Sinshe Modern: Rahasia Sehat Alami dengan Sentuhan Teknologi, Dari Stroke Hingga Program Hamil!

Dinda Rachmawati

Selasa, 02 September 2025 | 09:56 WIB
Sinshe Modern: Rahasia Sehat Alami dengan Sentuhan Teknologi, Dari Stroke Hingga Program Hamil!
Pengobatan Alternatif Sinshe Modern atau Shimod bersama Sinshe Rian (Dok. Istimewa)

Suara.com - Di tengah pesatnya perkembangan dunia medis modern, minat masyarakat terhadap pengobatan alternatif tak pernah surut. 

Banyak orang masih percaya bahwa kesehatan tak hanya soal obat-obatan dan operasi, tetapi juga keseimbangan tubuh, pikiran, dan energi. 

Inilah yang membuat metode penyembuhan alternatif terus berkembang, bahkan kini hadir dalam bentuk yang lebih modern dan berbasis teknologi.

Salah satu yang menarik perhatian adalah terapi elektromagnetik yang dikombinasikan dengan teknik pengobatan tradisional Tiongkok. 

Metode ini dikenal sebagai Sinshe Modern atau Shimod, yang ditangani oleh Sinshe Rian, praktisi pengobatan alternatif asal Jakarta.

“Kalau shinse tradisional biasanya mengandalkan ramuan herbal atau jamu, saya memadukannya dengan teknologi dari Jepang. Jadi, selain akupunktur, saya juga menggunakan mesin elektromagnetik untuk membantu proses penyembuhan,” ungkap Rian.

Teknologi Bertemu Kearifan Tradisi

Rian memanfaatkan alat khusus bernama MEDIC 14000 SX, sebuah mesin terapi elektromagnetik buatan Jepang. 

Menurutnya, tubuh manusia sebenarnya membutuhkan energi magnetik yang bisa diperoleh dari makanan, namun sering kali jumlahnya tidak cukup. 

baca juga

Di sinilah peran terapi elektromagnetik, yaitu memberikan stimulasi pada titik-titik tertentu di tubuh agar peredaran energi menjadi seimbang.

Sesi terapi dimulai dengan konsultasi dan pemeriksaan keluhan pasien. Alat elektromagnetik ditempelkan ke tubuh untuk mendeteksi area bermasalah. 

Pasien akan merasakan sensasi seperti “disetrum ringan” di titik-titik tertentu. Selanjutnya, Rian menggunakan teknik akupunktur untuk membuka jalur energi dan mengaktifkan saraf-saraf yang terganggu.

“Hasilnya, setelah terapi biasanya pasien merasa pegal, tapi setelah itu tubuh menjadi lebih rileks,” jelasnya.

Dari Stroke hingga Program Hamil

Sejak 2019, Rian sudah menangani ribuan pasien dari berbagai daerah. Keluhan yang paling sering ditangani meliputi stroke, saraf kejepit, diabetes, prostat, insomnia, hingga gangguan kesuburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Terjebak 1 Bulan di Dalam Lift, Ditemukan dalam Kondisi Mengerikan

Perempuan Terjebak 1 Bulan di Dalam Lift, Ditemukan dalam Kondisi Mengerikan

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 14:10 WIB

Konjen Ungkap Tiongkok Dan Indonesia Punya Misi Bersama

Konjen Ungkap Tiongkok Dan Indonesia Punya Misi Bersama

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:21 WIB

CCPIT (Indonesia) Green and Innovative Cooperation Exhibition 2025 Undang Ratusan Pebisnis Tiongkok

CCPIT (Indonesia) Green and Innovative Cooperation Exhibition 2025 Undang Ratusan Pebisnis Tiongkok

Otomotif | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 11:11 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×