Disebut Tak Jamin Menang di Pilpres 2024, Koalisi Besar Malah Siap Rangkul PDIP Berkoalisi

Ria Rizki Nirmala Sari, Novian Ardiansyah

Selasa, 04 April 2023 | 13:33 WIB
Disebut Tak Jamin Menang di Pilpres 2024, Koalisi Besar Malah Siap Rangkul PDIP Berkoalisi
Jokowi bersama para ketum parpol koalisi pemerintah di markas PAN, Minggu (2/4/2023). (Dok. Humas DPP PAN)

Suara.com - Rencana koalisi besar tidak menutup diri hanya untuk partai-partai di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Partai Golkar berpandangan pembentukan koalisi besar bisa lebih baik jika menampung lebih banyak partai, termasuk mengajak PDI Perjuangan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan Golkar sebagaimana saat membentuk KIB, tidak menutup diri dari partai lain untuk bergabung. Prinsip yang sama ini yang juga diterapkan apabila rencana koalisi besar akan diwujudkan.

Doli memastikan koalisi besar tidak akan menjadi koalisi yang tertutup. Ia menyebut komunikasi akan dibangun baik dengan PDIP maupun partai lainnya.

"Jadi, kalau pun sekarang KIB sama KKIR, itu tidak menutup kemungkinan nanti ada pembicaraan atau dialog dengan pimpinan parpol yang lain. Itu tidak tertutup," kata Doli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2023).

Doli mengatakan untuk membangun bangsa ke depan diperlukan energi yang besar. Energi yang besar itu datang dari banyak orang dan kelompok agar bisa merumuskan bersama.

"Tentu perspektif dua tiga partai, apa perspektif lima partai akan lebih bagus jika hanya sekedar satu dua tiga perspektif," ujarnya.

Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli. (Dok: DPR)
Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli. (Dok: DPR)

Menurutnya, koalisi besar juga akan memberikan dampak terhadap posisi kuat pemerintahan. Di mana melalui koalisi besar, pemerintah tentu dapat disokong dengan mayoritas partai di parlemen, sebagaimana yang terjadi saat ini.

"Jadi makin banyak koalisi parpol yang berkumpul sejak awal, apalagi dibangun sejak lama di Pemilu, itu makin bagus. Sehingga nanti dalam proses perjalanannya lima tahun ke depan stabil," terangnya.

Selain itu, banyaknya partai yang bergabung di dalam satu koalisi mengusung pasangan capres dan cawapres yang sama dianggap memiliki kans kemenangan lebih tinggi.

baca juga

"Untuk menang itu kan membutuhkan tenaga yang luar biasa besar. Kalau misalnya tenaga makin banyak, besar, peluang menangnya semakin besar. Jadi, kalau koalisi ini dibangun secara bersama sejak awal, ini menjadi kekuatan politik baru yang mudah-mudahan punya peluang menang yang lebih besar."

Tak Jamin Kemenangan

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah menilai besar atau tidaknya koalisi itu tidak menjamin kemenangan di Pilpres 2024.

Menurut Said, ada dua hal yang menjadi faktor penentu kemenangan di Pilpres 2024

"Soal kemenangan atau tidak, tidak menjamin kemenangan. Yang menentukan kemenangan itu yang pertama tentu figur, kemudian soliditas partai," kata Said dikutip Selasa (4/4/2023).

Said Abdullah, Anggota DPR dari PDIP yang diisukan bagi-bagi duit di masjid. (Dok : DPR)
Said Abdullah (Dok : DPR)

Said menilai sosok capres dan cawapres menjadi faktor utama dalam Pilpres 2024. Adapun partai berlambang banteng tersebut tetap mengedepankan kadernya untuk diusung sebagai capres.

"Tidak akan noleh kanan-kiri, walaupun tetap akan bekerja sama dengan kekuatan parpol lain," ucapnya.

Sementara itu, Said menyebut kalau PDIP bakal berkoalisi dengan partai lain. PDIP ingin berkoalisi dengan partai dengan ideologi yang sama.

"Kami selalu bertemu para parpol, ketum parpol, selalu kami sampaikan 'Ayo dari sisi ideologis kita sudah punya kesamaan pandangan'. Dari sisi politik pendekatan kita seperti apa, konsepsi-konsepsi kita ke depan seperti apa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Beri Sinyal Hijau Koalisi Besar KIB dan KKIR, PDIP: Nggak Jamin Kemenangan di Pilpres 2024

Jokowi Beri Sinyal Hijau Koalisi Besar KIB dan KKIR, PDIP: Nggak Jamin Kemenangan di Pilpres 2024

Kotak Suara | Selasa, 04 April 2023 | 13:26 WIB

Bertemu 5 Ketum Parpol, Pengaruh Jokowi di Pilpres 2024 Dinilai Sangat Kuat

Bertemu 5 Ketum Parpol, Pengaruh Jokowi di Pilpres 2024 Dinilai Sangat Kuat

Kotak Suara | Selasa, 04 April 2023 | 13:23 WIB

PDIP Anggap Hubungan Jokowi-Megawati Kerap Dibenturkan, Aslinya Baik-baik Saja?

PDIP Anggap Hubungan Jokowi-Megawati Kerap Dibenturkan, Aslinya Baik-baik Saja?

News | Selasa, 04 April 2023 | 13:11 WIB

Kaesang Pamer Foto Erina Gudono Berhijab: Istri Saya Cantik Ya

Kaesang Pamer Foto Erina Gudono Berhijab: Istri Saya Cantik Ya

Mamagini | Selasa, 04 April 2023 | 12:51 WIB

Gibran Bertemu Ganjar Pranowo Berdamai soal Piala Dunia U20, Gaya Sungkem Mas Wali Disorot Warganet: Aneh, Pejabat Kok Gitu

Gibran Bertemu Ganjar Pranowo Berdamai soal Piala Dunia U20, Gaya Sungkem Mas Wali Disorot Warganet: Aneh, Pejabat Kok Gitu

Metro | Selasa, 04 April 2023 | 12:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×