Menakar Kekuatan Ganjar vs Prabowo vs Anies, Mana Paling Potensial Menangkan Pilpres 2024?

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 02 Mei 2023 | 09:13 WIB
Menakar Kekuatan Ganjar vs Prabowo vs Anies, Mana Paling Potensial Menangkan Pilpres 2024?
Kolase Ganjar, Prabowo dan Anies - Menakar Kekuatan Ganjar vs Prabowo vs Anies, Mana Paling Potensial Menangkan Pilpres 2024? (IG)

Suara.com - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin dekat. Geliat politik tanah air semakin menghangat, terlebih setelah muncul sejumlah tokoh yang yang digadang-gadang menjadi calon presiden.

Hingga kini sudah ada dua nama yang telah resmi diusung sebagai bakal calon presiden oleh partai politik.

Mereka adalah Anies Baswedan yang diusung oleh Partai Nasdem, Demokrat dan PKS. Sosok lainnya adalah Ganjar Pranowo yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sebenarnya ada satu lagi sosok yang potensial untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024, yakni Prabowo Subianto.

Prabowo sendiri sudah menyatakan kesediaannya untuk kembali dicalonkan, namun hingga kini belum ada satupun partai politik yang secara resmi mengusungnya.

Meski begitu, bukan berarti Prabowo tidak memiliki baeisan pendukung. Hingga kini sedikitnya ada dua partai politik yang berada di belakangnya, yakni Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Lantas seperti apa kekuatan Ganjar Pranowo, Anise Baswedan dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024? Berikut ulasannya.

Kekuatan partai pendukung

Seperti sudah diulas di atas, Anies Basswedan diusung oleh tiga [artai politik, yakni Nasdem, Demokrat dan PKS.

baca juga

Melihat komposisi kekuatan di parlemen, gabungan tiga parpol tersebut menguasai 28,35 persen suara di Senayan.

Itu artinya, koalisi Nadsem, Demokrat dan PKS sudah memenuhi persyaratan untuk mengusung capres-cawapres sesuai UU No.7 Tahun 2017.

Sementara Ganjar Pranowo diusung oleh PDI Perjuangan. Namun setelah itu, dua partai politik lainnya ikut merapat mendukung Ganjar, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hanura.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebenarnya juga ikut mendukung pencalonan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, namun hingga kini PDI Perjuangan belum menganggapnya sebagai partai pendukung, karena perkara etika politik.

Jika menilik perolehan kursi di DPR, PDIP adalah satu-satunya partai politik yang mengantongi 27.503.961 atau 19,33 persen suara di Pileg 2019. Jika dikonversikan, angka tersebut menjadi 128 kursi DPR RI.

Dengan perolehan jumlah kursi tersebut, PDI Perjuangan telah memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Dan kini kekuatan PDI Perjuangan semakin besar dengan merapatnya PPP yang memiliki 19 kursi di DPR RI.

Sementara Gerindra yang mendukung Prabowo Subianto memiliki kekuatan di parlemen seebsar 78 kursi (12,57 persen) dan PKB 58 kursi (9,05 persen).

Sesuai dengan UU No.7 Tahun 2017, kedua partai tersebut telah memenuhi persyaratan untuk mengusung capres dan cawapres.

Elektabilitas Anies, Ganjar dan Prabowo

Dalam periode Februari hingga April 2023, ada tiga lembaga survei yang melakukan jajak pendapat terkait elektabilitas Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Tiga lembaga survei itu adalah Poltracking Indonesia, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Indikator Politik.

Hasil dari survei tiga lembaga tersebut menunjukkan elektabilitas ketiga tersebut bersaing ketat. Namun persaingan Ganjar dan Prabowo paling ketat, karena berada di posisi pertama dan kedua. Sementara Anie Baswedan tetap berada posisi tiga.

Berikut adalah hasil surveinya.

Poltracking Indononesia

Dalam survei yang dilakukan Poltracking Indonesia pada periode Februari hingga April 2023, terungkap elektabilitas Prabowo Subianto berada di angka 30,1 persen. Ganjar Pranowo berada di posisi kedua dengan elektabilitas 28,5 persen. Sementara Anies Baswedan di posisi tiga dengan elektabilitas 20,4 persen.

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)

Survei terakhir SRMC dilakukan pada April 2023. Hasilnya menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo paling tinggi dengan perolehan 20,8 persen. Sementara Prabowo Subianto ada diposisi kedua dengan elektabilitas 15,8 persen dan terakhir adalah Anies Baswedan dengan elektabilitas 11,4 persen.

Indikator Politik

Lembaga survei Indikator Polidik menggelar survei pada periode Februari dan Maret 2023. Hasilnya, Ganjar Pranowo menempati posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 36,8 persen. Di posisi dua ada Prabowo Subianto dengan elektabilitas 27 persen. Sementara Anies Baswedan menempel ketat di posisi tiga dengan elektabilitas 26,8 persen.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP: Pencapresan Ganjar Simbol Bersatunya Nasionalisme Dan Islam

PPP: Pencapresan Ganjar Simbol Bersatunya Nasionalisme Dan Islam

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 09:07 WIB

Hasil Survei Terbaru Kalah Head To Head Lawan Prabowo, Ganjar: Sebelumnya Saya Menang Terus

Hasil Survei Terbaru Kalah Head To Head Lawan Prabowo, Ganjar: Sebelumnya Saya Menang Terus

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 08:04 WIB

Sama-sama Jadi Bacapres, Ganjar Sebut Berhubungan Baik Dengan Anies, Sempat Telponan Saat Lebaran

Sama-sama Jadi Bacapres, Ganjar Sebut Berhubungan Baik Dengan Anies, Sempat Telponan Saat Lebaran

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 06:38 WIB

Ganjar Sebut PPP Belum Pernah Sodorkan Sandiaga Uno Jadi Cawapres

Ganjar Sebut PPP Belum Pernah Sodorkan Sandiaga Uno Jadi Cawapres

Kotak Suara | Selasa, 02 Mei 2023 | 06:06 WIB

Partai Buruh Deklarasikan Koalisi Orang Kecil, Said Iqbal: Jegal Koalisi Besar Soal Capres

Partai Buruh Deklarasikan Koalisi Orang Kecil, Said Iqbal: Jegal Koalisi Besar Soal Capres

Kotak Suara | Senin, 01 Mei 2023 | 21:37 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×