Gagal Jantung Masih Jadi Tantangan Kesehatan di Indonesia, Dokter Ungkap Terobosan Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2024 | 17:03 WIB
Gagal Jantung Masih Jadi Tantangan Kesehatan di Indonesia, Dokter Ungkap Terobosan Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien
Ilustrasi pemeriksaan jantung. [Dok.Antara]

Suara.com - Gagal jantung adalah tantangan kesehatan utama di Indonesia, memengaruhi 1,5 juta orang. Secara global, kondisi ini berdampak pada lebih dari 64 juta orang dan menjadi penyebab utama rawat inap serta kematian kardiovaskular.

Untuk menjawab kebutuhan terapi lanjutan, Siloam Hospitals menyelenggarakan simposium medis dengan fokus pada teknologi Left Ventricular Assist Device (LVAD), yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung stadium lanjut.

Sesi pertama menghadirkan dr. Leonardo Paskah Suciadi, Sp.JP, FIHA, dengan topik Timely Consideration for Advanced Therapy in Heart Failure: Left Ventricular Assist Device (LVAD), membahas peran LVAD dalam terapi gagal jantung.

Selanjutnya, Dr. I Made Junior Rina Artha, Sp.JP (K), FIHA, membawakan presentasi Cardiogenic Shock in ACS: Navigating Current Controversies and Clinical Challenges, mengupas tantangan klinis pada gagal jantung akut.

Ilustrasi Sakit Jantung (Freepik/Jcomp)
Ilustrasi Sakit Jantung (Freepik/Jcomp)

Simposium ini turut dihadiri oleh Dr. Hans Lie, Executive Director Siloam Hospitals, Dr. Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, Direktur Siloam Hospitals Denpasar, dan Angelia Agustine, Associate Director Commercial Siloam Hospitals Group. 

"Dengan 41 unit rumah sakit di 30 kota, terus mendukung pemerintah melalui layanan kesehatan berjenjang. Simposium ini bertujuan meningkatkan wawasan para dokter dan tenaga medis terkait prosedur hi-advanced yang dilakukan oleh dokter subspesialis dengan teknik minimal invasif," ujar Associate Director Commercial Siloam Hospitals Group, Angelia Agustine dalam keterangannya baru-baru ini. 

Ia menjelaskan, hingga 2024, mereka memperluas layanan unggulan, seperti transplant ginjal, sumsum tulang, dan LVAD, serta prosedur kompleks lainnya, seperti operasi Bentall, TAVI, dan perbaikan katup jantung.

Dengan investasi alat canggih berteknologi tinggi, mereka berkomitmen memberikan hasil optimal dan mendukung perawatan kesehatan yang komprehensif bagi pasien di seluruh Indonesia.

“Kami terus memperluas layanan unggulan, seperti transplant ginjal, sumsum tulang, dan jantung. Teknologi canggih dan prosedur hi-advanced menjadi prioritas kami untuk memberikan hasil maksimal bagi pasien," ujar Angelia Agustine, Associate Director Commercial Siloam Hospitals Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 13:34 WIB

7 Pengobatan Alami Terbukti Efektif untuk Menjaga Kesehatan Jantungmu

7 Pengobatan Alami Terbukti Efektif untuk Menjaga Kesehatan Jantungmu

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:36 WIB

Sempat Kolaps di Lapangan, Kondisi Jantung Bikin Karir Edoardo Bove Berakhir

Sempat Kolaps di Lapangan, Kondisi Jantung Bikin Karir Edoardo Bove Berakhir

Bola | Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:26 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB