- dr. Teguh Risesa Djufri dari RS Premier Bintaro menjelaskan bahwa batu saluran kemih terbentuk akibat endapan mineral karena kurang minum.
- Gejala penyakit ini meliputi nyeri hebat mendadak pada pinggang, mual, serta urine bercampur darah yang berisiko memicu komplikasi infeksi berat.
- Penanganan medis kini menggunakan berbagai teknologi modern tanpa operasi terbuka, seperti SWL, URS, RIRS, dan laser untuk menghancurkan batu.
Meski batu berhasil diangkat, pengobatan belum selesai. Salah satu tantangan terbesar penyakit ini adalah tingginya risiko kekambuhan.
Karena itu, pasien perlu menjalani evaluasi untuk mengetahui penyebab terbentuknya batu sekaligus melakukan perubahan gaya hidup agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.
"Minum air putih yang cukup, menjaga berat badan ideal, mengurangi konsumsi garam berlebih, serta menerapkan pola makan seimbang merupakan langkah sederhana yang sangat berperan dalam mencegah batu terbentuk kembali," kata dr. Teguh.
Dengan diagnosis yang tepat, penanganan yang sesuai, serta perubahan gaya hidup, risiko komplikasi maupun kekambuhan batu saluran kemih dapat ditekan sehingga kualitas hidup pasien tetap terjaga.