Anies Tegaskan Pembentukan DOB Harus Pertimbangkan Teknokratik, Bukan Konstelasi Politik

Dwi Bowo Raharjo | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Jum'at, 02 Februari 2024 | 19:26 WIB
Anies Tegaskan Pembentukan DOB Harus Pertimbangkan Teknokratik, Bukan Konstelasi Politik
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan saat kampanye di Deli Serdang. (Dok: Ist)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menilai pembentukan daerah otonomi baru (DOB) harus mempertimbangkan aspek teknokratik, bukan konstelasi politik.

Pasalnya, dia menyebut bahwa otomi daerah merupakan amanah undang-undang nomor 31 dan 33 tahun 1999 untuk menciptakan desentralisasi.

"Pada waktu itu ada sentralisasi yang sangat kuat kemudian kita melakukan demokratisasi. Nah ini tidak banyak negara di dunia yang melakukan demokratisasi di kekuasaan pusat, pada saat yang bersama melakukan devolusi kepada daerah," kata Anies dalam acara Sarasehan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).

Dia menjelaskan pembentukan otonomi daerah pada waktu itu disebabkan oleh kondisi krisis karena kapasitas pusat dianggap tidak memungkinkan untuk sampai pada tingkat lokal ketika kekuasaan itu masih tersentralisasi.

Namun, dia menegaskan kebutuhan adanya otonomi daerah mesti dilakukan secara objektif dengan pertimbangan teknokrat.

"Bila kebutuhan tentang kewenangan yang disebut sebagai otonomi daerah itu karena kebutuhan objektif dan landasannya teknokratik, maka itu layak untuk dibahas, layak untuk dipertimbangkan," ujar Anies.

"Ketika aspirasi tentang otonomi baru atau daerah itu karena ada konstalasi politik yang tidak bisa dipersatukan, lalu kemudian mau dipisahkan, nah ini bisa problematika," tambah dia.

Lebih lanjut, dia menjelaskan perbedaan dalam komstelasi politik seharusnya diselesaikan dalam bentuk kesepakatan, bukan memisahkannya menjadi pembentukan daeeah otonomi baru.

"Jadi, kami melihat pertimbangan teknokratik yang harus dominan. Bila pertimbangannya teknokratik, maka kami melihat itu layak," tandas Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Tegaskan Ketimpangan dan Ketidaksetaraan Jadi Prioritas Utama untuk Diselesaikan

Anies Tegaskan Ketimpangan dan Ketidaksetaraan Jadi Prioritas Utama untuk Diselesaikan

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 19:21 WIB

Bertemu DPD RI, Anies Tekankan Misi Indonesia Adil Makmur untuk Semua

Bertemu DPD RI, Anies Tekankan Misi Indonesia Adil Makmur untuk Semua

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 19:17 WIB

Was-Was Hadapi Debat Terakhir Dikasih Nilai 0, Prabowo Tak Takut: Emang Gue Pikirin, Lu Siape?

Was-Was Hadapi Debat Terakhir Dikasih Nilai 0, Prabowo Tak Takut: Emang Gue Pikirin, Lu Siape?

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 17:38 WIB

Ekspedisi Perubahan dan Mikail Baswedan Kunjungi Warga Kampung Bayam yang Curhat Sering Diintimidasi

Ekspedisi Perubahan dan Mikail Baswedan Kunjungi Warga Kampung Bayam yang Curhat Sering Diintimidasi

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 16:40 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB