Program KTP Sakti dari Ganjar Pranowo, Ini Kelebihan & Kekurangannya

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 22 Desember 2023 | 08:33 WIB
Program KTP Sakti dari Ganjar Pranowo, Ini Kelebihan & Kekurangannya
Capres RI Ganjar Pranowo di Desa Candirejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023). ANTARA/Narda Margaretha Sinambela

Suara.com - Adu gagasan dan program pasangan capres-cawapres semakin hangat, dan menarik untuk dibahas. Terbaru, Ganjar Pranowo menyampaikan mengenai program KTP Sakti. Untuk mengenal KTP Sakti yang digagas Ganjar Pranowo, Anda bisa simak artikel singkat berikut ini.

Disebut dengan KTP Sakti karena diungkapkan kartu ini akan menyatukan berbagai program bantuan sosial yang kini sudah ada. Mulai dari Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Sembako Murah, Kartu prakerja, Kartu Tani, hingga Kredit Usaha Rakyat.

Program KTP Sakti Capres Ganjar Pranowo

Program ini digagas sebagai upaya konkret dan solutif untuk memberikan program cepat bagi masyarakat Indonesia. Dengan melakukan simplifikasi ini, pengelolaan bantuan sosial dan berbagai urusan administrasi lain diproyeksikan akan menjadi jauh lebih efektif, sebab satu orang memiliki satu identitas untuk setiap program pemerintah yang diselenggarakan.

Tidak hanya ditujukan untuk memudahkan masyarakat, Ganjar juga menyampaikan bahwa nantinya program ini akan memudahkan pemerintah dalam hal pengelolaan data masyarakat Indonesia. Dengan data yang terpadu dan bersifat universal, pengambilan kebijakan dan pertimbangan untuk program berikutnya dapat dilakukan dengan lebih baik.

KTP Sakti nantinya ditujukan untuk memusnahkan praktik pungutan liar yang sering terjadi pada penyaluran berbagai bantuan sosial. Tentu, untuk urusan ini Ganjar telah dikenal luas sangat agresif sejak dirinya menjabat di Jawa Tengah. Pelaku pungutan liar langsung ditindak tegas, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Kelebihan dan Kelemahan

Seperti semua hal yang ada di dunia, program KTP Sakti ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Dilansir dari berbagai sumber, beberapa plus dan minus dari rencana program ini diperkirakan adalah sebagai berikut.

1. Kelebihan

  • Membasmi praktik pungutan liar saat mengurus administrasi dan bansos
  • Akses bantuan dan program pemerintah lebih mudah untuk masyarakat
  • Pelayanan pada program bantuan sosial dilakukan melalui satu pintu
  • Identitas tunggal untuk setiap keperluan administrasi warga negara Indonesia
  • Data tunggal yang dikelola pemerintah memudahkan berbagai urusan dan program untuk masyarakat

2. Kekurangan

  • Pengembangan sistem yang harus dilakukan dengan serius demi perlindungan data penduduk
  • Rentan peretasan pada sistem yang ada hingga ada risiko keamanan data pribadi masyarakat
  • Integrasi yang mungkin berjalan alot sebab setiap program saat ini memiliki basis datanya masing-masing
  • Menutup jalan pungutan liar yang biasanya dilakukan oleh mafia, artinya berhadapan langsung dengan mafia dan oknum tidak bertanggung jawab

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Fajar Sadboy untuk Presiden Terpilih Nanti

Harapan Fajar Sadboy untuk Presiden Terpilih Nanti

Entertainment | Jum'at, 22 Desember 2023 | 01:45 WIB

Ganjar Pranowo Siap Evaluasi Pasal Karet UU ITE: Pejabat Jangan Baper Kalau Dikritik

Ganjar Pranowo Siap Evaluasi Pasal Karet UU ITE: Pejabat Jangan Baper Kalau Dikritik

Kotak Suara | Kamis, 21 Desember 2023 | 21:17 WIB

Telak! Ganjar Diroasting Anak Sendiri: Kalau Suara Kenceng tapi Hasil Pemilunya Gak Kenceng, Buat Apa?

Telak! Ganjar Diroasting Anak Sendiri: Kalau Suara Kenceng tapi Hasil Pemilunya Gak Kenceng, Buat Apa?

Kotak Suara | Kamis, 21 Desember 2023 | 19:29 WIB

KPU dan Tim Capres-cawapres Sepakat Debat Tanpa Gimik

KPU dan Tim Capres-cawapres Sepakat Debat Tanpa Gimik

Kotak Suara | Kamis, 21 Desember 2023 | 19:14 WIB

37 Persen Milenial-Gen Z Berisiko Terpapar Hoaks, Ini Saran Ganjar ke Kaum Muda

37 Persen Milenial-Gen Z Berisiko Terpapar Hoaks, Ini Saran Ganjar ke Kaum Muda

Kotak Suara | Kamis, 21 Desember 2023 | 19:09 WIB

Sudah Disepakati Tim Paslon, Ternyata Ini Alat Bantu yang Diperbolehkan untuk Debat Capres-Cawapres

Sudah Disepakati Tim Paslon, Ternyata Ini Alat Bantu yang Diperbolehkan untuk Debat Capres-Cawapres

Kotak Suara | Kamis, 21 Desember 2023 | 18:48 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB