Terobosan Penanganan Kanker di Indonesia: Era Baru dengan Pendekatan Genetik dan Multidisiplin!

Dinda Rachmawati

Senin, 19 Mei 2025 | 23:57 WIB
Terobosan Penanganan Kanker di Indonesia: Era Baru dengan Pendekatan Genetik dan Multidisiplin!
Siloam Oncology Summit, Terobosan Pendekatan Multidisiplin dan Genetik dalam Penanganan Kanker (Dok. Siloam)

Suara.com - Penanganan kanker di Indonesia sedang memasuki babak baru. Bukan sekadar terapi medis konvensional, namun kini memasuki pendekatan yang lebih menyeluruh, multidisiplin dan berbasis genetika pasien. 

Isu penting ini menjadi benang merah dalam Siloam Oncology Summit ke-5, yang digelar di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada 16–18 Mei 2025.

Acara bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari berbagai latar belakang: dokter subspesialis, dokter umum, perawat, radiologis, akademisi, hingga manajer rumah sakit.

Ini menandai semakin luasnya perhatian lintas sektor terhadap penyakit kanker yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Dr. Edy Gunawan, MARS, Executive Director MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, menyoroti kenyataan pahit bahwa 60–70% kasus kanker di Indonesia baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. 

“Inilah yang membuat beban pembiayaan dan pengobatan menjadi sangat berat. Kompleksitas pengobatan meningkat, sementara hasilnya jauh lebih rendah dibandingkan bila ditangani sejak dini,” jelasnya.

Dalam kondisi inilah pendekatan multidisiplin muncul sebagai solusi revolusioner. Prof. Dr. Deborah A. Kuban, M.D., ahli onkologi dari MD Anderson Cancer Center di Houston, AS, membagikan pengalaman penting dari lembaganya, yang telah lama menerapkan kolaborasi lintas keahlian sebagai standar perawatan kanker.

“Perawatan kanker yang berpusat pada pasien bukanlah proses linier. Ia memerlukan kerja tim: ahli onkologi, ahli bedah, radiologi, patologi, farmakologi, hingga psikososial. Semua harus terkoordinasi,” tegasnya. 

Menurut Deborah, pendekatan ini tidak hanya meningkatkan hasil klinis, tetapi juga mempercepat diagnosis, memperbaiki komunikasi, menghindari tindakan medis yang tidak perlu, dan pada akhirnya menekan biaya.

baca juga

Namun pendekatan multidisiplin saja tidak cukup. Di sinilah sains genetika mengambil peran penting. Prof. Dr. Herawati Sudoyo, M.S., Ph.D., dari Mochtar Riady Institute for Nanotechnology.

Ia menekankan bahwa riset genetika dapat menjelaskan mengapa satu kelompok masyarakat lebih rentan terhadap kanker dibanding yang lain.

“Genomik adalah dasar dari penanganan kanker. Riset berbasis populasi akan menunjukkan kerentanan genetik seseorang, dan ini bisa menjadi acuan dalam diagnosis, skrining, hingga terapi yang lebih presisi,” jelasnya.

Artinya, setiap pasien akan mendapatkan terapi yang personalized, berdasarkan kode genetik dan riwayat biologisnya. 

Ini adalah paradigma baru dalam dunia onkologi, yang belum banyak diterapkan di Indonesia, namun mulai digaungkan lewat forum seperti Siloam Oncology Summit 2025.

CEO Siloam Hospitals Group, Caroline Riady, menegaskan bahwa tema summit tahun ini, United by Unique, mencerminkan filosofi penanganan kanker masa depan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertanda di Kulit yang Mesti Diwaspadai Penyebab Leukimia, Diantaranya Kurap

Pertanda di Kulit yang Mesti Diwaspadai Penyebab Leukimia, Diantaranya Kurap

Lifestyle | Senin, 19 Mei 2025 | 08:41 WIB

Lawan Kanker Prostat Tanpa Merusak Organ Lain? Kenali Terapi Lutetium PSMA

Lawan Kanker Prostat Tanpa Merusak Organ Lain? Kenali Terapi Lutetium PSMA

Health | Kamis, 15 Mei 2025 | 21:52 WIB

Apakah Tinggi Badan Anak Dipengaruhi Gen Ayah? Viral Ucapan Livy Renata Komentari Fisik Fadil Jaidi

Apakah Tinggi Badan Anak Dipengaruhi Gen Ayah? Viral Ucapan Livy Renata Komentari Fisik Fadil Jaidi

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 17:32 WIB

Terkini

KPK Usut Dugaan Manipulasi Cukai Rokok PT Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Triliunan

KPK Usut Dugaan Manipulasi Cukai Rokok PT Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Triliunan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:03 WIB

The Devotion of Suspect X: Bukti Pengorbanan Ekstrem demi Wanita Pujaan

The Devotion of Suspect X: Bukti Pengorbanan Ekstrem demi Wanita Pujaan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:00 WIB

Apakah Tarif Listrik PLN November 2026 Naik? Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Apakah Tarif Listrik PLN November 2026 Naik? Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:59 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dipakai Ulang? Ini Penjelasan dan Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dipakai Ulang? Ini Penjelasan dan Risikonya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:58 WIB

Raffi Ahmad Shio Apa? Ini Karakteristik, Peruntungan Karier, dan Tantangannya

Raffi Ahmad Shio Apa? Ini Karakteristik, Peruntungan Karier, dan Tantangannya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:58 WIB

Daftar Kontroversi Raffi Ahmad Sejak Terjun ke Dunia Politik, Terbaru Sampai Diboikot

Daftar Kontroversi Raffi Ahmad Sejak Terjun ke Dunia Politik, Terbaru Sampai Diboikot

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:58 WIB

Jangan Sepelekan! 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cat Mobil Baret dan Cara Mencegahnya

Jangan Sepelekan! 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cat Mobil Baret dan Cara Mencegahnya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:53 WIB

Stop Tunggu Mood, Ini Lima Insight Disiplin Menulis dari J.S. Khairen

Stop Tunggu Mood, Ini Lima Insight Disiplin Menulis dari J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:50 WIB

Sampai Harus Rawat Inap, Berikut Kondisi Shin Tae-yong yang Sedang Sakit

Sampai Harus Rawat Inap, Berikut Kondisi Shin Tae-yong yang Sedang Sakit

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:49 WIB

Warna BBM Pertalite Bening dan Gelap Beredar, Konsumen Bingung Pilih yang Mana?

Warna BBM Pertalite Bening dan Gelap Beredar, Konsumen Bingung Pilih yang Mana?

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 11:49 WIB

×