Elektabilitas Meroket Versi Lembaga Survei, Cak Imin Makin Pede Pasang Target PKB Runner Up di Pemilu 2024

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 20 Maret 2023 | 11:56 WIB
Elektabilitas Meroket Versi Lembaga Survei, Cak Imin Makin Pede Pasang Target PKB Runner Up di Pemilu 2024
Elektabilitas Meroket Versi Lembaga Survei, Cak Imin Makin Yakin Pasang Target PKB Runner Up di Pemilu 2024 . [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Umun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar makin optimis memasang target untuk menjadikan PKB pemenang kedua atau runner up dalam perolehan suara partai pada Pemilu 2024.

Keyakinan Muhaimin atau Cak Imin itu meningkat usai melihat hasil elektabilitas PKB yang mengalami peningkatan berdasarkan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Elektabilitas PKB meningkat menjadi 10,3 persen dari sebelumnya 9,7 persen. Hasil ini menjadikan PKB berada di posisi ketiga, berada dk bawah Gerindra dan PDIP.

"SMRC menyatakan kenaikan PKB cukup signifikan dan kita juga mendapatkan beberapa lembaga survei yang tren kita menuju juara dua minimal tahun 2024," kata Muhaimin dalam keterangannya dikutip Senin (20/3/2023).

Wakil Ketua DPR ini berterima kasih kepada kader yang telah bekerja keras. Ia lantas meminta kader melanjutkan kerja keras tersebut hingga target PKB tercapai pada 2024.

Di sisi lain, Muhaimin mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah dan berpuas diri atas perolehan elektabilitas PKB yang meningkat

"Saya minta untuk terus membuktikan survei itu nyata di 2024. Target kita setidak-tidaknya juara dua di pemilu 2024," ujar Muhaimin.

Diketahui, Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) kembali merilis hasil survei terbarunya bertajuk "Tren Elektabilitas Partai”. Survei yang dilakukan pada 2-11 Maret 2023 ini menunjukkan peningkatan sejumlah elektabilitas partai dibandingkan capaian kursi di parlemen pada Pemilu 2019 lalu.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/3/2023), Direktur Riset SMRC Deni Irvani menyebut, ada tiga partai yang mengalami peningkatan perolehan suara dari proses Pemilu 2019. Mereka adalah PDIP dari 19,3 persen di Pemilu 2019, saat ini memperoleh 23,4 persen.

baca juga

Kemudian Partai Gerindra di parlemen memiliki 12,6 persen suara dalam survei kali ini 14,1 persen. Kenaikan elektabilitas juga dirasakan PKB yang memiliki 9,7 persen di parlemen dan dalam survei ini mendapat 10,3 persen.

“Elektabilitas sebagian besar partai belum pulih,” kata Deni.

Sementara itu, dari ketiga partai di atas, justru mendapat dukungan lebih rendah dibanding saat perolehan di Pemilu 2019. Di antaranya adalah Golkar dari 12,3 persen menjadi 9,1 persen, Nasdem dari 9,1 menjadi 7,0 persen, Demokrat dari 7,8 menjadi 5,9 persen, PKS dari 8,2 menjadi 5,7 persen.

Bila merujuk survei itu, khusus untuk NasDem sepertinya belum menuai hasil Anies effect. Diketahui, NasDem adalah partai pertama yang resmi mengumumkan sosok capres di 2024 sejak jauh-jauh hari.

Sementara itu, nasib tak mengenakan dialami elektabilitas di survei ini turun drastis. Di mana PPP dari 4,5 menjadi 2,4 persen. Kondisi sama juga dialami PAN yang harus anjlok dari 6,8 menjadi 1,9 persen. Kedua partai tersebut terancam terdepak keluar dari Senayan.

Deni mengatakan, bahwa dukungan kepada partai lain tetap terbuka. Sebab, besarnya kemungkinan perubahan perolehan suara masing-masing partai. Hal ini disebabkan oleh masih tingginya publik yang belum menentukan pilihan, yakni 15,3 persen.

“Setiap partai masih punya peluang menaikkan dukungan karena masih ada sekitar 15,3 persen pemilih yang belum menentukan pilihan,” katanya.

Survei SMRC ini dilakukan secara wawancara tatap muka kepada seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Sedangkan margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ±3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Kuat Sandiaga Vs Erick Jelang 2024: ET Lebih Berpeluang Jadi Cawapres!

Adu Kuat Sandiaga Vs Erick Jelang 2024: ET Lebih Berpeluang Jadi Cawapres!

Kotak Suara | Minggu, 19 Maret 2023 | 22:03 WIB

Dukung Penundaan Pemilu 2024, Ini Sejarah dan Profil Partai Berkarya

Dukung Penundaan Pemilu 2024, Ini Sejarah dan Profil Partai Berkarya

Kotak Suara | Minggu, 19 Maret 2023 | 19:28 WIB

Siapa Capres yang Bakal Diusung PDIP? Ini Bocoran dari Hasto Kristiyanto

Siapa Capres yang Bakal Diusung PDIP? Ini Bocoran dari Hasto Kristiyanto

Kotak Suara | Minggu, 19 Maret 2023 | 17:44 WIB

Serap Aspirasi Masyarakat, Airlangga Perintahkan Anggota Fraksi Golkar Safari Ramadhan

Serap Aspirasi Masyarakat, Airlangga Perintahkan Anggota Fraksi Golkar Safari Ramadhan

Kotak Suara | Minggu, 19 Maret 2023 | 14:26 WIB

Terkini

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:26 WIB

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:25 WIB

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:22 WIB

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:18 WIB

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:50 WIB

×