Awal Mula 'Perseteruan' Megawati dan SBY, Berdampak Pada PDIP dan Demokrat?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 21 Februari 2023 | 09:03 WIB
Awal Mula 'Perseteruan' Megawati dan SBY, Berdampak Pada PDIP dan Demokrat?
Megawati dan SBY - Awal mula permusuhan Megawati dan SBY [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Dua mantan Presiden RI yaitu Megawati Soekarnoputri dan SBY alias Susilo Bambang Yudhoyono dikenal memiliki hubungan yang kurang hangat. Lantas, bagaimana awal mula permusuhan Megawati dan SBY ini terjadi? Berikut ini ulasannya.

Diketahui permusuhan antara Megawati dan SBY sudah menjadi rahasia publik. Keduanya akan semakin memanas saat mendekati momen tertentu, khususnya Pemilu atau Pilpres (Pemilihan Presiden).

Adapun awal mula hubungan Megawati dan SBY ini tidak lagi hangat saat momentum Pilpres 2004. Sejak saat itu, dua mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut merenggang. Mereka berdua saling 'Perang Dingin'.

Nah untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini awal mula permusuhan Megawati dan SBY yang dilansir dari suara.com.

Awal Mula Permusuhan Megawati dan SBY

Sebenarnya, perseteruan Megawati dan SBY bisa dibilang berawal dari insiden Kuda Tuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli). Pada saat itu, PDIP yang masih menggunakan nama PDI tengah menjadi target atas kerusuhan yang dilakukan oknum partai seberang. Bahkan pada saat itu, kantor DPP PDI juga sempat jadi sasaran massa yang terlibat.

Pada kala itu, SBY dituduh terlibat dalam insiden kerusuhan tersebut, yang mana ini menjadi memori pahit bagi kader PDI yang pada akhirnya mengubah namanya menjadi PDIP atau PDI Perjuangan.

Meski demikian, pada saat itu Megawati yang masih menjabat sebagai presiden RI periode 2001-2004 menunjuk SBY sebagai Menko Polkam (Menteri Koordiantor Bidang Politik dan Keamanan). 

Namun, SBY menjabat sebagai Menko Polkam tak berlangsung lama. SBY memutuskan mengundurkan diri. Usai SBY mengundurkan diri, isu pun mulai beredar yang menyebutkan bahwa SBY tak dihargai Megawati. 

Lambat laun, perang dingin antara Megawati dan SBY semakin panas. Puncaknya yaitu pada Pilpres 2004. Megawati dan SBY dengan partainya masing-masing  berhadapan untuk memperebutkan suara rakyat. Suara SBY ungguh dari Megawati hingga tahta kepresidenan diserahkan kepada SBY, politisi Partai Demokrat.

Permusuhan antara Megawati dan SBY ini kemudian berdampak pada hubungan kedua partai. Bahkan, Hasto Kristiyanto selaku Sekjen DPP PDIP mengaku bahwa hubungan partainya dan Partai Demokrat susah untuk disatukan. Bahkan, tindakan tersebut mendekati kata mustahil.

Meruncung Hingga Kini

Terbaru, PDI Perjuangan kembali memberi respon sinis usai SBY turut mengomentari isu penggantian sistem pemilu.

Disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menurutnya, SBY sudah lupa saat dirinya dengan sengaja mengganti sistem Pemilu pada 2008 silam.

"Pak SBY kan tidak memahami jas merah. Pak SBY lupa bahwa pada bulan Desember tahun 2008, dalam masa pemerintahan beliau, justru beberapa kader Demokrat yang melakukan perubahan sistem proporsional tertutup menjadi terbuka melalui mekanisme judicial review," kata Hasto pada Minggu (19/2/2023) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NYELEKIT! Benarkah Gara-Gara Harun Masiku? Begini Sindiran Demokrat ke Anak Buah Megawati Soal Sistem Pemilu

NYELEKIT! Benarkah Gara-Gara Harun Masiku? Begini Sindiran Demokrat ke Anak Buah Megawati Soal Sistem Pemilu

| Senin, 20 Februari 2023 | 21:34 WIB

CEK FAKTA: Megawati Tunjuk Ganjar Pranowo Maju Capres 2024, Benarkah?

CEK FAKTA: Megawati Tunjuk Ganjar Pranowo Maju Capres 2024, Benarkah?

| Senin, 20 Februari 2023 | 20:09 WIB

Megawati Akui Tak Ingin Cucunya Menikah dengan Orang Pendek: Itu Merusak Banget Loh

Megawati Akui Tak Ingin Cucunya Menikah dengan Orang Pendek: Itu Merusak Banget Loh

Your Say | Senin, 20 Februari 2023 | 19:21 WIB

Pede, Pidato Megawati Viral! Sebut Dirinya Manusia Unik di Republik Indonesia

Pede, Pidato Megawati Viral! Sebut Dirinya Manusia Unik di Republik Indonesia

| Senin, 20 Februari 2023 | 17:37 WIB

Video Megawati Ngaku Perempuan Unik di Indonesia Disorot Warganet: Langit Tak Perlu Menjelaskan

Video Megawati Ngaku Perempuan Unik di Indonesia Disorot Warganet: Langit Tak Perlu Menjelaskan

| Senin, 20 Februari 2023 | 17:30 WIB

Anak Khofifah Dirumorkan Nyeberang dari Demokrat ke PAN

Anak Khofifah Dirumorkan Nyeberang dari Demokrat ke PAN

Jatim | Senin, 20 Februari 2023 | 17:14 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB