Suara.com - Calon Presiden Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo mengaku sejalan dengan Presiden Joko Widodo perihal upaya mengatasi pengangguran.
Hal itu disampaikan Ganjar saat menjawab pertanyaan Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dalam debat capres soal masalah pengangguran.
“Yang pertama adalah membuka ruang investasi yang cukup besar dengan cara memastikan penegakan hukumnya bisa berjalan dengan baik, kepastian hukum ya berjalan dengan baik, transparan, akuntabel, mudah, murah, cepat dalam sebuah layanan,” kata Ganjar, Selasa (12/12/2023).
“Kedua, ketika mereka datang sudah masuk berinvestasi aktakan, pusat-pusat pertumbuhan sudah diberikan kepada mereka oleh pemerintah” tambah dia.
Prabowo mengaku setuju dengan pernyataan Ganjar. Dia menegaskan bahwa pandangan Ganjar sesuai dengan pembangunan ekonomi yang dilakukan Jokowi.
“Kami merancang kawasan-kawasan industri dan bagaimana percepatan itu kami lakukan, kami duduk dengan para menteri, bahkan kami duduk dengan presiden, kami punya pikiran yang sama dalam merancang ini,” jawab Ganjar.
Sekadar informasi, KPU menyiapkan 6 segmen untuk debat capres. Masing-masing capres nantinya akan mengambil pertanyaan secara acak untuk dijawab. Kemudian, dua capres lainnya dipersilakan untuk menanggapi jawaban capres sebelumnya.
"Misalkan, kesempatan pertama, si calon A itu menjawab pertanyaan moderator, calon B dan C diberikan kesempatan untuk menanggapi apa yang disampaikan oleh calon A," ujar Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
"Setelah ditanggapi, calon A juga diberikan kesempatan untuk menanggapi balik supaya kemudian clear di bagian perdebatan itu," lanjut dia.

Menurut Hasyim, 11 panelis yang sudah ditetapkan KPU menyiapkan 18 pertanyaan sesuai dengan tema debat perdana. Hasyim mengatakan daftar pertanyaan tersebut baru akan disampaikan kepada KPU hari ini.
Diketahui, debat perdana yang akan diikuti para calon presiden yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo akan digelar besok, Selasa (12/12/2023) di Kantor KPU. Debat tersebut rencananya akan digelar pukul 19.00 WIB.
Adapun tema yang akan dibahas ialah pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, penanganan disinformasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.