Diaspora Pendukung Ganjar-Mahfud Sesalkan Pengeroyokan Relawan: Mencoreng Citra di Mata Internasional

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 Januari 2024 | 00:05 WIB
Diaspora Pendukung Ganjar-Mahfud Sesalkan Pengeroyokan Relawan: Mencoreng Citra di Mata Internasional
Puluhan warga berkumpul di depan Rumah Sakit Pandanaran, Boyolali, Minggu (31/12/2023) sore untuk menjenguk korban penganiayaan. [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Diaspora Indonesia yang mendukung Ganjar-Mahfud menyesalkan peristiwa kekerasan yang terjadi terhadap relawan di Boyolali, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut dinilai bisa menciderai pesta demokrasi yang seharusnya berjalan santun dan riang gembira.

Apalagi, kabar mengenai peristiwa ini sudah sampai ke luar negeri. Imbasnya, citra Indonesia di mata dunia bisa tercoreng.

"Cita-cita reformasi seharusnya menjadikan Indonesia menjadi negara demokrasi yang lebih baik. Saya turut menyesalkan adanya kejadian ini. Apalagi citra bangsa bisa tercoreng di dunia internasional,” ujar simpatisan Ganjar Mahfud Robert Prasetya di Canada dalam keterangan tertulis, Senin (1/1/2024).

Anggota dari Board of Advisor TPLN Amerika Serikat, Daniel Fu menyebut bahwa kejadian ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia.

Sebab, kekerasan bukanlah cerminan karakter dari budaya Indonesia.

“Persatuan dalam kebhinekaan jangan sampai terpecah belah oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Kita harus sadari bahwa kita semua hidup berdampingan di bawah satu payung nusantara," ucapnya.

"Perbedaan pilihan pemilu hanya sementara sehingga rasa persaudaraan sebagai sebuah bangsa menjadi hal yang tetap utama," jelas Daniel menambahkan.

Dialog

Terpisah, Diaspora Indonesia di Amerika Serikat, Mayasari menilai seharusnya semua persoalan sebaiknya diselesaikan melalui proses dialog dan bukan berakhir dengan tindakan kekerasan.

baca juga

Ia juga berharap hal ini untuk diusut tuntas supaya tidak mengakibatkan keresahan di tengah masyarakat karena hukum seharusnya tidak pandang bulu.

"Kami mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kejadian ini sesegera mungkin.  Insiden ini sudah membuat resah dan membuat gaduh situasi tanah air yang sudah semakin panas mendekati Pemilu 2024," katanya.

Sebelumnya, Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, melaporkan seorang sukarelawan meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat akibat kekerasan oknum TNI, pada Sabtu kemarin.

"Kami mendapatkan laporan dari Klaten dan Boyolali (Jawa Tengah) ini laporan dengan brutalitas dan tindak kekerasan yang sangat-sangat tidak bisa diterima. Satu meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka berat," kata Todung di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu.

Todung menyebutkan seorang meninggal dunia berasal dari Klaten dan meninggal di rumah sakit.

"Yang meninggal dunia ini adalah sukarelawan pendukung Ganjar-Mahfud yang diduga mengalami kekerasan dan brutalitas dari pendukung pasangan calon lain," ujarnya.

Empat korban yang mengalami luka-luka akibat penganiayaan oleh oknum TNI di pos TNI setempat. Oleh karena itu, pihaknya mendesak Panglima TNI untuk segera mengambil tindakan.

"Kalau itu benar, kami ingin Panglima TNI (Jenderal TNI Agus Subiyanto) untuk mengambil tindakan yang tegas dan mempertanggungjawabkan secara hukum mereka yang melakukan tindakan kekerasan ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Relawan Ganjar-Mahfud Korban Penganiayaan TNI di Boyolali, Ini yang Dilakukan TPN

Bela Relawan Ganjar-Mahfud Korban Penganiayaan TNI di Boyolali, Ini yang Dilakukan TPN

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 16:31 WIB

Relawan Ganjar-Mahfud Dianiaya Prajurit TNI di Boyolali, Koalisi Sipil Desak Jokowi Copot Panglima TNI dan KSAD

Relawan Ganjar-Mahfud Dianiaya Prajurit TNI di Boyolali, Koalisi Sipil Desak Jokowi Copot Panglima TNI dan KSAD

News | Senin, 01 Januari 2024 | 14:18 WIB

Jenguk Langsung ke RSUD Boyolali, Ganjar Ungkap Kondisi Relawannya Saat Ini Usai Dianiaya Anggota TNI

Jenguk Langsung ke RSUD Boyolali, Ganjar Ungkap Kondisi Relawannya Saat Ini Usai Dianiaya Anggota TNI

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 11:38 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×