Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
Ilustrasi penyakit talasemia. (Shutterstock)
  • Setiap tahun, sebanyak 2.500 bayi di Indonesia lahir dengan talasemia mayor yang memerlukan transfusi darah rutin seumur hidup.
  • Pemerintah dan berbagai pihak menyelenggarakan rangkaian kegiatan sepanjang Mei 2026 guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang skrining dini talasemia.
  • Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan memperkuat pengendalian talasemia sekaligus memutus rantai penurunan penyakit genetik antar generasi di Indonesia.

Di mana, meliputi webinar nasional pada 19 Mei, aksi donor darah pada 21 Mei, serta kampanye digital melalui kompetisi media sosial pada 16–30 Mei 2026.

Seluruh kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya skrining dini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian talasemia di Indonesia.

Webinar nasional “United for Thalassemia” menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, PMI, dokter spesialis anak, hingga POPTI sebagai kelompok advokasi penyandang talasemia.

Diskusi membahas strategi nasional pengendalian talasemia, akses layanan dan pembiayaan di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), perkembangan deteksi dini dan tata laksana, hingga pentingnya keberlanjutan pasokan darah bagi pasien.

“Deteksi dini, edukasi, dukungan terhadap penyandang talasemia, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan adalah bagian penting dalam memperkuat penanggulangan talasemia di Indonesia. Tanpa skrining, talasemia dapat terus berulang antar generasi, padahal risiko ini dapat dikenali lebih awal melalui pemeriksaan yang tepat,” ujar dr. Andi Saguni, M.A., dari Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pasien talasemia, Sysmex Indonesia juga menggelar aksi donor darah untuk membantu menjaga ketersediaan darah bagi pasien talasemia mayor yang membutuhkan transfusi secara rutin.

Selain itu, kampanye digital melalui kompetisi media sosial juga dilakukan untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Masyarakat diajak membagikan foto dan cerita inspiratif mengenai dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan, harapan hidup penyandang talasemia, hingga pentingnya skrining dan edukasi sebagai langkah pencegahan.

Melalui peringatan World Thalassemia Day 2026, berbagai pihak berharap kesadaran masyarakat terhadap talasemia terus meningkat.

Upaya deteksi dini dan skrining diharapkan dapat menjadi langkah penting untuk memutus rantai talasemia di Indonesia sekaligus melindungi generasi mendatang dari risiko penyakit genetik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daging Kambing Bikin Kolesterol dan Tensi Naik? Jangan Salah Paham, Ini Kata Dokter Tirta

Daging Kambing Bikin Kolesterol dan Tensi Naik? Jangan Salah Paham, Ini Kata Dokter Tirta

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:02 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Terkini

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB