Suara Joglo - Gempa bumi berkekuatan 6.2 skala richter yang mengguncang wilayah Selatan Jawa Timur ( Jatim ) terasa hingga sejumlah daerah. Gempa ini berpusat di lautan, jarangnya 284 kilometer barat daya Kabupaten Jember.
Guncangan gempa bumi ini tersa sampai sejumlah daerah. Misalnya Lumajang, Malang lalu Ponoroho. Di Lumajang misalnya, guncangan dirasakan oleh warga di Posko Pengungsian di SDN 4 Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.
Sejumlah petugas relawan bencana letusan Gunung Semeru bersama Anggota Polri tersebut bahkan sampai berlari dari dalam ruangan menuju Jalan Raya Supiturang.
"Ada gempa, ada gempa, terasa guncangannya," ucap salah satu relawan bencana Semeru, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (06/12/2022).
Warga Supiturang yang berada di dalam rumah pun berlarian keluar. "Saya sedang Solat tadi pas gempa, cukup besar guncangannya," kata Muhammad (57), warga Supiturang, Pronojiwo, Lumajang.
Muhammad pun langsung keluar rumah dan berlari di pinggir jalan. "Pas terasa gempa, saya langsung keluar. Setelah erupsi Semeru kemarin baru hari ini terasa gempa terasa kuat guncangannya," katanya.
Guncangan juga terasa di Ponorogo. Sekitar pukul 13.00 WIB orang-orang di Mapolres Ponorogo berhamburan keluar dari ruangan menuju tempat terbuka. Mereka merasakan getaran gempa bumi yang berlangsung kurang lebih 6 detik tersebut.
"Iya tadi merasakan saat duduk kok rasanya bergerak, teman juga merasakan hal yang sama. Akhirnya keluar ruangan," kata Triwahyudi yang saat gempa bumi berada di lobby Anantahira Polres Ponorogo.
"Tadi langsung cari-cari di internet, pusat gempa terjadi di barat daya Jember. Informasi BMKG tidak menimbulkan tsunami," kata warga Ponorogo.
Baca Juga: Olah TKP Kecelakaan Bus di Magetan, Polda Jatim Turunkan Tim TAA
Yudi panggilan karib Triwahyudi bersyukur gempa bumi yang kerasa sampai Kabupaten Ponorogo tidak terlalu kencang. Dia yakin untuk bumi reog tidak terdampak kerusakan. Yudi berharap, daerah yang berada di sekitaran pusat gempa, tidak terjadi kerusakan maupun korban jiwa.
"Berdoa semoga gempa bumi yeng terjadi tadi, tidak berdampak kerusakan ataupun korban jiwa yang berada di dekat pusat gempa," katanya menambahkan.
Sementara itu, di media sosial warganet Malang pun ramai berkicau soal gempa. "Terasa di kota Malang, semoga aman," kicau akun Twitter joen.
"Gempanya sampe malang kak," kata novel.
"Sumbernya di Jember katanya. Tapi di Malang kerasa," tulis ijan.
"gue di Malang selatan kerasa banget," kata slibaw.