Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Vania Rossa

Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
Spesialis Neurologi, dr. Meidianie Camellia. (dok. RS Premier Bintaro)
  • Dr. Meidianie Camellia dari RS Premier Bintaro menekankan bahwa penanganan stroke harus dilakukan segera saat gejala awal muncul.
  • Pasien harus mendapatkan tindakan medis dalam golden period, terutama pada 4,5 jam pertama, untuk meminimalkan kerusakan otak permanen.
  • Respon cepat sangat krusial bagi pasien guna meningkatkan peluang pemulihan fungsi otak serta mencegah risiko kecacatan jangka panjang.

Suara.com - Waktu menjadi faktor paling krusial dalam menangani stroke. Keterlambatan beberapa jam saja bisa menentukan apakah pasien pulih atau justru mengalami kerusakan otak permanen.

Spesialis Neurologi RS Premier Bintaro, dr. Meidianie Camellia, menegaskan bahwa ada yang disebut sebagai golden period atau waktu emas dalam penanganan stroke. Periode ini berada dalam 24 jam pertama sejak gejala muncul, dengan titik paling krusial pada 4,5 jam awal.

Menurutnya, penanganan di fase awal tersebut membuka peluang lebih besar bagi pasien untuk mendapatkan terapi optimal dan meminimalkan dampak jangka panjang.

“Stroke terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena sumbatan maupun perdarahan. Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen, jika tidak segera ditangani dapat mengakibatkan kerusakan permanen,” jelas dr. Meidianie Camellia.

Ia menekankan bahwa setiap menit sangat berharga karena sel otak dapat mati dengan cepat saat tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Inilah yang membuat respons cepat menjadi penentu utama dalam proses penyelamatan fungsi otak.

Karena itu, masyarakat perlu lebih waspada terhadap gejala awal stroke, seperti wajah menurun sebelah, kelemahan pada satu sisi tubuh, hingga gangguan bicara. Begitu gejala muncul, pasien harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa menunggu kondisi membaik dengan sendirinya.

Penanganan yang tepat dalam golden period, khususnya dalam 4,5 jam pertama, tidak hanya meningkatkan peluang sembuh, tetapi juga dapat mencegah kecacatan permanen yang berdampak pada kualitas hidup pasien di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Otak Lebih Fokus? Sains Temukan Fakta Mengejutkan dari Kebiasaan Membaca Huruf Hijaiyah

Ingin Otak Lebih Fokus? Sains Temukan Fakta Mengejutkan dari Kebiasaan Membaca Huruf Hijaiyah

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya

Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Nggak Mau Overthinking, Tapi Kepikiran: Masalah Klasik Saya saat Otak Sibuk

Nggak Mau Overthinking, Tapi Kepikiran: Masalah Klasik Saya saat Otak Sibuk

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB