Bakal Jadi Juru Kampanye Golkar, Ridwan Kamil Punya Potensi Hambat Dominasi Anies dan Prabowo di Jabar

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:39 WIB
Bakal Jadi Juru Kampanye Golkar, Ridwan Kamil Punya Potensi Hambat Dominasi Anies dan Prabowo di Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) disebut bisa hambat dominasi Anies dan Prabowo di Jabar. (ANTARA/Melalusa Susthira)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil disebut bisa menjadi penghambat bagi bakal Capres Anies Baswedan atau Prabowo Subianto di Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu dinilai memiliki pengaruh besar di Jabar, mengingat posisinya sebagai Gubernur saat ini.

Hal itu disampaikan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani yang mengungkapkan potensi Emil dapat menghambat Prabowo dan Anies yang kini digadang sebagai bakal calon presiden 2024.

Suara Prabowo dan Anies bakal tergerus pengaruh Emil di Jabar. Dalam survei SMRC khusus di Jabar, ketiganya memiliki suara yang bisa dianggap setara jika ketiganya disandingkan sebagai capres. Selain ketiga figur tersebut, ternyata ada nama Ganjar Pranowo yang juga mendapat suara lumayan.

"Kekuatan nomor satu adalah Anies Rasyid Baswedan. Bukan nomor satu, sebenarnya seimbang antara Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil itu seimbang. Selisihnya satu dua persen tidak signifikan secara statistik," kata Saiful secara daring dikutip dari SMRC TV, Kamis (26/1/2023).

Persentasenya adalah Anies 22.5 persen, Prabowo 20.8 persen, Ridwan kamil 20.3, dan Ganjar 16,1 persen.

Saiful mengatakan hasil itu mengindikasikan bahwa ada keterbelahan pemilih di Jawa Barat.

Prabowo yang notabene menguasi Jawa Barat pada dua kali gelaran Pemilu saja dianggap Saiful tidak mampu mendominasi kemenangan, apabila ada persaingan empat orang tersebut di Jabar.

"Atinya apa? Artinya tidak solid (pemilih) kalau empat orang ini bersaing," kata Saiful.

Foto kolase Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. [Dok. Istimewa]
Foto kolase Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. [Dok. Istimewa]

Begitu pula dengan Emil. Saiful memastikan Emil tidak bisa menang mutlak seandainya Golkar mengusung Emil menjadi capres. Tetapi ditegaskam Saiful sejauh ini Golkar masih ingin memberikan tiket nyapres untuk Ketua Umum Airlangga Hartarto.

baca juga

"Katakanlah Kang Emil dicalonkan oleh Golkar, di Jawa barat pun dia tidak bisa menang secara mayoritas mutlak 50 persen plus belum dapat," kata Saiful.

Tetapi yang menarik justru Emil bisa menjadi penghambat dominasi Prabowo dan Anies di Jabar karena pengaruhnya di Jabar bisa memecah suara.

"Menarik bahwa Ridwan Kamil bisa menghambat Prabowo dan bisa mengahambat Anies sehingga betul-betul terpecah Jawa Barat itu," kata Saiful.

Ia menyebut Emil yang kini masuk Golkar memang ditujukan sebagai salah satunya untuk memenangkan Golkar di Jabar. Golkar berharap Emil bisa menjadi amunisi baru meraup suara untuk partai beringin.

Karena itu potensi Emil menghambat Prabowo dan Anies bukan saja ketika Emil maju capres, tetapi ketika Emil bisa menjadi juru kampanye Golkar di Jabar entah siapapun yang diusung Golkar menjadi capres dan cawapres.

"Kang Emil diharapkan jadi vote getter. Jadi juru kampanye dan sebagainya yang bisa menarik peimilih," ujar Saiful.

Amunisi Baru Golkar

Ketua DPD Jawa Barat Ace Hasan Syadzily memiliki harapan besar Ridwan Kamil kelak dapat berkontribusi besar untuk Partai Golkar, terutama dalam membantu pemenangan Golkar di Jabar pada Pemilu 2024.

Harapan itu beriringan dengan bergabungnya Ridwan Kamil atau Kang Emil sebagai kader Golkar. Ace menganggap kehadiran Emil itu menjadi amunisi baru untuk Golkar.

"Tentu yang paling utama adalah bisa membantu pemenagan Partai Golkar. Saya sebagai Ketua Golkar Jabar tentu ini akan menjadi amunisi baru bagi kami untuk pemanangan Golkar di Jabar," kata Ace di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Loyalis Murka Hasil Kerja Anies Baswedan di Jakarta Tak Dianggap: Kalau Katarak ke Dokter!

Loyalis Murka Hasil Kerja Anies Baswedan di Jakarta Tak Dianggap: Kalau Katarak ke Dokter!

Metro | Kamis, 26 Januari 2023 | 18:46 WIB

Gibran Terlalu Muda untuk Jadi Gubernur DKI Jakarta, Prabowo Beri Pembelaan: yang Penting Pengabdiannya

Gibran Terlalu Muda untuk Jadi Gubernur DKI Jakarta, Prabowo Beri Pembelaan: yang Penting Pengabdiannya

Moots | Kamis, 26 Januari 2023 | 18:42 WIB

Jawaban Cerdas Kades Cantik Tentang Rencana 9 Tahun Masa Jabatan Kepala Desa

Jawaban Cerdas Kades Cantik Tentang Rencana 9 Tahun Masa Jabatan Kepala Desa

Denpasar | Kamis, 26 Januari 2023 | 18:37 WIB

Ini Alasan Partai Demokrat Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2023

Ini Alasan Partai Demokrat Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2023

Mamagini | Kamis, 26 Januari 2023 | 18:17 WIB

Gibran Dinilai Terlalu Muda untuk Maju Pilgub 2024, Prabowo: Yang Penting Pengabdiannya

Gibran Dinilai Terlalu Muda untuk Maju Pilgub 2024, Prabowo: Yang Penting Pengabdiannya

Your Say | Kamis, 26 Januari 2023 | 17:28 WIB

Sempat Ucap 'Parkir Air' untuk Banjir, Anies Dinilai Cuma Jago Silat Lidah soal Sodetan Ciliwung

Sempat Ucap 'Parkir Air' untuk Banjir, Anies Dinilai Cuma Jago Silat Lidah soal Sodetan Ciliwung

Metro | Kamis, 26 Januari 2023 | 16:58 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×