1 April Dikenal sebagai April Mop, Bagaimana Sejarahnya?

Indotnesia

Sabtu, 01 April 2023 | 11:45 WIB
1 April Dikenal sebagai April Mop, Bagaimana Sejarahnya?
Sejarah April Mop yang dirayakan setiap 1 April. (Freepik/asier-relampagoestudio)

Inotnesia - Setiap tanggal 1 April diperingati sebagai April Mop atau perayaan lelucon yang dikenal di seluruh dunia.

Pada momen ini, biasanya sejumlah orang akan menjadikan kebohongan sebagai sebuah candaan, lalu mengucapkan ‘April Mop’ di akhir leluconnya.

Menjadi tradisi dari generasi ke generasi, sejarah asal usul April Mop hingga kini tidak diketahui secara pasti dan ada beberapa versi cerita sejarah yang tersebar di tengah masyarakat tentang hal tersebut.

Lalu, bagaimana sejarah 1 April bisa ditetapkan sebagai April Mop? Simak penjelasannya di bawah ini.

Sejarah April Mop

Dilansir dari berbagai sumber, sejarah April Mop yang paling terkenal berasal dari perubahan kalender Julian ke kalender Gregorian pada 1582.

Pada kalender tersebut, perayaan Tahun Baru yang semula jatuh setiap tanggal 1 April berubah menjadi 1 Januari.

Hal itu menyebabkan adanya perbedaan perayaan Tahun Baru karena masih ada sejumlah orang yang tidak terima dengan perubahan tersebut.

Beberapa orang masih tetap merayakan Tahun Baru pada 1 April yang menyebabkan mereka mendapatkan olok-olok dari orang lain hingga kebiasaan tersebut kemudian menyebar ke seluruh Eropa.

baca juga

Selain itu, April Mop dalam sejarah versi Inggris mulai dikenal masyarakat pada 1 April 1700 dengan perayaan selama dua hari berturut-turut, yaitu dimulai dengan hunting the gowk atau orang-orang mengirim perintah palsu.

Perayaan kemudian berlanjut dengan Tailie Day, yaitu tradisi dalam masyarakat Inggris yang akan melakukan keisengan, kebohongan, hingga saling melempar lelucon sampai tengah hari.

Di sisi lain, sejumlah sejarawan juga mengatakan bahwa April Mop kemungkinan berkaitan dengan festival seperti Hilaria atau Latin untuk kegembiraan.

Festival yang dirayakan di Roma kuno pada akhir Maret oleh pengikut kultus Cybele itu, dilakukan oleh sejumlah orang dengan berdandan dalam penyamaran dan mengejek sesama warga hingga hakim.

Sejarah April Mop juga sering dikaitkan dengan hari pertama musim semi di Belahan Bumi Utara yang dikenal sebagai tradisi masyarakat Skotlandia pada abad 18, yaitu ketika orang-orang dikirim untuk melakukan tugas palsu.

Bagaimanapun asal usul awal sejarah April Mop, perayaan ini masih berlanjut hingga saat ini yang dilakukan dengan berbagai cara untuk menunjukkan lelucon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Antre Dua Jam Demi Kue Natal Oliebollen di Belanda, "Ini Mah Odading"

Viral Antre Dua Jam Demi Kue Natal Oliebollen di Belanda, "Ini Mah Odading"

Indotnesia | Senin, 02 Januari 2023 | 08:50 WIB

Daftar Makanan yang Bisa Bantu Mengurangi Stres Usai Liburan

Daftar Makanan yang Bisa Bantu Mengurangi Stres Usai Liburan

Indotnesia | Minggu, 01 Januari 2023 | 19:15 WIB

Rayakan Tahun Baru dengan Pesta Makan Ikan Bakar, Berikut Resep Bumbunya yang Enak

Rayakan Tahun Baru dengan Pesta Makan Ikan Bakar, Berikut Resep Bumbunya yang Enak

Indotnesia | Sabtu, 31 Desember 2022 | 12:45 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:36 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:20 WIB

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:12 WIB

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05 WIB

×