-
Hantavirus dan Corona memiliki gejala awal serupa seperti flu dan demam.
-
Hantavirus menular melalui hewan pengerat, sedangkan Corona menular antarmanusia lewat droplet.
-
Belum tersedia vaksin khusus Hantavirus, berbeda dengan Corona yang sudah ada vaksinnya.
Pada HFRS, stadium lanjut dapat mencakup tekanan darah rendah, gangguan pembekuan darah, dan gagal ginjal.
Diagnosa
![Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/05/07/77437-ilustrasi-hantavirus.jpg)
WHO menjelaskan bahwa diagnosis dini infeksi Hantavirus bisa jadi sulit karena gejala awalnya mirip dengan penyakit demam atau pernapasan lainnya, seperti influenza (flu), COVID-19, pneumonia virus, leptospirosis, demam berdarah, atau sepsis.
Oleh karena itu, riwayat pasien yang cermat sangat penting, dengan perhatian khusus pada kemungkinan paparan hewan pengerat, risiko pekerjaan dan lingkungan, riwayat perjalanan, dan kontak dengan kasus yang diketahui di daerah tempat hantavirus berada.
Secara klinis, kepastian infeksi diperoleh melalui uji laboratorium, baik melalui metode serologis untuk mendeteksi antibodi IgM dan IgG maupun teknik molekuler seperti RT-PCR guna mengidentifikasi RNA virus selama fase akut.
Mengingat potensi bahaya biologis yang terkandung dalam spesimen pasien, seluruh proses pengujian terhadap sampel yang belum diinaktivasi wajib dilakukan di fasilitas dengan standar keamanan biologis maksimal.
Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
Meskipun gejala awalnya sama-sama menyerupai flu (flu-like symptoms), Hantavirus dan Coronavirus (Covid-19) memiliki perbedaan mendasar dalam hal cara penularan, tingkat bahaya, dan sumber penyebarannya. Berikut sejumlah perbedaan Hantavirus vs Corona:
Sumber Penularan
Sumber utama penyebaran Hantavirus adalah hewan pengerat, terutama tikus. Covid-19 mempunyai penularan dari manusia ke manusia. Awal mula penularan Corona sendiri dari hewan/zoonosis.
Cara Penularan
Corona menyebar sangat mudah dari satu orang ke orang lain melalui udara, kontak dekat, atau benda yang terkontaminasi droplet orang yang terinfeksi.
Hantavirus tidak dianggap menular antar manusia (kecuali kasus sangat langka pada jenis Andes virus di Amerika Selatan).
Penularan Hantavirus ke manusia terjadi melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi dan terkontaminasi. Infeksi juga dapat terjadi, meskipun lebih jarang, melalui gigitan hewan pengerat
Kecepatan Penyebaran (Endemi vs Pandemi)