Miris! Ahli Kanker Cerita Dokter Layani 70 Pasien BPJS per Hari, Konsultasi Jadi Sebentar

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:27 WIB
Miris! Ahli Kanker Cerita Dokter Layani 70 Pasien BPJS per Hari, Konsultasi Jadi Sebentar
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialisasi Hematologi Onkologi Medik, Prof.Dr.dr. Arry Harryanto Reksodiputro di Jakarta (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
baca 10 detik
  • Antrean BPJS Kesehatan membludak, dokter spesialis tidak bisa memberikan konsultasi maksimal ke pasien/
  • Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialisasi Hematologi Onkologi Medik, Prof.Dr.dr. Arry Harryanto Reksodiputro menyebut  dokter bisa melayani hingga 70 pasien BPJS Kesehatan per hari.
  • Terbatasnya jumlah dokter dan pemerataan dokter spesialis juga menyebabkan layanan pasien BPJS Kesehatan jadi tidak maksimal.

Suara.com - Masalah pelayanan pengobatan menggunakan Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bukan hanya dirasakan pasien tapi juga dokter subspesialis hematologi alias ahli kanker. Para dokter ini terpaksa melayani hingga 70 pasien BPJS Kesehatan per hari.

Kenyataan ini diungkap langsung Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialisasi Hematologi Onkologi Medik, Prof.Dr.dr. Arry Harryanto Reksodiputro yang mengatakan dokter spesialis tidak bisa memberikan konsultasi maksimal, karena antrean dan jumlah pasien BPJS Kesehatan yang sangat banyak.

"Ada dokter saya dengar pasiennya 70 (orang sehari). (Konsultasinya) gimana ya? Halo, halo, halo (pakai speaker) gitu kali ya?," ungkap Prof. Arry heran dalam perhelatan Role of Internist in Cancer Management (ROICAM) 12 di Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Prof. Arry lantas menjelaskan situasi ini lumrah juga dialami dokter spesialis hematologi dan onkologi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Kanker Dharmais sebagai pusat kanker nasional. Kata Prof Arry, para dokter di sana bisa melayani 30 pasien BPJS Kesehatan sehari.

"Itu rumah sakit-rumah sakit yang layani pasien BPJS itu pasiennya banyak sekali. Pergi ke RSCM, pergi ke Dharmais yang BPJS semua, mostly tuh satu dokter 30 pasien," cerita Prof. Arry.

Kondisi terbatasnya jumlah dokter, dan pemerataan dokter spesialis inilah yang akhirnya membuat layanan pasien BPJS Kesehatan jadi tidak maksimal. Fenomena ini juga menjawab keluhan peserta BPJS Kesehatan yang harus antrean panjang dan lama, tapi saat bertemu dokter pemeriksaan dirasa belum maksimal.

Belum lagi, kata Prof. Arry, dokter juga punya jam kerja dari dari jam 9 pagi hinga jam 4 sore di rumah sakit tersebut. Bahkan tidak jarang para dokter ini harus pulang terlambat, jika antrean pasien belum semuanya diselesaikan.

"Kamu lihat ke RSCM pada dokter-dokter itu di Poliklinik lantai 2. Pulangnya jam berapa dia, bukan jam 4 (sore) dia pulang jam 6 (sore) dia baru pulang. Itu saja pasiennya (konsultasi) tidak bisa lama-lama, ya karena pasiennya banyak karena pakai BPJS," tambah mantan Ketua Perhimpunan Hematologi-Onkologi Medik (PERHOMPEDIN) itu.

Profesor yang juga pencetus berdirinya RS Kanker Dharmais itu juga blak-blakan, tentang fenomena dokter spesialis yang masih praktik di rumah sakit swasta untuk menambah penghasilan. Ini karena sudah jadi rahasia umum jika penghasilan dokter spesialis yang berpraktik di rumah sakit pemerintah belum mencukupi kebutuhan hidup.

baca juga

"Belum dia sorenya mesti praktik kan. Kalau nggak, nggak bisa hidup dia, terus terang saja," ungkap Prof. Arry blak-blakan.

Ahli kanker itu juga membantah, jika pasien BPJS Kesehatan lama dilayani karena metode pembayaran. Menurut dia, ini karena sistem antrean hingga keterbatasan jumlah dokter di Indonesia yang belum merata.

"Dokter itu bukan karena (pasien) berobat pakai BPJS. Saya kalau berobat pakai BPJS juga," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skrining Kanker Payudara Kini Lebih Nyaman: Pemeriksaan 5 Detik untuk Hidup Lebih Lama

Skrining Kanker Payudara Kini Lebih Nyaman: Pemeriksaan 5 Detik untuk Hidup Lebih Lama

Health | Selasa, 30 September 2025 | 17:45 WIB

Stop Percaya Mitos! Dokter Kulit Bongkar 5 Salah Kaprah Soal Jerawat yang Bikin Makin Parah

Stop Percaya Mitos! Dokter Kulit Bongkar 5 Salah Kaprah Soal Jerawat yang Bikin Makin Parah

Your Say | Selasa, 30 September 2025 | 17:26 WIB

Perjuangan Nunung Lawan Kanker Belum Usai, Ada Obat yang Wajib Diminum Seumur Hidup

Perjuangan Nunung Lawan Kanker Belum Usai, Ada Obat yang Wajib Diminum Seumur Hidup

Entertainment | Minggu, 28 September 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

×