting dari Dokter Spesialis Onkologi

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 20 November 2024 | 11:42 WIB
Cegah Kanker Payudara dengan SADARI, Ini 5 Tips Penting dari Dokter Spesialis Onkologi
Deteksi dini kanker payudara. [shutterstock]

Suara.com - Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menunjukkan, dari sekitar 200 jenis kanker yang ada, kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak di dunia dan paling umum terjadi pada perempuan.

Fakta inilah yang menjadikan kanker payudara sebagai salah satu masalah kesehatan yang harus ditangani dengan serius.

"Nah, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah Kesehatan tersebut adalah edukasi tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara," kata Dokter spesialis bedah onkologi, dr. Iskandar Sp.B.Subsp.Onk(K),MPH saat sosialisasi logo "Ayo SADARI Setelah Menstruasi," yang diinisiasi oleh Charm menggandeng Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), ditulis Rabu (20/11/2024).

Deteksi dini kanker payudara, lanjut dia, dapat dilakukan dengan Periksa Payudara Sendiri (SADARI).

“Sama halnya dengan penyakit lain, kanker payudara pun sangat penting untuk bisa dideteksi secara dini. Karena, jika bisa dideteksi secara dini, maka peluangnya tinggi untuk bisa disembuhkan. Oleh karena itu, marilah biasakan untuk melakukan periksa payudara sendiri secara rutin setiap bulan pada 1 minggu hingga 10 hari pertama setelah selesai menstruasi,” imbau dr. Iskandar.

Lantas apa lagi manfaat deteksi dini kanker payudara? Berikut penjelasannya mengutip dari laman Kemkes.go.id.

1. Tingkatkan Peluang Kesembuhan

Kanker payudara yang terdeteksi dini memiliki peluang kesembuhan yang lebih tinggi. Kanker payudara yang terdeteksi dini memiliki angka harapan hidup yang tinggi, mencapai 99% untuk kanker yang terlokalisasi dan 85% untuk kanker yang sudah menyebar.

2. Biaya Pengobatan Lebih Murah

Biaya pengobatan kanker payudara stadium dini lebih murah ketimbang kanker pada stadium lanjut.

3. Kualitas Hidup Lebih Baik

Deteksi dini kanker payudara dapat meningkatkan kualitas hidup pengidapnya.

4. Menurunkan Kecemasan

Melakukan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) secara rutin dapat membantu mengurangi kecemasan terkait kesehatan payudara.

5. Memberdayakan Perempuan

SADARI dapat memberdayakan wanita untuk mengambil kendali atas kesehatan mereka sendiri.

Selain menjelaskan tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara, dr. Iskandar juga membagikan beberapa tips untuk meminimalisasi risiko kanker payudara yang penting untuk diketahui, terutama kaum perempuan.

Berikut lima tips meminimalisasi risiko kanker payudara dari dr. Iskandar, Sp.B.Subsp.Onk(K),MPH.

1. Periksa payudara sendiri (SADARI)

Periksa payudara sendiri (SADARI) sebaiknya dilakukan di hari ke 7-10 dari hari pertama menstruasi.

Cara melakukan SADARI dengan berdiri di depan cermin, lalu periksa kondisi payudara dengan kondisi kedua tangan diturunkan, dan selanjutnya dengan kondisi kedua tangan diangkat.

Lihatlah dari sisi depan dan samping. Lakukan periksa payudara sendiri secara rutin setiap bulan.

2. Periksa Payudara Secara Klinis (SADANIS)

Apabila dari pemeriksaan SADARI ditemukan adanya kondisi abnormal seperti perubahan tekstur payudara maupun munculnya benjolan, maka segera lakukan Periksa payudara secara klinis (SADANIS).

Langkah pemeriksaan tersebut dianjurkan terutama untuk wanita usia 40 tahun ke atas, karena risiko terkena kanker payudara lebih tinggi.

Lakukan pemeriksaan payudara secara klinis yaitu mammography atau USG mammae ke fasilitas kesehatan terdekat.

Apabila SADARI dan SADANIS dilakukan dengan rutin dan benar, maka kanker payudara dapat dideteksi pada stadium awal sehingga potensinya tinggi untuk bisa disembuhkan.

3. Menjaga berat badan yang ideal

Untuk menjaga berat badan ideal, perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta makanan alami dan baik untuk tubuh.

Sementara karbohidrat, makanan yang dimasak dengan cara diasap atau dibakar dan berbagai jenis daging olahan harus dikurangi.

“Dengan memerhatikan makanan yang kita konsumsi dan menjaga berat badan yang ideal, maka kita dapat mencegah beragam penyakit termasuk kanker payudara,” jelas dr. Iskandar.

Dia juga menganjurkan untuk tidak merokok dan minum minuman beralkohol. Hal ini karena, merokok baik aktif maupun pasif juga berpotensi meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

4. Rutin Olahraga

Olahraga teratur juga penting untuk hidup sehat lebih lama.

“Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, cukup dalam waktu yang singkat namun usahakan untuk selalu meluangkan waktu berolahraga di tengah kesibukan sehari-hari,” kata dr. Iskandar.

Itulah beberapa manfaat deteksi dini dan tips meminimalisasi risiko kanker payudara yang diakui oleh Sales Director PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Sri Haryani, sangat penting diketahui oleh masyarakat, terutama kaum perempuan.

“Untuk dapat menyembuhkan kanker payudara, hal terpenting adalah deteksi secara dini. Oleh karena itu, di tahun 2021 kami meluncurkan slogan 'Ayo SADARI Setelah Menstruasi,' dan mengajak seluruh wanita di Indonesia untuk melakukan periksa payudara sendiri,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara untuk Mencapai Target WHO dalam Menurunkan Angka Kematian

Pentingnya Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara untuk Mencapai Target WHO dalam Menurunkan Angka Kematian

Health | Selasa, 05 November 2024 | 13:13 WIB

Mengapa Banyak Perempuan Indonesia Tidak Melakukan SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara?

Mengapa Banyak Perempuan Indonesia Tidak Melakukan SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara?

Health | Kamis, 31 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Kasus Kanker Payudara Terus Meningkat di Kalangan Muda, Syifa Hadju Mulai Rutin Lakukan SADARI

Kasus Kanker Payudara Terus Meningkat di Kalangan Muda, Syifa Hadju Mulai Rutin Lakukan SADARI

Health | Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:14 WIB

Terkini

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB