Cegah Sindrom Mata Kering, IDI Gedong Tataan Bagikan Informasi Pengobatan

Minggu, 22 Desember 2024 | 21:57 WIB
Cegah Sindrom Mata Kering, IDI Gedong Tataan Bagikan Informasi Pengobatan
(Dok: Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari idigedongtataan.org, sindrom mata kering adalah kondisi medis dimana ketika kedua mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata.

Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan di area mata dan bahkan dapat merusak lapisan bening bola mata, yang dapat menyebabkan masalah penglihatan seperti glaukoma, rabun jauh, atau bahkan kecelakaan yang lebih parah.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. IDI kecamatan Gedong Tataan adalah organisasi resmi pemerintah sebagai wadah profesi bagi para dokter di Indonesia.

IDI Gedong Tataan berperan penting dalam mengorganisir dokter-dokter yang berpraktik di daerah tersebut, memberikan pelatihan dan pendidikan, serta melakukan advokasi untuk kepentingan anggota dan masyarakat.

IDI Gedong Tataan saat ini sedang meneliti lebih lanjut mengenai ciri-ciri terjadinya sindrom mata kering. Mata kering bisa menjadi gejala gangguan kesehatan yang cukup serius, sehingga membutuhkan. obat yang tepat untuk mengobati gejala ini bagi penderitanya.

Apa saja ciri-ciri terjadinya sindrom mata kering?

Dilansir dari laman https://idigedongtataan.org, sindrom mata kering dapat terjadi pada setiap orang karena kondisi ini terjadi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Berikut adalah ciri-ciri atau gejala umum yang sering dialami oleh penderita sindrom mata kering meliputi:

1. Mata terasa perih

Mata perih didefinisikan sebagai sensasi terbakar, nyeri menusuk, atau seperti ada benda asing di mata. Ini dapat terjadi karena berbagai hal, mulai dari infeksi pada mata hingga terpapar debu, asap ataupun sindrom mata kering akibat terlalu fokus saat melakukan aktivitas seperti membaca, atau bekerja di depan layar monitor.

Baca Juga: Tragedi Kelam Lebak Bulus, Menguak Gunung Es Kesehatan Mental Pelajar Jakarta

2. Mata merah dan terasa lelah

Rasa lelah dan tidak nyaman yang terasa berada di dalam atau di sekitar area mata, baik salah satu atau keduanya. Sindrom mata kering dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, terutama setelah berlama-lama di depan layar komputer atau membaca.

3. Mata berair berlebihan

Mata berair berlebihan, juga dikenal sebagai hiperlakrimasi, adalah keadaan di mana air mata keluar terus-menerus dan tidak terkendali. Ini dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada bayi dan orang berusia di atas 60 tahun.

4. Kesulitan menggunakan lensa kontak

Bagi sebagian orang, memakai dan melepas lensa kontak mungkin merepotkan, terutama pada hari pertama dan jika daya penglihatan Anda tinggi. Penderita sindrom mata kering juga mungkin merasa tidak nyaman atau kesulitan saat menggunakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI