Serikat Buruh dari KSPN Bertemu Prabowo di Kertanegara, Ada Enam Poin Diutarakan

Kamis, 30 November 2023 | 00:05 WIB
Serikat Buruh dari KSPN Bertemu Prabowo di Kertanegara, Ada Enam Poin Diutarakan
Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) melakukan audiensi dengan calon Presden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara nomor IV, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2023) malam. [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) melakukan audiensi dengan calon Presden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara nomor IV, Jakarta Selatan.

Presiden KSPN, Ristadi mengatakan dalam pertemuan dengan Prabowo, pihaknya membahas persoalan kebangsaan nasib perburuhan.

“Kami berdiskusi soal kebangsaan, lebih khusus soal bagaimana cara pandang kami masing-masing memandang dunia industri dan ketenagakerjaan,” kata Ristadi, Rabu (29/11/2023) malam.

Ristadi menuturkan, ada beberapa point kesamaan pandangan antara KSPN dengan Prabowo Subianto dalam dunia industri dan ketenagakerjaan. Pertama tetang banyaknya buruh di Indonesia yang kehilangan pekerjaan karena di-PHK, terutama yang bekerja di sektor tekstil.

Sehingga diperlukan perluasan lapangan pekerjaan bagi buruh yang terkena PHK.

“Kedepan perluasan lapangan pekerjaan harus terus digalakan untuk merekut teman-teman yang sudah kita data. Itu pun teman-teman angkatan kerja baru supaya bisa masuk mendapatkan pekerjaan, itu yang pertama,” ujar Ristadi.

Untuk menampung pekerja yang terkena PHK di usia paruh baya, ia mengusulkan untuk pemberian modal usaha. Hal itu dimaksudkan agar mereka yang terkena PHK di usia 50 tahun bisa membuka usaha, sehingga mengurangi pekerja serabutan.

“Uang pesangonnya tidak cukup kemudian usahanya serabutan. Nah beliau kemudian menyampaikan memang itu ada dalam visi misi beliau sebagai Capres,” katanya.

Selain itu, KSPN meminta kesetaraan upah minimum untuk buruh. Selama ini, kata Ristadi, masih ada ketimpangan upah minimum buruh dalam setiap daerah. Ia mengambil contoh dua daerah yang memiliki perbedaan upah minimum.

Baca Juga: Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Debat Capres, Anies: Ini Bukan Cerdas Cermat yang Harus Belajar

Ristadi mengambil contoh upah minimum wilayah Karawang dan Banjar. Meski berada di wilayah Jawa Barat, upah minumum kedua wilayah tersebut mengalami perbedaan yang cukup signifikan.

“Kerja di Karawang dia diupah Rp5 juta. Dia kerja di Banjar, dia diupah hanya Rp2 juta,” jelasnya.

Kemudian, poin selanjutnya tentang pembangunan rumah sakit untuk para buruh. Banyak buruh yang mengalami sakit atau kecelakaan kerja.

Akibat jauhnya rumah sakit dari wilayah industri maka tidak jarang para buruh yang meninggal akibat tidak tertolong.

“Kami tadi menyampaikan kepada pak Prabowo bahwa ini harus segera dibuatkan rumah sakit pekerja buruh, diprioritaskan di daerah-daerah yang padat industri,” tuturnya.

Permasalahan atau poin yang disampaikan oleh konfederasi buruh selanjutnya yakni soal subsidi rumah. Banyak buruh yang hingga saat ini belum memiliki tempat tinggal yang layak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI