Muncul di Pantai Parangtritis, Begini Pertolongan Pertama pada Sengatan Ubur-ubur

Indotnesia

Senin, 03 Juli 2023 | 09:20 WIB
Muncul di Pantai Parangtritis, Begini Pertolongan Pertama pada Sengatan Ubur-ubur
Seorang bocah laki-laki terkena sengatan ubur-ubur bluebottle di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Minggu (2/7/2023). (Instagram/@humasjogja)

Indotnesia - Heboh seorang anak laki-laki menangis kesakitan setelah terkena sengatan ubur-ubur di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu (2/7/2023). 

Mengutip laporan di Instagram @humasjogja, saat ini di Pantai Parangtritis sedang muncul keberadaan ubur-ubur jenis bluebottle sehingga masyarakat diharapkan waspada. Jenis ubur-ubur tersebut dapat menyengat apabila mengenai bagian tubuh manusia. 

Efek yang timbul akibat terkena sengatan ubur-ubur adalah luka, bentol, linu pada sendi, dan sesak napas.  Lalu, bagaimana penanganan atau pertolongan pertama apabila tersengat ubur-ubur?

Melansir situs resmi healthdirect Australia, ada dua penanganan saat terkena sengatan ubur-ubur. 

Pertama, penanganan sengatan ubur-ubur area tropis. Berikut cara melakukan pertolongan pertama:

  • Apabila orang tersebut tidak sadarkan diri, segera lakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR).
  • Tuangkan cuka pada sengatan ubur-ubur selama 30 detik. Hal ini bertujuan untuk menghentikan tentakel ubur-ubur yang belum mengeluarkan racun.
  • Kalau nggak ada cuka, cuci bagian tubuh yang tersengat dengan air laut.
  • Lepaskan tentakel ubur-ubur dari kulit secara hati-hati dengan menyentilnya menggunakan tongkat atau jari. Jika menyentil dengan jari, kemungkinan penolongnya akan mengalami sedikit perih. Sebaiknya kenakan sarung tangan apabila tersedia.
  • Bilas bekas sengatan ubur-ubur dengan air laut.
  • Gunakan kompres dingin untuk mengobati nyeri setelah mengobati sengatan dengan cuka.
  • Setelah itu, segera bawa orang yang terkena sengatan ubur-ubur ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut seperti pemberian antivenom, pereda nyeri, atau pengecekkan jantung.
  • Sebagai catatan, jangan mengalirkan air biasa ke bagian tubuh yang terkena sengatan ubur-ubur karena dapat menyebabkan lebih banyak racun yang keluar. 

Kedua, penanganan sengatan ubur-ubur di wilayah nontropis:

  • Cuci semua bagian tubuh yang tersengat dengan air laut dan buang semua tentakel.
  • Rendam bagian yang tersengat dengan air panas selama 20 menit. Pastikan suhu air panas aman sekitar 45 derajat Celcius sehingga tidak membakar kulit.
  • Apabila tidak tersedia air panas, gunakan kompres es atau air dingin yang mengalir.
  • Jangan gunakan cuka untuk sengatan ubur-ubur bluebottle karena dapat menyebabkan lebih banyak racun dan dapat meningkatkan rasa sakit orang tersebut.
  • Jangan menggosok bagian yang tersengat.
  • Segera hubungi ambulans apabila sengatannya ada di wajah atau leher atau mengalami kesulitan bernapas. 

Demikian cara pertolongan pertama pada sengatan ubur-ubur yang harus diperhatikan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sultan Yogyakarta Pamer Manuskrip Serat Baratayuda ke Kaisar Jepang

Sultan Yogyakarta Pamer Manuskrip Serat Baratayuda ke Kaisar Jepang

Indotnesia | Kamis, 22 Juni 2023 | 15:49 WIB

Mengenal Tradisi Rayahan Gunungan Grebeg Syawal di Yogyakarta

Mengenal Tradisi Rayahan Gunungan Grebeg Syawal di Yogyakarta

Indotnesia | Minggu, 23 April 2023 | 11:08 WIB

Potrobayan River Camp, Spot Kemah Seru di Jogja Dengan Pemandangan Sungai

Potrobayan River Camp, Spot Kemah Seru di Jogja Dengan Pemandangan Sungai

Indotnesia | Jum'at, 11 November 2022 | 19:41 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×