Bubarnya GP Mania Dinilai Bakal Rugikan Pencapresan Ganjar di Pilpres 2024

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 10 Februari 2023 | 18:32 WIB
Bubarnya GP Mania Dinilai Bakal Rugikan Pencapresan Ganjar di Pilpres 2024
Suasana konferensi pers pembubaran relawan pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024 atau Ganjar Pranowo (GP) Mania oleh DPP Jokowi Mania Nusantara di Jakarta, Kamis (9/2/2023). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Suara.com - Analis Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menilai bubarnya relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) akan berpengaruh terhadap proses pencapresan Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.

"Apakah mengganggu proses maju Ganjar sebagai capres atau tidak ya? Sedikit besar, ya menganggu," kata Ujang saat dihubungi, Jumat (10/2/2023).

Menurutnya, bagi figur yang ingin maju di Pilpres 2024, keberadaan relawan sangat penting. Untuk itu, besar kecilnya pasti ada pengaruhnya terkait pembubaran GP Mania tersebut.

"Saya sih melihatnya besar kecil berpengaruh terhadap pencapresan ganjar. Ya bagaimana pun, para relawan harus kompak harus bersatu harus komando harus satu jalur," tuturnya.

"Harus satu arah tak boleh ada yang ke kiri lalu ada yang ke kanan ada yang ke atas ada yang ke bawah. Nah ketika GP Mania bubar, nah tentu kan ini merugikan Ganjar," sambungnya.

Menurutnya, bagaimana juga pembubaran GP Mania akan menjadi catatan negatif bagi publik dan merugikan Ganjar. Lantaran dukungan terhadap Ganjar nanti dianggap tak solid.

"Itu menjadi catatan negatif bagi publik kepada kelompok Ganjar kenapa tidak bisa disatukan kenapa membubarkan diri itu yang harus dievaluasi kubu Ganjar dan relawan-relawan Ganjar," pungkasnya.

Membubarkan Diri

Sebelumnya, Relawan Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania resmi membubarkan diri untuk tidak akan lagi mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.

Sekjen GP Mania Akhmad Gojali Harahap menyampaikan, dalam sikap resmi GP Mania, telah melakukan pengamatan dinamika politik hari ini sebelum membubarkan diri.

"Setelah mengamati dan melihat dengan seksama fakta-fakta politik yang terjadi dalam dinamika politik nasional menjelang perhelatan demokrasi di Indonesia kami mempertimbangkan secara cermat untuk tidak lagi mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres di 2024 mendatang," kata Gojali dalam konferensi persnya di Kantor GP Mania sekaligus Joman di Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).

Ia juga membeberkan alasan mendasar mengapa GP Mania membubarkan diri. Pertama Ganjar dinilai bukan sosok yang tepat sebagai penerus Presiden Jokowi.

"Alasan pembubaran GP Mania adalah, kami menyatakan Ganjar Pranowo diyakini bukan sosok yang tepat melanjutkan kepemimpinan pasca Presiden Joko Widodo," ungkapnya.

Kemudian Ganjar dinilai juga belum bisa menberikan keyakinan kepada rakyat sebagai bakal calon presiden untuk maju di Pilpres mendatang.

Terlebih, kata dia, Ganjar dianggap tidak punya gagasan gagasan dan program untuk membangun Indonesia yang lebih maju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan GP Mania Mundur dari Ganjar dan Kemungkinan Beralih Dukung Prabowo, Gerindra: Kami Tak Bisa Halangi

Relawan GP Mania Mundur dari Ganjar dan Kemungkinan Beralih Dukung Prabowo, Gerindra: Kami Tak Bisa Halangi

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:20 WIB

Relawan Ganjar Pranowo Membubarkan Diri, Rudy: Nggak Ngefek

Relawan Ganjar Pranowo Membubarkan Diri, Rudy: Nggak Ngefek

Surakarta | Jum'at, 10 Februari 2023 | 11:34 WIB

Cabut Dukungan Ganjar, GP Mania Tunggu Capres Pilihan Jokowi?

Cabut Dukungan Ganjar, GP Mania Tunggu Capres Pilihan Jokowi?

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 11:17 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB