Kasus Kanker Payudara Terus Meningkat, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 22 April 2025 | 15:29 WIB
Kasus Kanker Payudara Terus Meningkat, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan
Ilustrasi deteksi dini kanker payudara. (Freepik/wayhomestudio)

Suara.com - Kanker payudara masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Setiap tahunnya, diperkirakan ada sekitar 65.000 kasus baru. Berdasarkan data Globocan 2020, kanker jenis ini menyumbang 16,6 persem dari total kasus kanker baru di Indonesia—tertinggi dibanding jenis kanker lainnya.

Sayangnya, sebagian besar kasus baru kanker payudara terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Sekitar 70 persen pasien baru diketahui mengidap kanker ketika sudah berada di stadium 3, yang membuat proses penanganan menjadi lebih sulit dan risiko kematian meningkat.

Merespons kondisi ini, berbagai pihak mulai mendorong pentingnya deteksi dini dan edukasi seputar kanker payudara. Salah satu inisiatif yang muncul adalah program Semangat Melawan Kanker (SELANGKAH) dari Siloam Hospital yang digelar di Palangka Raya pada Sabtu (19/4). 

Ini bersamaan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53. Program ini menyediakan layanan pemeriksaan payudara gratis dengan menggunakan mamografi atau USG, serta sesi edukasi bagi masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan pemerintah daerah dan Tim Penggerak PKK Kalimantan Tengah.

kucing (CNN Indonesia)
kucing (CNN Indonesia)

“Program ini diharapkan bisa membantu masyarakat lebih sadar tentang pentingnya pemeriksaan dini, karena banyak yang baru datang ke rumah sakit saat sudah terlambat,” ujar dr. Indriyani Wijaya, Direktur RS Siloam Palangka Raya, di sela acara.

Kegiatan ini juga menjadi contoh kerja sama antara sektor swasta dan organisasi masyarakat. Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan bahwa kolaborasi seperti ini perlu diperluas agar lebih banyak perempuan bisa mendapat akses informasi dan pemeriksaan dasar terkait kesehatan payudara.

Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa lokasi lain, termasuk di Barito Selatan dan Lapas Wanita Palangka Raya.

Dengan keterlibatan banyak pihak dan kemudahan akses layanan, upaya deteksi dini diharapkan dapat memperkecil risiko keterlambatan penanganan serta meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara di Indonesia.

Kanker Payudara

Sebagai informasi Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi di Indonesia, terutama pada perempuan. Meski jarang, kondisi ini juga bisa menyerang laki-laki. Menurut data Kementerian Kesehatan, kanker payudara menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di kalangan perempuan.

Kondisi ini terjadi saat sel-sel di jaringan payudara tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali. Umumnya, kanker ini bermula dari kelenjar susu (lobulus) atau saluran susu (duktus), namun dapat juga berasal dari jaringan ikat atau lemak di payudara. Bila tidak segera ditangani, sel-sel kanker bisa menyebar ke organ tubuh lain atau mengalami metastasis.

Penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala awal dan melakukan deteksi dini guna meningkatkan peluang kesembuhan. Dua metode yang umum dianjurkan adalah:

  • SADARI (Periksa Payudara Sendiri): Pemeriksaan secara mandiri untuk mendeteksi adanya perubahan atau benjolan di area payudara. Idealnya dilakukan setiap bulan.
  • SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis): Pemeriksaan medis oleh tenaga profesional, yang bisa mencakup mamografi terutama bagi perempuan berusia 40 tahun ke atas.

Selain pemeriksaan rutin, penting juga untuk mewaspadai gejala seperti benjolan yang tidak hilang, perubahan bentuk atau warna kulit di payudara, keluarnya cairan dari puting, atau nyeri yang tidak biasa.

Beberapa rumah sakit kini menyediakan layanan terpadu untuk penanganan kanker payudara secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan hingga terapi lanjutan. Layanan semacam ini bertujuan memudahkan pasien dalam mengakses berbagai jenis pemeriksaan dan pengobatan dalam satu tempat.

Langkah pencegahan seperti menjaga gaya hidup sehat, berolahraga teratur, mengurangi konsumsi alkohol, dan menyusui bayi jika memungkinkan juga dapat membantu menurunkan risiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stop Konsumsi Berlebihan! Ini 6 Makanan yang Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Tanpa Disadari

Stop Konsumsi Berlebihan! Ini 6 Makanan yang Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Tanpa Disadari

Lifestyle | Sabtu, 19 April 2025 | 11:19 WIB

5 Fakta Menarik Khasiat Akar Bajakah untuk Kanker

5 Fakta Menarik Khasiat Akar Bajakah untuk Kanker

Health | Jum'at, 18 April 2025 | 11:57 WIB

Suho EXO Terpilih Jadi Duta Kehormatan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia

Suho EXO Terpilih Jadi Duta Kehormatan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia

Your Say | Kamis, 17 April 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:33 WIB