Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 13:14 WIB
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
Gempa berkekuatan 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah [ANTARA/HO-BPBD Sulteng]
    • Assessment HIMPSI terhadap 456 siswa menunjukkan 54,83% anak mengalami kecemasan dan 61,18% mudah merasa takut, disertai gangguan tidur dan mimpi buruk.
    • Dampak psikologis gempa 5,8 SR dinilai serius dan memerlukan pendampingan berkelanjutan, terutama bagi anak usia sekolah.
    • KRESNA HIMPSI menggelar Psychosocial Support Program pada 23–26 November 2025 untuk 1.625 siswa di 31 sekolah terdampak, melibatkan sekitar 100 psikolog.

Suara.com - Dampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Poso pada 17 Agustus 2025 tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga kecemasan mendalam pada anak-anak.

Hasil pengukuran psikologis pascabencana menunjukkan bahwa lebih dari separuh siswa yang terdampak mengalami gangguan kecemasan.

Data tersebut terungkap dari assessment yang dilakukan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) pada 18 September 2025 terhadap 456 siswa, terdiri dari 316 siswa SD dan 119 siswa SMP.

Hasilnya, 54,83 persen anak mengalami kecemasan, ketegangan, dan kekhawatiran berulang, sementara 61,18 persen mengaku mudah merasa takut dalam situasi tertentu.

Selain kecemasan, gangguan tidur juga muncul. Sebanyak 14,25 persen anak mengalami kesulitan tidur, dan 13,6 persen lainnya mengalami mimpi buruk serta kecemasan yang berkaitan dengan waktu tidur.

Dukungan psikososial untuk anak korban gempa Poso. (Dok. Istimewa)
Dukungan psikososial untuk anak korban gempa Poso. (Dok. Istimewa)

Temuan ini mengindikasikan adanya dampak psikologis serius yang memerlukan pendampingan berkelanjutan, terutama bagi kelompok anak usia sekolah.

Merespons kondisi tersebut, KRESNA HIMPSI, Korps Relawan Bencana di bawah HIMPSI, menyelenggarakan Psychosocial Support Program bagi anak-anak terdampak gempa di Kabupaten Poso.

Program ini akan berlangsung pada 23–26 November 2025, sebagai tindak lanjut dari pelatihan peningkatan kapasitas guru yang telah digelar sebelumnya pada 20–21 November 2025 di Aula BPMP Provinsi Sulawesi Tengah.

Sekretaris KRESNA HIMPSI, Nur Afni Indahari Arifin, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa program ini merupakan respons atas gempa berkekuatan sekitar 5,8 skala Richter yang berpusat di Desa Ueralulu, Kecamatan Poso Pesisir.

“Guncangan tersebut berdampak signifikan terhadap kondisi fisik, bangunan sekolah, serta kesehatan psikologis anak-anak dan guru,” ujarnya.

Program dukungan psikososial ini menyasar 31 sekolah terdampak, dengan total 1.625 siswa, terdiri dari 43 siswa PAUD, 96 siswa TK, 1.005 siswa SD, dan 481 siswa SMP. Untuk anak usia PAUD hingga SD, kegiatan dikemas dalam program “Rumah Gembira”, sementara siswa SMP mengikuti program “Menjadi Lebih Kuat”.

Selain kegiatan pemulihan psikologis melalui materi interaktif dan permainan, program ini juga mencakup simulasi penyelamatan diri (Integrated Drill Procedure) yang bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Poso dan Kota Palu.

Kegiatan puncak berupa pentas seni akan digelar pada 26 November 2025 di 17 titik di Kabupaten Poso.

Program ini melibatkan sekitar 100 psikolog dan ilmuwan psikologi dari HIMPSI Pusat dan KRESNA, serta kolaborasi HIMPSI Wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat. Seluruh fasilitator telah mendapatkan pembekalan khusus untuk memastikan intervensi dilakukan secara tepat dan aman bagi anak-anak penyintas.

Melalui program ini, KRESNA HIMPSI berharap pemulihan psikologis anak-anak terdampak gempa dapat berjalan optimal, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bencana di masa mendatang. HIMPSI juga mendorong agar kerja sama lintas sektor terus diperkuat untuk mendukung terwujudnya satuan pendidikan aman bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulihan Psikososial di Sumatra, Lebih Dari 50 Persen Siswa Masih Alami Sedih dan Cemas

Pemulihan Psikososial di Sumatra, Lebih Dari 50 Persen Siswa Masih Alami Sedih dan Cemas

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 12:00 WIB

Belum Kering Luka Banjir, Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Aceh Siang Ini

Belum Kering Luka Banjir, Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Aceh Siang Ini

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:05 WIB

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB