Lantang Usung Politik Identitas, Partai Ummat Disemprot Pedas Jhon Sitorus: Kalian Musuh Persatuan Bangsa

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Selasa, 14 Februari 2023 | 15:20 WIB
Lantang Usung Politik Identitas, Partai Ummat Disemprot Pedas Jhon Sitorus: Kalian Musuh Persatuan Bangsa
Ketua Umum (Ketum) Partai Ummat Ridho Rahmadi. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Suara.com - Partai Ummat secara lantang menyatakan bahwa mereka mengusung politik identitas jelang Pemilu 2024. Pengakuan mengejutkan itu rupanya menuai sorotan tajam dari beberapa pihak, salah satunya pegiat media sosial Jhon Sitorus.

Melalui akun Twitternya @/Miduk17, Jhon Sitorus membagikan tangkapan layar berita tentang Partai Ummat. Berita itu mengabarkan jika partai yang diketuai Ridho Rahmadi tersebut menyatakan akan mengusung politik identitas dalam pesta demokrasi mendatang.

Pernyataan itu pun dikritik pedas oleh Jhon. Menurutnya, Partai Ummat telah membuktikan sebagai partai yang akan menghalalkan segala cara demi mencapai ambisi politik, termasuk melakukan politik identitas.

"Terimakasih telah mengakui jika kalian adalah bagian dari politik identitas. Yang menghalalkan segala cara demi ambisi politik, yang menjadikan rumah ibadah sebagai sarana kampanye," kritik Jhon seperti dikutip Suara.com, Selasa (14/2/2023).

Jhon melanjutkan, langkah Partai Ummat itu membuat nilai-nilai ibadah menjadi bias. Terlebih, mereka dinilai akan menjadikan ibadah sebagai sarana politik.

"Karena kalian, maka nilai-nilai ibadah semakin bias karena ibadah bukan lagi tujuan, tetapi sarana politik," tambahnya.

Tak sampai di situ, Jhon bahkan menyebut Partai Ummat sebagai musuh persatuan bangsa. Pasalnya, strategi politik identitas selama ini kerap mengancam perpecahan masyarakat Tanah Air.

"Kami juga semakin meyakini, jika kalian adalah musuh persatuan bangsa. Tak ada dalam Pancasila mengakui bahwa politik identitas diperbolehkan," semprot Jhon.

"Beridentitas boleh, tetapi mempolitisasi identitas maka hati-hati. Yang terjadi adalah perpecahan saudara sebangsa. Kami tak ingin demikian," tandasnya.

Kritikan tajam yang disampaikan Jhon Sitorus itu langsung menuai atensi warganet. Mereka membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Banyak dari mereka yang mendukung kritikan Jhon dan menyoroti strategi Partai Ummat yang berniat memainkan politik identitas.

"Harus kita lawan," sahut warganet.

"Gak lolos Pemilu 2024 bubar. 2029 bentuk lagi nama baru, itulah peran agen atau broker sejati, tak peduli meski harus jual agama. Pemilik bahagia, sponsor kecewa," sentil warganet.

"Padahal mendirikan partai dan ikut pemilu mendaptkan subsidi dari pemerintah dan ada undang-undangnya, tapi juga memusuhi pemerintah," komentar warganet.

"Gak akan laku partai yang tidak nasionalis," semprot warganet.

"Lama-lama bukan mayoritas lagi, tetapi menjadi minoritas karena yang lain dan yang tidak sepaham sudah dikafir-kafirkan. Kelak akan terbukti, karena faktanya tidak meciptakan kedamaian tetapi malah menghancurkan peradaban," kritik warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakesbangpol Bandung Barat Dorong Masyarakat Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024

Bakesbangpol Bandung Barat Dorong Masyarakat Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024

| Selasa, 14 Februari 2023 | 14:50 WIB

Nongol di Acara Rakernas Partai Ummat Besutan Amien Rais, Teriakan 'Presiden' Menggema Sambut Anies

Nongol di Acara Rakernas Partai Ummat Besutan Amien Rais, Teriakan 'Presiden' Menggema Sambut Anies

Kotak Suara | Selasa, 14 Februari 2023 | 14:36 WIB

KPU Bagi-bagi Cokelat Hari Valentine Di Denpasar

KPU Bagi-bagi Cokelat Hari Valentine Di Denpasar

Bali | Selasa, 14 Februari 2023 | 14:17 WIB

Lebih 'Menjual' di Kalangan Nahdliyin Ketimbang Cak Imin, Prabowo Bakal Pilih Khofifah Jadi Cawapres

Lebih 'Menjual' di Kalangan Nahdliyin Ketimbang Cak Imin, Prabowo Bakal Pilih Khofifah Jadi Cawapres

Kotak Suara | Selasa, 14 Februari 2023 | 14:06 WIB

365 Hari Menuju Pemilu, KPU Bali Ajak Partai Politik Gelar Kampanye Ramah Lingkungan

365 Hari Menuju Pemilu, KPU Bali Ajak Partai Politik Gelar Kampanye Ramah Lingkungan

| Selasa, 14 Februari 2023 | 10:20 WIB

Keputusan Hakim Wahyu Diapresiasi Penuh, Kembalikan Citra Keadilan yang Buruk: Penghargaan Setinggi-tingginya!

Keputusan Hakim Wahyu Diapresiasi Penuh, Kembalikan Citra Keadilan yang Buruk: Penghargaan Setinggi-tingginya!

Your Say | Selasa, 14 Februari 2023 | 08:56 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB