Jakarta Jadi Kota Paling Polusi, Kenali Bahaya dan Pencegahannya bagi Kesehatan Tubuh

Indotnesia | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:21 WIB
Jakarta Jadi Kota Paling Polusi, Kenali Bahaya dan Pencegahannya bagi Kesehatan Tubuh
Freepik/wirestock

Indotnesia - Ibukota Jakarta sempat masuk dalam kategori salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Menurut laman AQ Index, nilai konsentrasi kualitas udara kota tersebut mencapai PM 2.5 atau 14 kali lebih tinggi dari ambang batas kualitas udara yang ditetapkan World Health Organization (WHO).

Meski kasat mata, kondisi udara yang buruk dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Dilansir dari laman resmi WHO, 9 dari 10 orang saat ini menghirup polusi udara yang mana menjadi faktor pembunuh sekitar 7 juta orang setiap tahunnya.

Lebih lanjut, WHO menjelaskan bahwa efek kesehatan dari polusi udara sangatlah serius. Disebutkan setidaknya sepertiga kematian akibat stroke, kanker paru-paru dan penyakit jantung disebabkan oleh polusi udara.

Efek penyakit tersebut setara dengan merokok tembakau dan jauh lebih tinggi, bahkan ketika dibandingkan dengan efek makan terlalu banyak garam. Pasalnya, polutan mikroskopis di udara dapat menyelinap lewat pertahanan tubuh, menembus ke dalam sistem pernapasan dan peredaran darah, hingga merusak paru-paru, jantung, dan otak.

Tingginya tingkat polusi udara kerap dikaitkan dengan perubahan iklim, terutama didorong dengan maraknya penggunaan bakar fosil. Bahkan, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim memperingatkan agar listrik berbahan bakar batu bara harus berakhir pada 2050.

Imbauan tersebut ditujukan agar penduduk dunia dapat membatasi kenaikan pemanasan global hingga 1,5 derajat celcius. Pasalnya, jika tidak segera diatasi, krisis iklim yang jadi salah satu penyebab polusi udara akan lebih parah terjadi dalam 20 tahun mendatang.

Oleh karena itu, bahaya polusi udara dapat diminimalisir dengan melakukan tips pencegahan berikut ini, terutama dalam menjaga kesehatan paru-paru seperti dilansir dari laman Lung.or, yaitu:

1. Menggunakan masker

Masker jadi salah satu upaya pencegahan dampak buruk polusi udara bagi paru-paru. Penggunaan masker mampu mencegah debu dan partikel kecil masuk ke saluran pernapasan. Berdasarkan rekomendasi sejumlah ahli kesehatan, masker yang efektif dapat mencegah dampak polusi udara dengan maksimal yakni masker N95.

2. Kurangi aktivitas luar ruangan

Saat kualitas udara buruk, sebisa mungkin hindari aktivitas luar ruangan berlebihan, termasuk olahraga. Selain itu, hindari daerah dengan polutan tinggi seperti jalan raya macet atau kawasan dekat pabrik

3. Konsumsi makanan antioksidan

Polusi udara mengandung radikal bebas yang dapat mengancam kesehatan ketika masuk dalam tubuh. Maka dari itu, untuk menangkalnya dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi antioksidan, seperti brokoli, jeruk, bayam, dan tomat.

Polusi udara jadi kondisi pembunuh menakutkan di dunia. Oleh karena itu, keadaan tersebut tidak boleh disepelekan dan harus diatasi dengan maksimal. Lebih membahayakan dari udara rokok tembakau, masyarakat perlu memahami betapa bahayanya polusi bagi kesehatan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Polusi Udara Bisa Pengaruhi Gangguan Otak dan Kerusakan Saraf

Studi: Polusi Udara Bisa Pengaruhi Gangguan Otak dan Kerusakan Saraf

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 12:50 WIB

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemkot Jaksel Uji Emisi 2.745 Kendaraan dalam Tiga Hari

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemkot Jaksel Uji Emisi 2.745 Kendaraan dalam Tiga Hari

Otomotif | Jum'at, 24 Juni 2022 | 23:54 WIB

Reduksi Polusi Udara di Jakarta, Warga Diimbau Gunakan Transportasi Massal

Reduksi Polusi Udara di Jakarta, Warga Diimbau Gunakan Transportasi Massal

Bekaci | Rabu, 22 Juni 2022 | 18:53 WIB

Terkini

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Segelas Air dari Jantung Kekasihku

Segelas Air dari Jantung Kekasihku

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 22:05 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Dituduh Operasi Wajah, Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim: Ada yang sampai Nangis Ketakutan

Dituduh Operasi Wajah, Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim: Ada yang sampai Nangis Ketakutan

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB