Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara

Vania Rossa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:40 WIB
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
Ilustrasi kanker (pixabay)
baca 10 detik
  • Pengobatan kanker bertransformasi menuju pendekatan presisi, minim invasif, dan personal melalui teknologi robotik dan terapi proton.
  • IHH Healthcare Singapore mengintegrasikan bedah robotik, terapi proton, dan pengujian genomik di fasilitas mereka di Singapura.
  • Pengujian genomik menganalisis profil genetik tumor untuk memandu pemilihan terapi yang paling efektif bagi pasien.

Di Mount Elizabeth Novena Centre for Genomic Health, pengujian genomik digunakan untuk memahami karakter biologis kanker secara lebih mendalam.

Dr. Lynette Ngo, Direktur Utama di pusat tersebut, menegaskan pentingnya pendekatan personal dalam onkologi modern.

“Teknologi yang kami miliki mencerminkan komitmen untuk mengobati bukan hanya sel kanker, tetapi juga individunya. Pengujian genetik membantu menjelaskan mengapa kanker berkembang dan memandu pilihan terapi yang lebih aman dan sesuai dengan biologi masing-masing pasien,” jelasnya.

Pendekatan ini juga dapat memberikan informasi bagi anggota keluarga terkait risiko genetik dan langkah pencegahan di masa depan.

Lebih dari Sekadar Teknologi

Meski kemajuan teknologi menjadi sorotan utama, aspek pendampingan emosional dan dukungan keluarga tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan pengobatan. Hal ini dirasakan oleh Stephen, penyintas kanker nasofaring yang menjalani terapi proton.

“Ketika menghadapi kanker, pasien tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga keluarga. Saya ingin melakukan semua yang saya bisa, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk orang-orang yang bergantung pada saya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dokter yang hangat dan suportif selama proses terapi.

Transformasi perawatan kanker saat ini menunjukkan bahwa masa depan onkologi bergerak menuju presisi, personalisasi, dan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan integrasi bedah robotik, terapi proton, serta pengujian genomik, IHH Healthcare Singapore mencerminkan arah perkembangan layanan kanker modern di kawasan — di mana pengobatan tidak lagi sekadar tentang bertahan hidup, tetapi tentang tetap menjalani hidup dengan bermakna.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:31 WIB

Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini

Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini

Health | Senin, 23 Februari 2026 | 11:48 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×