Pasutri Tunda Momongan, Lebih Baik KB atau Pembekuan Sel Telur?

Yasinta Rahmawati | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2025 | 09:04 WIB
Pasutri Tunda Momongan, Lebih Baik KB atau Pembekuan Sel Telur?
Perempuan memegang alat kontrasepsi kondom dan pil untuk mengendalikan kelahiran. [shutterstock]

Suara.com - Pasangan suami istri yang ingin menunda momongan umumnya pilih pakai alat kontrasepsi atau menjalani KB. Tapi jarang yang tahu ada tindakan pembekuan sel telur, pembekuan sperma hingga pembekuan embrio.

Dokter Spesialis Kandungan & Kebidanan Eka Hospital Family & Grand Family, dr. Victor Prana Andika Santawi, Sp.OG, M.Res menjelaskan tiga tindakan tersebut merupakan bagian dari proses bayi tabung.

Tapi kalau dibandingkan dari tiga tindakan tersebut, peluang punya anak setelah menunda lebih besar mana ya?

dr. Victor menjelaskan dari pada pembekuan sel telur atau pembekuan sperma untuk pasangan suami istri, lebih disarankan pembekuan embrio karena peluangnya lebih besar. Ini karena embrio merupakan sel cikal bakal janin yang sudah jadi dibanding menyimpan dalam bentuk sel telur atau sperma.

"Nikah dulu embrionya udah ada. Embrionya dibekuin itu paling bagus, dibanding bekuin telur sama bekuin sperma itu belum siap selnya. Dibanding embrio yang selnya udah siap," jelas dr. Victor dalam acara diskusi beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.

Embrio adalah sel tahap awal perkembangan makhluk hidup, yang nantinya akan membelah diri terus menerus menjadi organ penting seperti jantung dan otak.

Ilustrasi pil KB (shutterstock)
Ilustrasi pil KB (shutterstock)

Meski pembekuan embrio lebih baik daripada pembekuan sel telur, tapi pembekuan sel telur lebih baik dibanding melakukan tindakan KB. Ini karena saat dibekukan sel telar masih dalam kualitas baik, sesuai waktu ketika sel telur dibekukan.

Sedangkan saat melakukan tindakan KB, sel telur akan terbuang dan luruh. Tapi di sisi lain kualitas sel telur yang diproduksi pada perempuan akan menurun seiring bertambahnya usia.

KB adalah program Keluarga Berencana untuk mengendalikan jumlah penduduk. Untuk menyukseskan program ini masyarakat diwajibkan menggunakan alat kontrasepsi seperti minum pil KB, pemasangan spiral, hingga KB pada lelaki seperti kondom hingga vasektomi untuk menunda kehamilan dan mengatur jarak kelahiran.

"Pil KB enggak bisa mencegah itu (sel telur tetap baik), karena pil KB itu telurnya tetap matang terbuag dan mati sendiri," papar dr. Victor.

Meski pembekuan sel telur, pembekuan sperma hingga pembekuan embrio bisa digunakan untuk menunda kehamilan bagi pasangan suami istri, sayangnya saat ini di Indonesia umumnya tiga tindakan jika salah satu pasangan sedang menjalani terapi kanker seperti kemoterapi. Ini karena pengobatan kanker bisa merusak sel yang sehat, termasuk sel telur maupun sel sperma.

"Kalau kasih kemoterapi, itu bisa nembus ke plasenta barrier tadi, itu soalnya zat kimia yang lebih kecil dari sel, zat kimia tembus, maka janin pada beberapa kemoterapi ada yang aman, ada juga yang membahayakan," pungkas dr. Victor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasutri Wajib Tahu, Ini Doa Setelah Melakukan Hubungan Suami istri

Pasutri Wajib Tahu, Ini Doa Setelah Melakukan Hubungan Suami istri

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 15:19 WIB

Pasutri Wajib Tahu, Ini Tandanya Ada Masalah Kesuburan dan Waktu Tepat Jalani Program Kehamilan

Pasutri Wajib Tahu, Ini Tandanya Ada Masalah Kesuburan dan Waktu Tepat Jalani Program Kehamilan

Health | Senin, 27 Januari 2025 | 13:40 WIB

Bekerja Sebagai Tentara, Pasutri Ini Punya Hobi Doyan Koleksi 15 Kartu Kredit

Bekerja Sebagai Tentara, Pasutri Ini Punya Hobi Doyan Koleksi 15 Kartu Kredit

Bisnis | Senin, 27 Januari 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB