Penting Nih! Jangan Jadikan Koran Sebagai Bungkus Makanan, Ternyata Bahaya Banget

Suara Joglo Suara.Com
Minggu, 02 April 2023 | 10:19 WIB
Penting Nih! Jangan Jadikan Koran Sebagai Bungkus Makanan, Ternyata Bahaya Banget
Kertas jadi bungkus jajanan (Suara.com)

Suara Joglo - Banyak kedai-kedai makanan di tengah masyarakat yang menggunakan kertas korban sebagai bungkus makanan dan jajanan. Padahal, terungkap kalau ternyata hal itu sangat berbahaya.

Selain itu, kertas koran juga tidak higienis dan bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Oleh sebab itu Pemerintah Kota Kediri pun memperingatkan dan menganjurkan para pedagang agar tidak menggunakan koran sebagai bungkus makanan.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dokter Fauzan Adima. Ia mengemukakan kertas koran yang digunakan untuk membungkus makanan tidak bisa dijamin kebersihannya. Selain itu, tinta yang terdapat pada koran bisa menimbulkan penyakit jika terkontaminasi pada makanan.

"Masih banyak yang belum memahami bahayanya, jadi kami harapkan semua pedagang mematuhi imbauan ini untuk tidak menggunakan koran sebagai bungkus makanan karena bisa membahayakan kesehatan," katanya di Kediri dikutip dari ANTARA, Sabtu (01/03/2023).

Pihaknya telah melakukan sidak ke sejumlah pedagang penjual takjil. Pihaknya memberikan edukasi, bahwa tinta dikhawatirkan dapat meleleh dan mencemari makanan jika terkena panas. Tinta adalah salah satu bahan berbahaya untuk dikonsumsi.

"Sayang sekali jika makanan sebenarnya sudah aman, namun karena terkontaminasi bungkus koran menjadi berbahaya," kata dia.

Sidak digelar di dua lokasi berbeda yaitu di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Kediri. Total sebanyak 35 sampel yang diambil secara acak dari para pedagang.

Pihaknya juga melakukan uji kandungan yang terdapat pada makanan yang dijual di antaranya pada tahu, kerupuk, janggelan, dan keripik usus.

"Alhamdulillah, dari sampel yang diambil semuanya negatif, baik dari pewarna, bahan pengawet, boraks dan dari bahan-bahan berbahaya lainnya," kata Fauzan.

Baca Juga: Brand Lokal Wajib Tahu, Cara Bikin Iklan Digital Agar Jualan Moncer Sampai Lebaran

Pihaknya juga akan melakukan sidak ke tempat-tempat lain yang disinyalir menjadi titik-titik baru sentra penjual takjil di Kota Kediri. Sidak dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang dijual aman dari bahan berbahaya.

"Sidak ini tidak cuma dilakukan saat bulan Ramadhan saja, rencananya akan kami lakukan setiap satu bulan sekali dan akan diperluas ke tempat-tempat lain," kata Fauzan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra yang ikut melakukan sidak takjil mengatakan kegiatan yang dilakukan pihaknya bersama instansi terkait untuk memberikan jaminan dan memastikan makanan yang dijual oleh pedagang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

"Seperti yang diketahui, antusias masyarakat saat Ramadhan untuk membeli takjil sangat tinggi. Kami memastikan makanan yang dijual di dua lokasi ini memang aman untuk dikonsumsi bebas dari bahan-bahan yang berbahaya," kata Kapolres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI