Mitos atau Fakta? Makan Daging Kurban Bikin Kolesterol Naik, Ini Penjelasan Dokter

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2025 | 21:04 WIB
Mitos atau Fakta? Makan Daging Kurban Bikin Kolesterol Naik, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi masakan rendang daging sapi. Perayaan Idul Adha identik dengan masakan serba daging, ini anjuran dokter agar tetap bisa menjaga kesehatan. [freepik]

Suara.com - Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan melimpahnya hidangan berbahan dasar daging, terutama daging kambing dan sapi.

Meski kaya rasa dan menggugah selera, konsumsi daging berlebihan saat hari raya dapat berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki risiko kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Agar tetap dapat menikmati momen kebersamaan dan sajian khas Idul Adha tanpa mengorbankan kesehatan, penting bagi masyarakat untuk memahami batas aman konsumsi dan cara pengolahan daging yang sehat.

Dokter Gizi Dr. dr. Luciana Sutanto, MS, SpGK. Subsp.PK menyampaikan bahwa takaran saji yang tepat dalam mengonsumsi daging kambing saat Idul Adha adalah 50 hingga 150 gram per potong per kali makan, tergantung tinggi dan berat badan seseorang.

Ia menjelaskan bahwa konsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan kolesterol dan tekanan darah.

"Konsumsi daging kambing sekali makan tanpa lauk lain, hanya dianjurkan 50 sampai 150 gram, tergantung tinggi dan berat badan," kata Luciana dikutip dari ANTARA di Jakarta, Jumat 23 Mei 2025.

Dokter yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Kemayoran itu menegaskan bahwa daging kambing yang dikonsumsi dalam jumlah besar memang berisiko memicu kolesterol.

Hal ini perlu menjadi perhatian saat masyarakat mulai menyiapkan menu-menu olahan daging khas hari raya, seperti sate, gulai, dan tongseng.

Luciana juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam menggunakan bahan tambahan seperti santan, karena dapat memperburuk profil lipid dalam darah.

"Memakan santan kebanyakan memicu kolesterol, meskipun tidak mengandung kolesterol. Lemak dapat diubah menjadi kolesterol oleh tubuh," ujarnya.

Daging Kurban Tahan Berapa Lama di Kulkas (freepik)
Daging Kurban Tahan Berapa Lama di Kulkas (freepik)

Untuk itu, ia menyarankan agar konsumsi daging tetap dibatasi meski diolah dalam berbagai bentuk menu.

Selain itu, menu olahan daging sebaiknya disandingkan dengan sumber karbohidrat seperti nasi atau kentang, serta tetap mengandung sayur dan buah-buahan.

Beberapa pilihan buah dan sayur yang direkomendasikan Luciana antara lain bayam, semangka, dan jeruk yang kaya akan serat dan mineral.

Kandungan nutrisi dalam sayur dan buah dapat membantu menyeimbangkan konsumsi lemak dan protein dari daging.

Sementara itu, Ahli Gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Fitri Hudayani, menambahkan bahwa daging kambing merupakan sumber protein dan lemak dengan kandungan gizi per 40 gram mencapai 75 kkal energi, 7 gram protein dan 5 gram lemak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

55 Twibbon Hari Raya Idul Adha 2025 Terbaru, Desain Kekinian Cocok Buat Update Status

55 Twibbon Hari Raya Idul Adha 2025 Terbaru, Desain Kekinian Cocok Buat Update Status

Lifestyle | Jum'at, 23 Mei 2025 | 20:00 WIB

Ini Hukum Kurban Atas Nama Orang yang Sudah Meninggal Menurut Syariat Islam

Ini Hukum Kurban Atas Nama Orang yang Sudah Meninggal Menurut Syariat Islam

Lifestyle | Jum'at, 23 Mei 2025 | 19:46 WIB

Apa Hukum Arisan Kurban Idul Adha? Begini Pandangan Islam

Apa Hukum Arisan Kurban Idul Adha? Begini Pandangan Islam

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 18:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB