Prighozin: Wagner Tak Berencana Gulingkan Pemerintah Rusia

Suara Joglo | Suara.com

Selasa, 27 Juni 2023 | 19:22 WIB
Prighozin: Wagner Tak Berencana Gulingkan Pemerintah Rusia
Pendiri kelompok tentara bayaran swasta Wagner, Yevgeny Prigozhin, berbicara di dalam markas besar pusat komando militer tentara selatan Rusia ([ANTARA])

Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, mengatakan bahwa dia tidak berencana untuk menggulingkan pemerintah Rusia, melainkan ingin menyuarakan protes dan mencegah pembubaran kelompok paramiliter tersebut.

Melalui pesan di Telegram pada Senin (26/6), Prigozhin mengatakan Kementerian Pertahanan Rusia telah merencanakan penandatanganan kontrak dengan semua pejuang Wagner untuk menjadikan kelompok tersebut bagian dari tentara Rusia.

Namun, dia menilai rencana tersebut akan menghancurkan kemampuan tempur Wagner.

Pada Mei, Kemhan Rusia mengumumkan rencana untuk menandatangani kontrak dengan semua pejuang di Ukraina yang bertempur di bawah bendera Rusia. 

Kemhan mengatakan penandatangan itu adalah satu-satunya cara legal untuk memastikan hak mereka, termasuk hak atas dukungan sosial, serta penyediaan amunisi dan peralatan.

Menurut Prigozhin, hanya 1-2 persen dari militan Wagner yang setuju untuk bergabung dengan tentara Rusia berdasarkan kontrak, dan sisanya berbaris menuju Kota Rostov-on-Don dalam "Pawai Keadilan" pada akhir pekan lalu dengan membawa tujuan damai.

Namun, prosesi tersebut dihantam dengan rudal yang ditembakkan dari helikopter hingga menewaskan sekitar 30 orang, kata Prigozhin.

Dia menuding kepala militer Rusia bertanggung jawab atas insiden itu.

Sebagai tanggapan, kelompok Wagner melakukan serangan terhadap Angkatan Udara Rusia, ujar Prigozhin. Dia tidak menyebutkan berapa banyak orang yang tewas.

"Kami berhenti pada saat detasemen pertama mendekati Moskow, mengerahkan artileri, melakukan pengintaian, dan jelas akan terjadi pertumpahan darah,” tutur Prigozhin.

"Kami berhenti karena dua faktor. Yang pertama, kami tidak ingin menumpahkan darah warga Rusia. Yang kedua, kami pergi untuk menunjukkan protes kami, dan bukan untuk menggulingkan pemerintah di negara itu," ujar dia, menambahkan.

Ketika kelompok Wagner berjarak sekitar 200 kilometer dari Moskow, kata Prigozhin, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengulurkan tangan dan menawarkan bantuan penyelesaian secara hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditemukan Uang Lebih dari Rp700 Miliar Berserakan di Kantor Bos Wagner

Ditemukan Uang Lebih dari Rp700 Miliar Berserakan di Kantor Bos Wagner

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 11:34 WIB

Pemberontakan Wagner Mereda, Rusia Cabut Pembatasan Jalan

Pemberontakan Wagner Mereda, Rusia Cabut Pembatasan Jalan

| Minggu, 25 Juni 2023 | 19:23 WIB

Siapa Wagner dan Apa yang Terjadi Pada Rusia?

Siapa Wagner dan Apa yang Terjadi Pada Rusia?

News | Minggu, 25 Juni 2023 | 17:23 WIB

Terkini

Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F

Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:14 WIB

Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga

Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:13 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Pesan Haru Lionel Messi Agar Neymar Kembali Jadi Tulang Punggung Brasil di Piala Dunia 2026

Pesan Haru Lionel Messi Agar Neymar Kembali Jadi Tulang Punggung Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka

Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea

Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:04 WIB

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:04 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB