Kenali Air yang Aman Dikonsumsi Lewat Ciri-ciri Ini!

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 13:25 WIB
Kenali Air yang Aman Dikonsumsi Lewat Ciri-ciri Ini!
Ilustrasi minum. (Freepik)

Suara.com - Air berperan penting bagi tubuh. Pasalnya, ketika tubuh terhidrasi dengan baik karena rutin minum air, organ-organ tubuh dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Namun, hal ini tentunya harus didukung oleh air minum yang terjaga kualitas dan keamanannya.

Lantas, bagaimana ciri-ciri air minum yang aman dikonsumsi dan berkualitas? Yuk, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini!

Ciri-ciri Air Minum yang Aman Dikonsumsi
Pemilihan air minum untuk dikonsumsi tak boleh dianggap enteng dan dilakukan secara sembarangan. Hal ini dikarenakan air minum akan memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Berikut ini ciri-ciri air minum yang aman dikonsumsi:

1. Tidak Memiliki Warna Keruh, Rasa, maupun Bau Logam
Salah satu cara paling mudah untuk mengenali kualitas dan keamanan air adalah melalui ciri fisik air yang hendak dikonsumsi.

Air minum yang aman pada dasarnya tidak berwarna (jernih). Jadi, waspadai apabila air yang akan diminum memiliki warna yang tidak biasa, seperti kuning, kecokelatan, atau warna keruh.

Begitu pula untuk rasa dan baunya. Pastikan tidak ada rasa pahit atau logam dan bau menyengat dari air minum.

Tanda-tanda tersebut biasanya dapat muncul di air minum akibat adanya masalah pada sistem distribusi air atau kondisi wadah yang tidak higienis.

Singh , A., dkk. dalam salah satu bab pada buku berjudul The Toxicity of Environmental Pollutants menyebutkan paparan logam berat dalam air yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit akut maupun kronis, seperti kelemahan fisik, gangguan sistem saraf, hingga kanker.

Meski begitu, ciri fisik air tidak bisa dijadikan satu-satunya jaminan bahwa air tersebut aman, tetapi perubahan fisik dapat menjadi sinyal awal yang perlu diwaspadai.

2. Tidak Mengandung Kontaminan Berbahaya
Ciri lain yang perlu diperhatikan adalah kandungan yang terdapat di dalam air. Kontaminan bisa berasal dari berbagai sumber, seperti pipa berkarat, lingkungan tercemar, atau penampungan yang tidak higienis.

Jenis kontaminan pada air minum dibedakan menjadi tiga, yaitu kontaminan fisik, mikrobiologis, dan kimia. Di mana, hanya kontaminan fisik yang biasanya dapat dilihat mata secara langsung.

Sementara itu, untuk memastikan ada atau tidaknya kontaminan mikrobiologis dan kimia dalam air minum membutuhkan uji kualitas air lebih lanjut.

Sebagai solusi, gunakan air minum yang memang sudah melalui berbagai uji kualitas air. Informasi tersebut dapat dilihat pada situs resmi produk air minum.

Hal ini penting untuk diperhatikan karena air minum yang aman adalah air tanpa cemaran fisik, mikrobiologis, maupun kimia.

Sebagaimana dr. Tria Rosemiarti, Dipl.in Nutrition selaku Hydration Expert mengatakan, “Air minum yang berkualitas bukan hanya tidak berbau atau tidak berwarna, tetapi juga harus 100% aman dari cemaran fisik, patogen, dan zat kimia berbahaya.”

Beliau melanjutkan, “Air yang terlihat jernih belum tentu bersih dan aman, karena kontaminasi sering kali tidak dapat dilihat atau dirasakan. Karena itu, memilih merek air minum yang konsisten menjaga kualitas dan proses produksinya menjadi hal yang sangat penting.”

3. Mematuhi Regulasi yang Berlaku di Indonesia
Saat membeli air kemasan, pastikan produk tersebut memiliki izin edar dari BPOM dan sertifikasi mutu sesuai standar nasional (SNI). Produk dengan izin resmi memastikan kontrol kualitas yang lebih ketat dan jaminan keamanan dari kontaminan berbahaya.

4. Berasal dari Sumber Air Tepercaya
Sumber air turut menentukan tingkat keamanan sebelum air diolah dan dikonsumsi. Air yang berasal dari sumber tepercaya biasanya memiliki sistem pengawasan dan pengolahan yang lebih baik sehingga tidak perlu direbus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Perlu diketahui, air minum berupa rebusan air keran, sumur, atau air tanah masih berpotensi menyisakan kontaminan tertentu yang dapat bertahan pada suhu mendidih.

Jadi, sebaiknya pilihlah air minum yang berasal daris sumber tepercaya dan sudah terjamin keamanannya. Dengan begitu, airnya siap minum tanpa harus merebus atau mengolahnya terlebih dahulu.

Mengenali berbagai ciri-ciri air minum yang aman dikonsumsi di atas menjadi salah satu upaya dalam menjaga tubuh dari ancaman penyakit berbahaya. Yuk, lebih selektif dalam memilih air minum dari sekarang! ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Ransel Tas Siaga Bencana Terbaik: Tahan Air, Kuat, Siap Hadapi Segala Situasi!

7 Rekomendasi Ransel Tas Siaga Bencana Terbaik: Tahan Air, Kuat, Siap Hadapi Segala Situasi!

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:09 WIB

Apa Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan? Ini 5 Pilihan Murah di Bawah Rp20 Ribu

Apa Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan? Ini 5 Pilihan Murah di Bawah Rp20 Ribu

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:41 WIB

Apakah Sepeda Listrik Boleh Kena Hujan? Ini 5 Rekomendasi Selis Anti Air Terbaik

Apakah Sepeda Listrik Boleh Kena Hujan? Ini 5 Rekomendasi Selis Anti Air Terbaik

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 15:17 WIB

Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air

Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air

Tekno | Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:29 WIB

Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye

Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:21 WIB

Bukan Cuma Toner, Ini 7 Kegunaan Air Mawar yang Jarang Diketahui

Bukan Cuma Toner, Ini 7 Kegunaan Air Mawar yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB