Politikus PDIP Sindir SBY: Jangan Salahkan Pemerintah Jika Ada Capres Gagal Maju

Suara Joglo

Rabu, 28 Juni 2023 | 12:14 WIB
Politikus PDIP Sindir SBY: Jangan Salahkan Pemerintah Jika Ada Capres Gagal Maju
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu. ((Suara.com/Novian))

Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menegaskan pemerintah berkomitmen untuk tetap menjalankan konstitusi. 

Dia mengingatkan untuk tidak menyalahkan pemerintah dengan menyebut ada upaya penjegalan calon presiden (capres). Masinton menyampaikan itu menanggapi pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam bukunya berjudul "The President Can Do No Wrong: Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi".

"Jadi kalau ada capres yang gagal maju, itu bukan datang dari pemerintah, pemerintah tidak mungkin melanggar konstitusi membatasi hak konstitusional orang," kata Masinton di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta dikutip Rabu (28/6/2023).

Seorang capres tidak bisa mencalonkan diri, menurutnya banyak faktor. Salah satunya keseriusan partai koalisi yang mendukungnya. Sesuai konstitusi, untuk bisa maju Pilpres, harus mendapat partai 20 persen di parlemen. 

"Jadi ditanyakan partai-partai politik yang akan mengusung keseriusan dari masing-masing partai politik tadi," ujar Masinton.

Masinton pun mengibaratkan pesawat yang gagal terbang. Tidak bisa langsung menyalahkan udara. Bisa jadi, perlu dicek masalah yang ada di internal pesawat tersebut. 

Jangan-jangan juga ada permasalahan di pilot yang menerbangkan pesawat tersebut. 

"Kalau nggak bisa terbang jangan salahkan udara dong. ya kan, jangan dibilang udaranya yang enggak bersahabat kalau nggak bisa terbang. periksa dong sayapnya, ya kan, kalau pesawat engine-nya ya kan, pilotnya," tutur Masinton.

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merilis sebuah buku yang diberi judul "The President Can Do No Wrong: Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi". 

baca juga

Buku berisi pandangan SBY itu tidak untuk diedarkan, melainkan khusus diberikan kepada kader partai. Isi buku ialah mengenai seputar Pilpres 2024 dan berbagai isu yang mewarnainya.

Sesuai judulnya, buku tersebut juga menyinggung dugaan keikutsertaan Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024. SBY juga menyoroti upaya yang dianggapnya termasuk dalam perebutan Partai Demokrat oleh Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko melalui peninjauan kembali erhadap putusan MA terkait Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politikus PDIP Ingatkan SBY Soal Penjegalan Anies: Jangan Salahkan Pemerintah Kalau Ada yang Gagal Nyapres

Politikus PDIP Ingatkan SBY Soal Penjegalan Anies: Jangan Salahkan Pemerintah Kalau Ada yang Gagal Nyapres

News | Rabu, 28 Juni 2023 | 09:37 WIB

Pasien Rumah Sakit Apung PDI Perjuangan di Belawan Over Target

Pasien Rumah Sakit Apung PDI Perjuangan di Belawan Over Target

Sumut | Rabu, 28 Juni 2023 | 00:41 WIB

Golkar Bikin Deadline Agustus Sudah Tentukan Nama Capres yang Bakal Didukung

Golkar Bikin Deadline Agustus Sudah Tentukan Nama Capres yang Bakal Didukung

Kotak Suara | Selasa, 27 Juni 2023 | 19:41 WIB

Terkini

Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK

Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului

Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Pendidikan Berstandar Internasional Semakin Dibutuhkan, Bekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan

Pendidikan Berstandar Internasional Semakin Dibutuhkan, Bekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Tiga Dara | Wamenkop Ungkap Bangun Koperasi Merah Putih Gak Bisa Sembarang

Tiga Dara | Wamenkop Ungkap Bangun Koperasi Merah Putih Gak Bisa Sembarang

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara

Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah

Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×