Puan Maharani dan AHY Bertemu, Hubungan Megawati-SBY Membaik?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 13 Juni 2023 | 20:57 WIB
Puan Maharani dan AHY Bertemu, Hubungan Megawati-SBY Membaik?
Megawati dan SBY - Awal mula permusuhan Megawati dan SBY [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Baru-baru ini, beredar kabar yang dikatakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, bahwa ada rencana pertemuan antara Puan Maharani dengan AHY. Keduanya disebut-sebut akan membahas soal tawaran kerja sama untuk Pilpres 2024.

Sementara itu, pihak Demokrat pun membenarkan, namun diklaim nanti akan turut dibahas hal penting lainnya. 

Perjalanan Hubungan Megawati-SBY

Hubungan antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat itu memang tidak baik sejak lama. Keduanya saling mengganggap musuh selama bertahun-tahun, tidak terkecuali di setiap waktu Pemilihan Umum (Pemilu).

Perseteruan politik kedua partai ini  sebetulnya berawal dari konflik personal antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri, tepatnya saat SBY masih menjabat sebagai Menko Polkam di masa pemerintahan Presiden Megawati pada tahun 2001 silam.

Pada saat itu, SBY diketahui diam-diam ikut terlibat mendirikan Partai Demokrat, namun ia tidak pernah mengatakannya kepada Presiden Megawati. Saat ditanya soal posisi dirinya di partai baru apakah sebagai ketua umum atau bukan, SBY tidak memberikan jawaban yang pasti.

Lalu, sebelum masa kampanye Pemilu 2004 lalu, SBY memutuskan untuk mundur dari jabatan menteri. Alasannya, adalah karena dirinya merasa kewenangannya sudah diambil-alih oleh presiden. Selain itu, SBY juga mengaku bahwa hubungannya dengan Megawati memang masih berjarak. 

SBY pun akhirnya memenangkan Pemilu 2004 mengalahkan Megawati yang maju bersama Hasyim Muzadi dan menjabat presiden selama dua periode. Pada saat itu pula, Megawati tidak pernah hadir dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara, dan memilih memimpin upacara di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Sikap serupa juga turut dilakukan oleh SBY usai dirinya lengser dari pemimpin RI. Pada saat itu, PDIP menjadi partai yang berkuasa usai Jokowi menjadi presiden. SBY lebih memilih merayakan Hari Kemerdekaan di kampung halamannya, di Pacitan, Jawa Timur. Hingga kemudian pada 2017, keduanya bertemu.

Tercatat dalam empat Pemilu terakhir, PDIP dan Demokrat memang selalu berseberangan tanpa terpikirkan untuk berkoalisi. Ketika SBY menjadi presiden, PDIP bahkan memilih untuk berada di luar kabinet. Begitu pula dengan Demokrat saat Jokowi memimpin negeri selama dua periode.

SBY sempat mengatakan bahwa Partai Demokrat lebih memilih bersikap sebagai oposisi atau tak sejalan dengan PDIP. Padahal, Presiden Jokowi sempat beberapa kali mengajak partainya untuk masuk ke koalisi pemerintahan, namun SBY memutuskan untuk menolaknya.

Keributan antara PDIP dan Demokrat juga kembali terjadi jelang Pilpres 2024. SBY sempat mengatakan bahwa ada kecurangan dalam pemilu saat ini, di mana hal tersebut kemudian menuai polemik dan direspon oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Ia balik menyerang pemerintahan SBY.

Namun ketidakharmonisan keduanya tampaknya mulai terhenti terlebih usai Ketua DPP PDIP Puan Maharani membocorkan nama-nama tokoh yang masuk bursa calon wakil presiden Ganjar Pranowo, di mana salah satunya ada nama Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pertemuan Demokrat dengan PDIP, Sosok Ini Sebut Partai AHY Susah Keluar dari Koalisi Perubahan

Soal Pertemuan Demokrat dengan PDIP, Sosok Ini Sebut Partai AHY Susah Keluar dari Koalisi Perubahan

| Selasa, 13 Juni 2023 | 20:40 WIB

Sinyal Surya Paloh Bakal Bertemu Puan Maharani, Denny Siregar: Apa Kabar Anies, Bidak Catur yang Dikorbankan?

Sinyal Surya Paloh Bakal Bertemu Puan Maharani, Denny Siregar: Apa Kabar Anies, Bidak Catur yang Dikorbankan?

| Selasa, 13 Juni 2023 | 20:31 WIB

Pengamat Ini Sebut Pertemuan Puan-AHY Tak Terpengaruh Konflik Megawati dan SBY

Pengamat Ini Sebut Pertemuan Puan-AHY Tak Terpengaruh Konflik Megawati dan SBY

Kotak Suara | Selasa, 13 Juni 2023 | 20:34 WIB

Soroti Reaksi Waketum NasDem Jika AHY Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Kader Demokrat: Berarti Benar Kan...

Soroti Reaksi Waketum NasDem Jika AHY Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Kader Demokrat: Berarti Benar Kan...

| Selasa, 13 Juni 2023 | 19:59 WIB

Rugikan Ganjar, Relawan Minta Megawati Cs Tak Lagi Pakai Istilah 'Petugas Partai'

Rugikan Ganjar, Relawan Minta Megawati Cs Tak Lagi Pakai Istilah 'Petugas Partai'

| Selasa, 13 Juni 2023 | 19:07 WIB

Cek Fakta: Benarkah Anies Baswedan Tak Pilih AHY Jadi Cawapres?

Cek Fakta: Benarkah Anies Baswedan Tak Pilih AHY Jadi Cawapres?

| Selasa, 13 Juni 2023 | 18:30 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB