Dianggap Demokrat Tak Umbar Permusuhan Usai Bebas, Analis: Tapi Anas Punya Banyak Tangan dan Mulut

Ria Rizki Nirmala Sari, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 14 April 2023 | 19:52 WIB
Dianggap Demokrat Tak Umbar Permusuhan Usai Bebas, Analis: Tapi Anas Punya Banyak Tangan dan Mulut
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menemui pendukungnya saat keluar dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi].

Suara.com - Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron menilai kalau Anas Urbaningrum tak memiliki niat untuk menimbulkan permusuhan setelah resmi bebas dari Lapas Sukamiskin Bandung. Akan tetapi, Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai bakal ada gangguan-gangguan politik yang dilakukan meskipun bukan langsung dari Anas.

Gangguan politik itu justru dilancarkan melalui kaki tangannya Anas untuk menyerang Partai Demokrat.

"Pasti ada gerakan-gerakan atau saya sebutnya di sini gangguan atau goyangan politik goyangan politik yang akan dilakukan oleh Anas Urbaningrum. Mungkin tidak langsung Anas punya banyak tangan dan punya banyak mulut yang bisa digunakan menggoyang Partai Demokrat lewat Anas Urbaningrum," kata Ari dalam diskusi bertajuk Koalisi Besar untuk Siapa: Ganjar atau Prabowo atau? yang berlangsung di kantornya di Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2023).

"Mungkin tidak langsung Anas punya banyak tangan dan punya banyak mulut yang bisa digunakan menggoyang Partai Demokrat lewat Anas Urbaningrum," sambungnya.

Bukan tidak mungkin, kalau menurut Ari, Anas bisa melakukan pembalasan politiknya. Meskipun hak politiknya sudah dicabut, namun bukan berarti jejaringnya mati.

"Waalupun hak politik mas Anas dicabut 5 tahun tapi kan jejaring partai bersama pak Gede Pasek dan kawan-kawan sudah resmi jadi peserta pemilu," tuturnya.

Demokrat Anggap Anas Urbaningrum Tak Umbar Permusuhan

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron menilai kalau Anas Urbaningrum tak memiliki niat untuk menimbulkan permusuhan setelah resmi bebas dari Lapas Sukamiskin Bandung beberapa waktu lalu. Akan tetapi, situasi malah memanas karena ada pihak yang berniat untuk adu domba antara Demokrat dengan Anas.

Di samping bebasnya Anas, terdapat pihak-pihak seperti Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) pimpinan Gede Pasek Suardika yang justru mengadu domba Anas dengan Partai Demokrat.

baca juga
Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Suara.com/Bagaskara)

Selain itu, ada pihak-pihak lain yang mengatasnamakan dirinya sebagai kelompok Sahabat Anas Urbaningrum. Koordinator dari kelompok tersebut ialah Muhammad Rahmad yang pernah menjadi juru bicara Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

"Besarkan saja PKN dan hentikanlah kubu Moeldoko untuk mengadu domba, ini kan yang membuat gaduh ya ini saja dua kubu itu," kata Herman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Alih-alih menyerang, Herman justru merasa kasihan kepada Anas. Sebab, kebebasannya ini malah dijadikan alat adu domba oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan.

"Anas sendiri menurut saya tidak adalah hal-hal yang tidak ingin bermusuhan dan lain sebagainya. Menurut saya kasihan Mas Anas," terangnya.

"Seharusnya kan menikmati kebebasan, menikmati masa di luar tahanan, menyelesaikan berbagai perjalanan kasusnya, dan tinggal hidup lebih tenang, dan kali mau berpolitik. Ya saya kira saya setuju dengan statementnya untuk berpolitik yang tidak bermusuhan," sambungnya.

Lebih lanjut, Herman juga menyayangkan ada pihak-pihak di lingkaran Moeldoko yang terlibat dalam bebasnya Anas.

Menurutnya, langkah itu malah dinilai masyarakat sebagai bagian dari upaya menjegal Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Jadi tidak usah menyangkal, karena motif ini siapapun akan paham bahwa dengan upaya-upaya pembegalan Partai Demokrat oleh Moeldoko. Ya ini salah satunya akan menggagalkan pencapresan Anies Baswedan, jadi tidak bisa disangkal lagi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Anggap Anas Urbaningrum Tak Umbar Permusuhan: Pimpinan PKN yang Mau Adu Domba!

Demokrat Anggap Anas Urbaningrum Tak Umbar Permusuhan: Pimpinan PKN yang Mau Adu Domba!

Kotak Suara | Jum'at, 14 April 2023 | 19:26 WIB

PANIK! Ekspresi AHY dan Annisa Pohan Jadi Sorotan Usai Anas Urbaningrum Bebas Dari Penjara

PANIK! Ekspresi AHY dan Annisa Pohan Jadi Sorotan Usai Anas Urbaningrum Bebas Dari Penjara

Bandung | Jum'at, 14 April 2023 | 19:20 WIB

Iba dengan Anton Surrato di Pileg Mendatang, Asep Wahyuwijaya Mundur sebagai Kader Demokrat

Iba dengan Anton Surrato di Pileg Mendatang, Asep Wahyuwijaya Mundur sebagai Kader Demokrat

Bogor | Jum'at, 14 April 2023 | 18:03 WIB

CEK FAKTA: Penuhi Janji, Anas Urbaningrum Gantung Diri di Monas Disaksikan Banyak Orang, Benarkah?

CEK FAKTA: Penuhi Janji, Anas Urbaningrum Gantung Diri di Monas Disaksikan Banyak Orang, Benarkah?

Metro | Jum'at, 14 April 2023 | 17:20 WIB

CEK FAKTA: KPK Terkejeut! SBY Akui Korupsi setelah Anas Urbaningrum Ungkap Bukti Baru, Benarkah?

CEK FAKTA: KPK Terkejeut! SBY Akui Korupsi setelah Anas Urbaningrum Ungkap Bukti Baru, Benarkah?

Bandung | Jum'at, 14 April 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

×